Maurice Cheeks Pelatih Anyar Detroit Pistons
Editor Bolanet | 11 Juni 2013 16:01
- Maurice Cheeks, mantan point guard yang membantu Philadelphia 76ers memenangi gelar NBA pada 1983, ditunjuk sebagai pelatih Detroit Pistons.
Cheeks, yang menghabiskan empat musim terakhir sebagaia asisten pelatih Oklahoma City Thunder, setelah sebelumnya sempat melatih Philadelphia dan Portland.
Cheeks (56), yang menandatangani kesepakatan multi-tahun dengan Pistons, memiliki rekor 284-286 dari musim 2001-2005 dengan Portland dan 2005-2009 dengan Philadelphia, namun ia hanya menembus playoff sebanyak tiga kali dalam delapan musim dan tidak pernah berhasil menembus putaran pertama.
Setelah menghabiskan beberapa waktu dengan Maurice, saya sangat terkesan bukan hanya dengan pengetahuan bola basketnya, namun terhadap kemampuan komunikasi dan kepemimpinannya, kata pemilik Pistons Tom Gores.
Kami sangat senang bisa memiliki seseorang dengan pengalaman dan bakat seperti dia, yang membantu klub ini menuju masa depan. Pistons, yang memecat pelatih Lawrence Frank pada April setelah mencatatkan rekor 29-53 pada musim lalu, absen dari babak playoff selama empat musim berturut-turut dan memenangi tidak lebih dari 30 dari 82 pertandingan pada masa-masa itu.
Cheeks lima kali terpilih menjadi anggota tim bertahan terbaik NBA selama 15 tahun karirnya sebagai pemain, dan merupakan asisten pelatih saat 76ers melaju ke final NBA 2001.
Kepemimpinan dan kualitas perkembangan pemain yang bawa sebagai mantan pemain dan pelatih berpadu dengan indah dengan tim yang bangun untuk masa depan, kata presiden operasi bola basket Joe Dumars. (ant/opw)
Cheeks, yang menghabiskan empat musim terakhir sebagaia asisten pelatih Oklahoma City Thunder, setelah sebelumnya sempat melatih Philadelphia dan Portland.
Cheeks (56), yang menandatangani kesepakatan multi-tahun dengan Pistons, memiliki rekor 284-286 dari musim 2001-2005 dengan Portland dan 2005-2009 dengan Philadelphia, namun ia hanya menembus playoff sebanyak tiga kali dalam delapan musim dan tidak pernah berhasil menembus putaran pertama.
Setelah menghabiskan beberapa waktu dengan Maurice, saya sangat terkesan bukan hanya dengan pengetahuan bola basketnya, namun terhadap kemampuan komunikasi dan kepemimpinannya, kata pemilik Pistons Tom Gores.
Kami sangat senang bisa memiliki seseorang dengan pengalaman dan bakat seperti dia, yang membantu klub ini menuju masa depan. Pistons, yang memecat pelatih Lawrence Frank pada April setelah mencatatkan rekor 29-53 pada musim lalu, absen dari babak playoff selama empat musim berturut-turut dan memenangi tidak lebih dari 30 dari 82 pertandingan pada masa-masa itu.
Cheeks lima kali terpilih menjadi anggota tim bertahan terbaik NBA selama 15 tahun karirnya sebagai pemain, dan merupakan asisten pelatih saat 76ers melaju ke final NBA 2001.
Kepemimpinan dan kualitas perkembangan pemain yang bawa sebagai mantan pemain dan pelatih berpadu dengan indah dengan tim yang bangun untuk masa depan, kata presiden operasi bola basket Joe Dumars. (ant/opw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Link Streaming NBA Finals 2025: Thunder vs Pacers di Vidio
Basket 13 Juni 2025, 17:07
-
Nonton Live Streaming Game 3 Thunder vs Pacers NBA Finals 2025 di Vidio
Basket 10 Juni 2025, 12:28
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













