NSH GMC Nyaris Bekuk Stadium Jakarta
Editor Bolanet | 22 November 2013 20:15
- NSH GMC Jakarta memang belum mampu beranjak dari zona papan bawah Speedy NBL Indonesia 2013-2014 Seri I Malang, namun tim polesan Mayckel Ferdinandus ini tak boleh dipandang remeh. Mereka memiliki potensi menyulitkan siapapun. Tak terkecuali Stadium Jakarta yang dihadapi di GOR Bimasakti, Malang, Jumat (22/11). NSH GMC akhirnya ’hanya’ kalah tipis 53-55.
Meski kalah, permainan NSH GMC patut diapresiasi. Apalagi, mereka mampu tampil all-out sejak kuarter pertama hingga buzzer berbunyi. NSH GMC berhasil menempel ketat perolehan angka hingga detik-detik akhir. Bahkan, mereka nyaris memaksa di mainkannya babak tambahan (overtime).
Saling susul-menyusul angka mengiringi laga ini. NSH GMC langsung menggebrak. Bahkan, mereka sempat memimpin 5-0, melalui tembakan Herman Kurniawan dan three point play Juliano Gandhi. Namun, permainan apik ini tak bertahan lama. Perlahan Stadium segera mengejar dan memimpin laga kuarter pertama 18-14.
Memasuki kurter kedua, permainan NSH GMC lebih stabil. Junilano Gandhi dkk bisa membayangi Stadium selama kuarter ini. Akurasi Herman dan Juliano lagi-lagi mampu membantu NSH GMC dalam menambah pundi poin tim mereka. NSH GMC masih tampil kompetitif sepanjang kuarter kedua, dan hanya tertinggal satu setengah bola 36-33 di akhir kuarter ini.
Usai half-time, intensitas serangan NSH tak menurun. Namun, Stadium pun juga menunjukkan perlawanan sengit. Tembakan three point Merio Ferdiansyah di sisa 30 detik kuarter ketiga, masih belum mampu menyamakan kedudukan. NSH berbalik unggul 45-44 di akhir kuarter ketiga.
Pada kuarter akhir, persaingan kedua tim kian sengit. Pada 19 detik terakhir, NSH GMC membuat suasana menjadi tegang. Tertinggal 51-53, Raylly Pratama berhasil menyamakan kedudukan melalui dua kali akurasi free throw. Namun, petaka NSH GMC terjadi ketika laga terisa 8 detik. Drive Merio Ferdiansyah yang dilanjutkan dengan tembakan di paint area, tak kuasa ditahan pemain NSH GMC. Stadium pun menutup pertandingan sengit ini dengan kemenangan hanya satu bola.
Head coach Stadium, Tri Adnyanaadi Lokatanaya, memberi apresiasi atas perlawanan NSH GMC. ”Mereka (NSH GMC) mengalami improve luar biasa. Inilah yang harus kami waspadai. Semua tim sekarang bisa saling mengalahkan satu sama lain,” ungkap mantan pelatih NSH GMC ini.
Meski kalah, Juliano Gandhi tampil sebagai top performer dalam laga seru ini. Power forward asal Jakarta ini mencetak double-double lewat kontribusi 15 poin dan 15 rebound. Ini adalah rekor double-double kedelapan sepanjang karirnya di NBL Indonesia. Selain Juliano, performa Herman Kurniawan pun patut dipuji karena mampu mengkoleksi double digit poin dengan mengemas 13 poin. Sedangkan dari Stadium, Merio Ferdiansyah memimpin dengan donasi 13 angka. (nbl/kny)
Meski kalah, permainan NSH GMC patut diapresiasi. Apalagi, mereka mampu tampil all-out sejak kuarter pertama hingga buzzer berbunyi. NSH GMC berhasil menempel ketat perolehan angka hingga detik-detik akhir. Bahkan, mereka nyaris memaksa di mainkannya babak tambahan (overtime).
Saling susul-menyusul angka mengiringi laga ini. NSH GMC langsung menggebrak. Bahkan, mereka sempat memimpin 5-0, melalui tembakan Herman Kurniawan dan three point play Juliano Gandhi. Namun, permainan apik ini tak bertahan lama. Perlahan Stadium segera mengejar dan memimpin laga kuarter pertama 18-14.
Memasuki kurter kedua, permainan NSH GMC lebih stabil. Junilano Gandhi dkk bisa membayangi Stadium selama kuarter ini. Akurasi Herman dan Juliano lagi-lagi mampu membantu NSH GMC dalam menambah pundi poin tim mereka. NSH GMC masih tampil kompetitif sepanjang kuarter kedua, dan hanya tertinggal satu setengah bola 36-33 di akhir kuarter ini.
Usai half-time, intensitas serangan NSH tak menurun. Namun, Stadium pun juga menunjukkan perlawanan sengit. Tembakan three point Merio Ferdiansyah di sisa 30 detik kuarter ketiga, masih belum mampu menyamakan kedudukan. NSH berbalik unggul 45-44 di akhir kuarter ketiga.
Pada kuarter akhir, persaingan kedua tim kian sengit. Pada 19 detik terakhir, NSH GMC membuat suasana menjadi tegang. Tertinggal 51-53, Raylly Pratama berhasil menyamakan kedudukan melalui dua kali akurasi free throw. Namun, petaka NSH GMC terjadi ketika laga terisa 8 detik. Drive Merio Ferdiansyah yang dilanjutkan dengan tembakan di paint area, tak kuasa ditahan pemain NSH GMC. Stadium pun menutup pertandingan sengit ini dengan kemenangan hanya satu bola.
Head coach Stadium, Tri Adnyanaadi Lokatanaya, memberi apresiasi atas perlawanan NSH GMC. ”Mereka (NSH GMC) mengalami improve luar biasa. Inilah yang harus kami waspadai. Semua tim sekarang bisa saling mengalahkan satu sama lain,” ungkap mantan pelatih NSH GMC ini.
Meski kalah, Juliano Gandhi tampil sebagai top performer dalam laga seru ini. Power forward asal Jakarta ini mencetak double-double lewat kontribusi 15 poin dan 15 rebound. Ini adalah rekor double-double kedelapan sepanjang karirnya di NBL Indonesia. Selain Juliano, performa Herman Kurniawan pun patut dipuji karena mampu mengkoleksi double digit poin dengan mengemas 13 poin. Sedangkan dari Stadium, Merio Ferdiansyah memimpin dengan donasi 13 angka. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Game 3 Thunder vs Pacers NBA Finals 2025 di Vidio
Basket 10 Juni 2025, 12:28
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
LATEST UPDATE
-
Cesc Fabregas Ungkap Hal yang Membuatnya Marah usai Como Menang 9-1
Liga Champions 5 November 2026, 17:12
-
AZ Alkmaar vs Juventus: Panggung Koopmeiners Bersaudara!
Liga Eropa UEFA 5 November 2026, 17:06
-
AC Milan vs Ferencvaros, Rossoneri Diminta Tidak Jemawa!
Liga Eropa UEFA 5 November 2026, 16:42
-
Liverpool Kalah dari Fenerbahce, Gol Trey Nyoni Jadi Catatan Bersejarah
Liga Champions 5 November 2026, 16:32
-
Barcelona Patah Hati, Harry Kane Resmi Perpanjang Kontrak di Bayern Munchen!
Bundesliga 5 November 2026, 16:26
-
Cetak Gol Lagi, Mikel Arteta Acungi Jempol Viktor Gyokeres
Liga Champions 5 November 2026, 16:17
-
Fenerbahce Bekuk Liverpool, Dirk Kuyt Girang Bukan Kepalang
Liga Champions 5 November 2026, 15:58
-
Alexander Isak Akui Liverpool Tampil Tidak Cukup Baik saat Kalah dari Fenerbahce
Liga Champions 5 November 2026, 15:52
-
Usai Bekuk Napoli, Juventus Pede Bakal Menang di Kandang AZ Alkmaar
Liga Eropa UEFA 5 November 2026, 15:46
-
Ruben Amorim Peringatkan AC Milan: Ferencvaros Lawan yang Berbahaya!
Liga Eropa UEFA 5 November 2026, 15:32
-
Meski Menang Lawan Slavia Praha, Arsenal Dinilai Bikin Keteledoran yang Berbahaya
Liga Champions 5 November 2026, 14:49
-
Jude Bellingham akui AEK Athens Bikin Real Madrid Kelimpungan
Liga Champions 5 November 2026, 14:27
-
Andoni Iraola Kesal Liverpool Tumbang di Kandang Fenerbahce
Liga Champions 5 November 2026, 14:16
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





