Nyaris Kalah, Yanuar Selamatkan Bimasakti
Editor Bolanet | 5 April 2012 20:00
- Di luar dugaan, NSH GMC Riau yang menjadi penghuni terbawah klasemen sementara NBL Indonesia 2011-2012 hingga Seri Jakarta ini memberikan tekanan hebat kepada Bimasakti Nikko Steel Malang. NSH GMC memimpin laga hingga detik-detik menjelang laga berakhir. Beruntung, Bimasakti memiliki Yanuar Priasmoro yang berhasil mencuri bola sekaligus kemenangan ketika laga tersisa 36 detik lagi. Bimasakti menang 70-67.
Menurunkan para pemain terbaiknya, Bimasakti yang jelas lebih diunggulkan pada laga ini bermain cepat seperti biasanya. Bima Rizky dan Yanuar Priasmoro yang diturunkan sebagai starter menjadi andalan utama Bimasakti dalam memecah pertahanan NSH GMC. Bima mencetak sembilan angka, sementara Yanuar lima poin untuk menjadi pelengkap total 23 poin Bimasakti di akhir kuarter pertama.
Menghadapi Bimasakti, Ryan Febriyan terlihat bermain tanpa beban dan sangat lepas. Ryan yang tidak mampu dihentikan oleh pemain Bimasakti di kuarter pertama, berhasil menggenapi raihannya menjadi 11 poin di kuarter kedua. NSH GMC yang mengandalkan kekompakan tim karena tidak memiliki bintang yang menonjol menuai hasil yang sangat positif. Hingga akhir kuarter kedua, prosentase field goals NSH GMC sangat baik di angka 52 persen. Ini pun terlihat pada hasil akhir kuarter kedua, 38-31. NSH GMC berbalik unggul.
Mendapat tempelan ketat dari para pemain NSH GMC, Yanuar masih tetap liat dan mampu memberi kontribusi baik bagi Bimasakti. Namun demikian, Bimasakti mulai sulit mengembangkan permainan. Pada saat yang sama, NSH GMC konsisten menjaga keunggulan 52-48 di akhir kuarter ketiga.
NSH GMC yang masih unggul tipis di kuarter empat gagal menjaga kondisi pertahanan tim yang solid. Pada sisa waktu 36 detik, Yanuar berhasil mencuri bola dan menyarangkan sebuah layup untuk mengambil alih keunggulan menjadi 67-66. Usaha pembalasan NSH GMC hanya berbuat foul dan freethrow bagi lawan.
Pada laga ini, Yanuar Priasmoro kembali menegaskan dirinya sebagai salah satu kandidat MVP musim reguler dengan raihan 22 poin, lima rebound, dan lima assist. (nbl/kny)
Menurunkan para pemain terbaiknya, Bimasakti yang jelas lebih diunggulkan pada laga ini bermain cepat seperti biasanya. Bima Rizky dan Yanuar Priasmoro yang diturunkan sebagai starter menjadi andalan utama Bimasakti dalam memecah pertahanan NSH GMC. Bima mencetak sembilan angka, sementara Yanuar lima poin untuk menjadi pelengkap total 23 poin Bimasakti di akhir kuarter pertama.
Menghadapi Bimasakti, Ryan Febriyan terlihat bermain tanpa beban dan sangat lepas. Ryan yang tidak mampu dihentikan oleh pemain Bimasakti di kuarter pertama, berhasil menggenapi raihannya menjadi 11 poin di kuarter kedua. NSH GMC yang mengandalkan kekompakan tim karena tidak memiliki bintang yang menonjol menuai hasil yang sangat positif. Hingga akhir kuarter kedua, prosentase field goals NSH GMC sangat baik di angka 52 persen. Ini pun terlihat pada hasil akhir kuarter kedua, 38-31. NSH GMC berbalik unggul.
Mendapat tempelan ketat dari para pemain NSH GMC, Yanuar masih tetap liat dan mampu memberi kontribusi baik bagi Bimasakti. Namun demikian, Bimasakti mulai sulit mengembangkan permainan. Pada saat yang sama, NSH GMC konsisten menjaga keunggulan 52-48 di akhir kuarter ketiga.
NSH GMC yang masih unggul tipis di kuarter empat gagal menjaga kondisi pertahanan tim yang solid. Pada sisa waktu 36 detik, Yanuar berhasil mencuri bola dan menyarangkan sebuah layup untuk mengambil alih keunggulan menjadi 67-66. Usaha pembalasan NSH GMC hanya berbuat foul dan freethrow bagi lawan.
Pada laga ini, Yanuar Priasmoro kembali menegaskan dirinya sebagai salah satu kandidat MVP musim reguler dengan raihan 22 poin, lima rebound, dan lima assist. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55







