Satria Muda Sukses Bekuk Stadium 82-60
Editor Bolanet | 19 Mei 2013 14:06
- Tim-tim unggulan belum menemui kendala pada laga perdana mereka di Championship Series, babak puncak Speedy National Basketball League (NBL) Indonesia 2012-2013 di GOR UNY Jogjakarta, Sabtu (18/5). Tak terkecuali Satria Muda BritAma Jakarta. Sang juara bertahan ini berhasil mematahkan perlawanan alot Stadium Jakarta, 82-60.
Sempat keras di pertengahan laga, Satria Muda Britama Jakarta akhirnya bermain lebih tenang di kuarter terakhir. Dengan raihan 25 poin, kapten Satria Muda, Faisal J. Achmad tampil tersubur.
Dalam laga ini, Satria Muda diperkuat Arki Dikania Wisnu yang sempat diragukan bisa tampil karena dibelit cedera. Pun demikian Vamiga Michel yang comeback setelah absen pada seri terakhir di Surabaya.
Menurunkan starter dengan komposisi Faisal, Arki, Vamiga Michel, serta Rony Gunawan dan Galank Gunawan, Satria Muda tak ingin kecolongan sejak kuarter pertama. Satria Muda bermain agresif dan langsung memimpin 28-15. Faisal telah mencetak sembilan angka dan Arki 11.
Indra Budianto yang mendapat kesempatan untuk bermain lebih banyak lagi di kuarter kedua berhasil membawa Stadium mengimbangi raihan Satria Muda. Meskipun tidak mampu mendahului, Stadium hanya kalah satu poin di kuarter kedua, 13-12.
Stadium sempat unggul 18-16 di kuarter ketiga. Namun di kuarter terakhir, Satria Muda bermain sangat tenang. Faisal yang sebelumnya telah mencetak 14 angka berhasil memasukkan 11 angka di kuarter terakhir. Setelah Faisal, permainan hebat Arki juga patut mendapat pujian. Arki mencetak 21 poin. Satria Muda menguasai kuarter terakhir 25-15.
”Kenyataannya beberapa pemain, seperti Arki, Vamiga dan Bonanza Siregar belum bisa tampil dengan kondisi 100 persen. Karena itu, mereka sering keluar-masuk. Saya takut terjadi apa-apa terhadap mereka,” terang Octaviarro Romely Tamtelahitu, head coach Satria Muda.
Dengan hasil positif ini, Satria Muda melaju ke babak selanjutnya. Faisal dkk bakal ditantang pemenang laga peringkat kedua, Pelita Jaya Energi-MP Jakarta versus Hangtuah Sumsel IM (peringkat ketujuh). Sementara Stadium harus berjibaku dengan tim yang kalah dari laga Pelita Jaya versus Hangtuah.
”Harus diakui, anak-anak terpengaruh oleh permainan keras Satria Muda. Akibatnya, anak-anak terpancing emosi dan kondisi itu berhasil dimanfaatkan pemain lawan (Satria Muda),” ujar Yoesron Fadlilah, asisten pelatih Stadium. (nbl/kny)
Sempat keras di pertengahan laga, Satria Muda Britama Jakarta akhirnya bermain lebih tenang di kuarter terakhir. Dengan raihan 25 poin, kapten Satria Muda, Faisal J. Achmad tampil tersubur.
Dalam laga ini, Satria Muda diperkuat Arki Dikania Wisnu yang sempat diragukan bisa tampil karena dibelit cedera. Pun demikian Vamiga Michel yang comeback setelah absen pada seri terakhir di Surabaya.
Menurunkan starter dengan komposisi Faisal, Arki, Vamiga Michel, serta Rony Gunawan dan Galank Gunawan, Satria Muda tak ingin kecolongan sejak kuarter pertama. Satria Muda bermain agresif dan langsung memimpin 28-15. Faisal telah mencetak sembilan angka dan Arki 11.
Indra Budianto yang mendapat kesempatan untuk bermain lebih banyak lagi di kuarter kedua berhasil membawa Stadium mengimbangi raihan Satria Muda. Meskipun tidak mampu mendahului, Stadium hanya kalah satu poin di kuarter kedua, 13-12.
Stadium sempat unggul 18-16 di kuarter ketiga. Namun di kuarter terakhir, Satria Muda bermain sangat tenang. Faisal yang sebelumnya telah mencetak 14 angka berhasil memasukkan 11 angka di kuarter terakhir. Setelah Faisal, permainan hebat Arki juga patut mendapat pujian. Arki mencetak 21 poin. Satria Muda menguasai kuarter terakhir 25-15.
”Kenyataannya beberapa pemain, seperti Arki, Vamiga dan Bonanza Siregar belum bisa tampil dengan kondisi 100 persen. Karena itu, mereka sering keluar-masuk. Saya takut terjadi apa-apa terhadap mereka,” terang Octaviarro Romely Tamtelahitu, head coach Satria Muda.
Dengan hasil positif ini, Satria Muda melaju ke babak selanjutnya. Faisal dkk bakal ditantang pemenang laga peringkat kedua, Pelita Jaya Energi-MP Jakarta versus Hangtuah Sumsel IM (peringkat ketujuh). Sementara Stadium harus berjibaku dengan tim yang kalah dari laga Pelita Jaya versus Hangtuah.
”Harus diakui, anak-anak terpengaruh oleh permainan keras Satria Muda. Akibatnya, anak-anak terpancing emosi dan kondisi itu berhasil dimanfaatkan pemain lawan (Satria Muda),” ujar Yoesron Fadlilah, asisten pelatih Stadium. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Game 3 Thunder vs Pacers NBA Finals 2025 di Vidio
Basket 10 Juni 2025, 12:28
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






