Seri Pembuka NBL Indonesia Janjikan Atmosfer Kompetitif
Editor Bolanet | 15 November 2013 18:30
- Musim basket kasta tertinggi yang sudah ditunggu-tunggu akhirnya dimulai juga. Malang menjadi seri pembuka rangkaian Speedy National Basketball League (NBL) 2013-2014, 16-24 November ini, di GOR Bimasakti.
Walau minus 12 pemain Timnas Indonesia proyeksi SEA Games 2013, Seri Malang tetap menjanjikan atmosfer yang kompetitif. Terlebih bagi para rookie serta sophomore, yang bakal pamer improvement di hadapan para pemain senior.
Musim ini, 30 rookie, serta 26 sophomore (tahun kedua) bakal unjuk kemampuan bersama klubnya masing-masing. Mereka bakal unjuk kemampuan melawan senior-senior yang kini banyak kembali, plus para bintang yang muncul dalam tiga tahun terakhir.
“Dalam tiga tahun terakhir, NBL Indonesia telah memunculkan ada begitu banyak bintang basket baru. Bukan hanya itu, liga ini juga mampu menarik minat begitu banyak pemain muda berbakat, yang sebelumnya tidak punya keinginan bermain di liga profesional,” kata Azrul Ananda, commissioner NBL Indonesia dalam jumpa pers di Best Western OJ Hotel Malang, Jumat (15/11).
“Sekarang, NBL juga kedatangan banyak bintang senior, yang sebelumnya sudah pensiun atau bermain di tempat lain. Musim ini, yang terbaik benar-benar akan berkumpul di NBL Indonesia 2013-2014. Menjanjikan persaingan yang seru, adu kemampuan para pemain dari berbagai generasi,” lanjutnya.
Separuh kekuatan Garuda Kukar Bandung pun diisi banyak pemain muda. Meski begitu, sang head coach Antonius Ferry Rinaldo yakin timnya bakal tampil kompetitif. ”Musim ini, kami banyak mencoba pemain muda seperti tahun sebelumnya. Kami yakin, mereka sanggup bersaing dengan yang lain,” ujar pria yang akrab disapa Inal itu.
Dengan skuad muda, Garuda berharap bisa melewati seri perdana ini dengan hasil maksimal. Termasuk saat berhadapan dengan CLS Knights Surabaya pada game pembuka Sabtu (16/11).
Big match ini sekaligus menjadi partai yang sarat emosi bagi senjata baru CLS Knights Surabaya: Mario Wuysang. Salah seorang point guard terbaik Indonesia ini kembali untuk melakoni debutnya di musim reguler NBL Indonesia.
Apalagi laga resmi pertama Roe adalah melawan Garuda, tim terakhirnya ketika masih di liga nasional. Sebagai catatan, Roe pernah membela Garuda pada NBL Indonesia Preseason Tournament 2010, yang digelar di venue yang sama, GOR Bimasakti Malang.
Roe mengungkapkan bahwa ia sudah tak sabar bertemu dengan mantan klubnya. Apalagi, melawan tim asuhan sosok Inal, yang dulu pernah bermain satu tim dengannya di Aspac. ”Saya sangat penasaran sekali dengan Garuda. Saya kagum dengan Inal yang bisa membawa Garuda meraih peringkat ketiga musim lalu. Tapi, saya yakin bersama CLS, kami bisa mengalahkan Garuda,” ungkapnya.
Selain partai emosional CLS Knights versus Garuda, tiga laga seru lainnya akan membuka seri perdana ini. Diawali oleh derby Jatim yang mempertemukan tuan rumah Bimasakti Nikko Steel Malang versus Pacific Caesar Surabaya. Dilanjutkan dengan laga Hangtuah Sumsel IM melawan Satya Wacana Metro LBC Bandung. Serta ditutup dengan big match klasik antara M88 Aspac Jakarta versus Satria Muda BritAma Jakarta. (nbl/kny)
Walau minus 12 pemain Timnas Indonesia proyeksi SEA Games 2013, Seri Malang tetap menjanjikan atmosfer yang kompetitif. Terlebih bagi para rookie serta sophomore, yang bakal pamer improvement di hadapan para pemain senior.
Musim ini, 30 rookie, serta 26 sophomore (tahun kedua) bakal unjuk kemampuan bersama klubnya masing-masing. Mereka bakal unjuk kemampuan melawan senior-senior yang kini banyak kembali, plus para bintang yang muncul dalam tiga tahun terakhir.
“Dalam tiga tahun terakhir, NBL Indonesia telah memunculkan ada begitu banyak bintang basket baru. Bukan hanya itu, liga ini juga mampu menarik minat begitu banyak pemain muda berbakat, yang sebelumnya tidak punya keinginan bermain di liga profesional,” kata Azrul Ananda, commissioner NBL Indonesia dalam jumpa pers di Best Western OJ Hotel Malang, Jumat (15/11).
“Sekarang, NBL juga kedatangan banyak bintang senior, yang sebelumnya sudah pensiun atau bermain di tempat lain. Musim ini, yang terbaik benar-benar akan berkumpul di NBL Indonesia 2013-2014. Menjanjikan persaingan yang seru, adu kemampuan para pemain dari berbagai generasi,” lanjutnya.
Separuh kekuatan Garuda Kukar Bandung pun diisi banyak pemain muda. Meski begitu, sang head coach Antonius Ferry Rinaldo yakin timnya bakal tampil kompetitif. ”Musim ini, kami banyak mencoba pemain muda seperti tahun sebelumnya. Kami yakin, mereka sanggup bersaing dengan yang lain,” ujar pria yang akrab disapa Inal itu.
Dengan skuad muda, Garuda berharap bisa melewati seri perdana ini dengan hasil maksimal. Termasuk saat berhadapan dengan CLS Knights Surabaya pada game pembuka Sabtu (16/11).
Big match ini sekaligus menjadi partai yang sarat emosi bagi senjata baru CLS Knights Surabaya: Mario Wuysang. Salah seorang point guard terbaik Indonesia ini kembali untuk melakoni debutnya di musim reguler NBL Indonesia.
Apalagi laga resmi pertama Roe adalah melawan Garuda, tim terakhirnya ketika masih di liga nasional. Sebagai catatan, Roe pernah membela Garuda pada NBL Indonesia Preseason Tournament 2010, yang digelar di venue yang sama, GOR Bimasakti Malang.
Roe mengungkapkan bahwa ia sudah tak sabar bertemu dengan mantan klubnya. Apalagi, melawan tim asuhan sosok Inal, yang dulu pernah bermain satu tim dengannya di Aspac. ”Saya sangat penasaran sekali dengan Garuda. Saya kagum dengan Inal yang bisa membawa Garuda meraih peringkat ketiga musim lalu. Tapi, saya yakin bersama CLS, kami bisa mengalahkan Garuda,” ungkapnya.
Selain partai emosional CLS Knights versus Garuda, tiga laga seru lainnya akan membuka seri perdana ini. Diawali oleh derby Jatim yang mempertemukan tuan rumah Bimasakti Nikko Steel Malang versus Pacific Caesar Surabaya. Dilanjutkan dengan laga Hangtuah Sumsel IM melawan Satya Wacana Metro LBC Bandung. Serta ditutup dengan big match klasik antara M88 Aspac Jakarta versus Satria Muda BritAma Jakarta. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Game 3 Thunder vs Pacers NBA Finals 2025 di Vidio
Basket 10 Juni 2025, 12:28
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
LATEST UPDATE
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




