Sikat Satya Wacana, Aspac Juarai Musim Reguler NBL
Editor Bolanet | 23 April 2013 17:40
- Dell Aspac Jakarta akhirnya memastikan diri sebagai juara musim reguler Speedy NBL Indonesia 2012-2013. Kepastian itu diraih Xaverius Prawiro dkk setelah mengalahkan Satya Wacana LBC Angsapura Salatiga dengan kedudukan 77-50, dalam lanjutan Seri VI yang berlangsung di DBL Arena Surabaya, Selasa (23/4).
Setelah melewati 30 dari 33 laga musim ini, Aspac mengumpulkan total 59 poin kemenangan. Jikapun kalah pada tiga laga sisa, Pelita Jaya Energi-MP Jakarta sebagai pesaing terdekat (56 poin) tidak akan mampu melampaui raihan Aspac.
Dominasi Aspac atas Satya Wacana telah terlihat sejak kuarter pertama. Tembakan dua angka dari Isman Thoyib menutup kuarter ini dengan keunggulan 21-12.
Kehadiran Thoyib di bawah ring mampu menjadi dinding tebal atas usaha-usaha big man Satya Wacana. Valentino Wuwungan, Eko Nasution, Firman Nugroho, dan Luthfianes Gunawan kesulitan menghadapi Thoyib. Mau tidak mau, tembakan-tembakan Respati Ragil dan Yo Sua kembali menjadi tumpuan. Ragil sendiri akhirnya menjadi pencetak angka terbanyak dengan total 15 poin.
Aspac mendapat injeksi poin yang sangat signifikan dari Andakara Prastawa. Guard berstatus rookie (pemain debutan) ini membuat sensasi dengan mencetak rekor perolehan poin tertinggi dalam satu game lewat kontribusi 30 poin. Pemain yang juga bersaing dalam kandidat penerima MVP ini memasukkan enam dari 16 tembakan tiga angka yang ia lepaskan, dan mencetak rata-rata field goals mencapai 45 persen.
Aspac juga mendapat kontribusi penting dari Pringgo Regowo yang membukukan tambahan 10 poin. Butuh tambahan 5 poin lagi, Pringgo bakal bergabung dalam 1,000 Points Club.
”Keberhasilan (menjadi juara reguler) ini patut kita syukuri. Namun, ini belum apa-apa. Karena masih ada Championship Series,” ujar Rastafari Horongbala, head coach Dell Aspac Jakarta. (nbl/kny)
Setelah melewati 30 dari 33 laga musim ini, Aspac mengumpulkan total 59 poin kemenangan. Jikapun kalah pada tiga laga sisa, Pelita Jaya Energi-MP Jakarta sebagai pesaing terdekat (56 poin) tidak akan mampu melampaui raihan Aspac.
Dominasi Aspac atas Satya Wacana telah terlihat sejak kuarter pertama. Tembakan dua angka dari Isman Thoyib menutup kuarter ini dengan keunggulan 21-12.
Kehadiran Thoyib di bawah ring mampu menjadi dinding tebal atas usaha-usaha big man Satya Wacana. Valentino Wuwungan, Eko Nasution, Firman Nugroho, dan Luthfianes Gunawan kesulitan menghadapi Thoyib. Mau tidak mau, tembakan-tembakan Respati Ragil dan Yo Sua kembali menjadi tumpuan. Ragil sendiri akhirnya menjadi pencetak angka terbanyak dengan total 15 poin.
Aspac mendapat injeksi poin yang sangat signifikan dari Andakara Prastawa. Guard berstatus rookie (pemain debutan) ini membuat sensasi dengan mencetak rekor perolehan poin tertinggi dalam satu game lewat kontribusi 30 poin. Pemain yang juga bersaing dalam kandidat penerima MVP ini memasukkan enam dari 16 tembakan tiga angka yang ia lepaskan, dan mencetak rata-rata field goals mencapai 45 persen.
Aspac juga mendapat kontribusi penting dari Pringgo Regowo yang membukukan tambahan 10 poin. Butuh tambahan 5 poin lagi, Pringgo bakal bergabung dalam 1,000 Points Club.
”Keberhasilan (menjadi juara reguler) ini patut kita syukuri. Namun, ini belum apa-apa. Karena masih ada Championship Series,” ujar Rastafari Horongbala, head coach Dell Aspac Jakarta. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
-
Link Nonton NBA Playoffs Game 2: Golden State Warriors vs Houston Rockets di Vidio
Basket 23 April 2025, 17:30
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















