Taklukkan Pacific Caesar, Garuda Jaga Peluang ke Semifinal
Editor Bolanet | 25 September 2013 17:30
- Garuda Kukar Bandung menjaga peluang lolos ke semifinal Speedy NBL Indonesia Preseason Tournament 2013, menyusul kemenangan 57-36 atas Pacific Caesar Surabaya di DBL Arena Surabaya, Rabu (25/9).
Performa impresif ditunjukkan tiga sophomore Garuda, Diftha Pratama, Chandistira Pranatyo, serta Jonathan Elyaday. Kombinasi ketiganya menyumbangkan 33 poin, atau lebih dari separuh angka yang dicetak Garuda.
Diftha memimpin perolehan angka bagi Garuda, dengan sumbangan 14 poin, plus enam rebound. Disusul Chandistira dengan tambahan 10 poin dan tujuh rebound, serta Jonathan yang menyumbang sembilan poin.
Garuda langsung mendapat perlawanan sengit dari Pacific di kuarter pertama. Serangan-serangan cepat dilancarkan oleh skuad besutan Eddy Santoso ini. Garuda pun tak mau kalah. Wendha Wijaya dkk menunjukkan perlawanan. Hasilnya, skor di kuarter pertama berakhir dengan keunggulan Garuda 11-10.
Lini pertahanan Garuda lebih kokoh di kuarter kedua. Pacific pun harus berjuang menambah poin dengan cara mencoba tembakan medium. Sayangnya, cara ini kurang efektif. Pacific dipaksa scoreless selama lima menit.
Usai half time, permainan Pacific mulai stabil. Margin yang mencapai 18 poin berhasil dipangkas menjadi lima poin. Namun Garuda tetap unggul di kuarter ini dengan skor 36-31.
Pada awal 30 detik kuarter empat, Hery Listiyono mencoba menambah poin Pacific. Sayang, blok Muhammad Dhiya Ulhaq menggagalkan kesempatan tersebut. Pacific sering mengancam pertahanan Garuda. Namun, lagi-lagi solidnya defense Garuda menjadi masalah yang tak bisa diatasi Pacific. Sementara, Garuda lebih sering memanfaatkan fast break untuk memantapkan keunggulan mereka.
Head coach Garuda Antonius Ferry Rinaldo, memberi pujian kepada para pemainnya. Pelatih yang akrab disapa Inal menilai bahwa defense pemain didikannya mulai membaik. “Mereka lebih fokus dibandingkan game sebelumnya. Strategi defense yang saya instruksikan mulai jalan. Saya yakin tim ini mampu sapu bersih di dua laga berikutnya,” ungkap pelatih berkepala plontos tersebut. (nbl/kny)
Performa impresif ditunjukkan tiga sophomore Garuda, Diftha Pratama, Chandistira Pranatyo, serta Jonathan Elyaday. Kombinasi ketiganya menyumbangkan 33 poin, atau lebih dari separuh angka yang dicetak Garuda.
Diftha memimpin perolehan angka bagi Garuda, dengan sumbangan 14 poin, plus enam rebound. Disusul Chandistira dengan tambahan 10 poin dan tujuh rebound, serta Jonathan yang menyumbang sembilan poin.
Garuda langsung mendapat perlawanan sengit dari Pacific di kuarter pertama. Serangan-serangan cepat dilancarkan oleh skuad besutan Eddy Santoso ini. Garuda pun tak mau kalah. Wendha Wijaya dkk menunjukkan perlawanan. Hasilnya, skor di kuarter pertama berakhir dengan keunggulan Garuda 11-10.
Lini pertahanan Garuda lebih kokoh di kuarter kedua. Pacific pun harus berjuang menambah poin dengan cara mencoba tembakan medium. Sayangnya, cara ini kurang efektif. Pacific dipaksa scoreless selama lima menit.
Usai half time, permainan Pacific mulai stabil. Margin yang mencapai 18 poin berhasil dipangkas menjadi lima poin. Namun Garuda tetap unggul di kuarter ini dengan skor 36-31.
Pada awal 30 detik kuarter empat, Hery Listiyono mencoba menambah poin Pacific. Sayang, blok Muhammad Dhiya Ulhaq menggagalkan kesempatan tersebut. Pacific sering mengancam pertahanan Garuda. Namun, lagi-lagi solidnya defense Garuda menjadi masalah yang tak bisa diatasi Pacific. Sementara, Garuda lebih sering memanfaatkan fast break untuk memantapkan keunggulan mereka.
Head coach Garuda Antonius Ferry Rinaldo, memberi pujian kepada para pemainnya. Pelatih yang akrab disapa Inal menilai bahwa defense pemain didikannya mulai membaik. “Mereka lebih fokus dibandingkan game sebelumnya. Strategi defense yang saya instruksikan mulai jalan. Saya yakin tim ini mampu sapu bersih di dua laga berikutnya,” ungkap pelatih berkepala plontos tersebut. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
-
Link Nonton NBA Playoffs Game 2: Golden State Warriors vs Houston Rockets di Vidio
Basket 23 April 2025, 17:30
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








