Tiga Poin Hari Suharsono Menangkan Pacific Caesar
Editor Bolanet | 13 Maret 2013 18:45
- Pacific Caesar Surabaya terselamatkan. Ketika tertinggal 69-67 di lima detik terakhir, center Pacific, Hari Suharsono melepaskan tembakan tiga angka. Itu tembakan tiga angkanya yang kedua sepanjang berkarir di NBL Indonesia. Tak disangka, tembakan itu menyelamatkan Pacific dan menang atas Satya Wacana LBC Angsapura Salatiga, 70-69.
Pacific sebenarnya sudah sangat mendominasi permainan. Gege Nagata dan kawan-kawan sempat unggul hingga 20 poin di kuarter pertama. Kuarter ini berakhir dengan kedudukan 27-9. Gege Nagata merajalela dengan raihan mencapai 18 poin.
Perlawanan Satya Wacana mulai terlihat di kuarter kedua. Pelan namun pasti, Yo Sua mulai mendulang poin dari tembakan-tembakannya. Penjagaan terhadap Gege Nagata pun diperketat. Hasilnya, meskipun belum terlalu mendekat, Satya Wacana menguasai kuarter kedua dengan raihan 14-10.
Momentum kebangkitan Satya Wacana terjadi di kuarter ketiga. Yo Sua yang masih tetap tajam mendapat sokongan dari Respati Ragil. Pada sisi Pacific, meskipun Gege Nagata kembali tajam dengan tambahan enam poin, Satya Wacana berhasil membalikkan keadaan. Sebuah layup dari Yo Sua menutup kuarter ketiga untuk keunggulan Satya Wacana 54-53.
Tertinggal 70-69 di empat detik terakhir, Satya Wacana sebenarnya memiliki peluang besar untuk menyamakan kedudukan. Yoppi France Giay yang sempat melepaskan slam dunk keras di kuarter empat memiliki jalur terbuka untuk menyamakan kedudukan. Sayang, bola terlalu licin untuk dikuasai. Waktu selesai tanpa mampu dimanfaatkan dengan baik.
Mental bertanding anak-anak payah. Mereka sedikit meremehkan Satya Wacana tadi. Jadinya defense amburadul. Untung masih menang. Lawan menjaga semua shooter, ternyata Hari (Suharsono) yang nembak, ujar Eddy Santoso, head coach Pacific Caesar Surabaya.
Gege Nagata seolah kembali menemukan sentuhannya setelah mencetak poin terbanyak bagi Pacific. Gege mencetak 29 poin. Poin terbanyak kedua dikumpulkan oleh Eko Sasmito dengan 15 poin.
Yo Sua yang terlihat cukup menyesal dengan kekalahan ini meraih poin terbanyak bagi Satya Wacana. Yo Sua mencetak 23 poin. (nbl/kny)
Pacific sebenarnya sudah sangat mendominasi permainan. Gege Nagata dan kawan-kawan sempat unggul hingga 20 poin di kuarter pertama. Kuarter ini berakhir dengan kedudukan 27-9. Gege Nagata merajalela dengan raihan mencapai 18 poin.
Perlawanan Satya Wacana mulai terlihat di kuarter kedua. Pelan namun pasti, Yo Sua mulai mendulang poin dari tembakan-tembakannya. Penjagaan terhadap Gege Nagata pun diperketat. Hasilnya, meskipun belum terlalu mendekat, Satya Wacana menguasai kuarter kedua dengan raihan 14-10.
Momentum kebangkitan Satya Wacana terjadi di kuarter ketiga. Yo Sua yang masih tetap tajam mendapat sokongan dari Respati Ragil. Pada sisi Pacific, meskipun Gege Nagata kembali tajam dengan tambahan enam poin, Satya Wacana berhasil membalikkan keadaan. Sebuah layup dari Yo Sua menutup kuarter ketiga untuk keunggulan Satya Wacana 54-53.
Tertinggal 70-69 di empat detik terakhir, Satya Wacana sebenarnya memiliki peluang besar untuk menyamakan kedudukan. Yoppi France Giay yang sempat melepaskan slam dunk keras di kuarter empat memiliki jalur terbuka untuk menyamakan kedudukan. Sayang, bola terlalu licin untuk dikuasai. Waktu selesai tanpa mampu dimanfaatkan dengan baik.
Mental bertanding anak-anak payah. Mereka sedikit meremehkan Satya Wacana tadi. Jadinya defense amburadul. Untung masih menang. Lawan menjaga semua shooter, ternyata Hari (Suharsono) yang nembak, ujar Eddy Santoso, head coach Pacific Caesar Surabaya.
Gege Nagata seolah kembali menemukan sentuhannya setelah mencetak poin terbanyak bagi Pacific. Gege mencetak 29 poin. Poin terbanyak kedua dikumpulkan oleh Eko Sasmito dengan 15 poin.
Yo Sua yang terlihat cukup menyesal dengan kekalahan ini meraih poin terbanyak bagi Satya Wacana. Yo Sua mencetak 23 poin. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Game 3 Thunder vs Pacers NBA Finals 2025 di Vidio
Basket 10 Juni 2025, 12:28
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
LATEST UPDATE
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








