Timnas U-18 Gulung Pacific Caesar
Editor Bolanet | 8 Agustus 2012 21:15
- Kejutan diberikan Timnas Basket Indonesia U-18. Mereka mampu menggulung tim profesional Pacific Caesar Surabaya, 61-37 di DBL Arena Surabaya, Rabu (08/8).
Di kuarter pertama, Timnas U-18 sempat kerepotan menghadapi Pacific. Namun perlahan mereka mampu mengimbanginya. Skor sama kuat 16-16 menutup jalannya kuarter awal ini.
Barulah di kuarter kedua Timnas U-18 proyeksi FIBA Asia U-18 di Ulan Bator, Mongolia nanti itu menunjukkan permainan gemilang mereka. Point guard Yerikho Christphor menjadi ujung tombak dan pengatur serangan. Pacific yang kini diasuh mantan pelatih Bimasakti Nikko Steel, Edy Santoso akhirnya kelabakan. Walhasil, Timnas menyudahi perlawanan senior-senior mereka itu dengan keunggulan tiga setengah bola, 30-23.
Timnas asuhan pelatih asal Filipina, Nathaniel Canson, kian tak terbendung di kuarter ketiga. Mereka mampu unggul jauh 48-31 atas Pacific yang juga menurunkan bintang mereka .
Coach Edy Santoso rupanya lebih ingin memberi pengalaman kepada pemain-pemain muda Pacific. Terbukti, meski tertinggal, ia hanya menyimpan saja dua pemain veteran mereka, Harri Suharsono dan Pek King Day di bench.
Perolehan angka Timnas U-18 kian tak terkejar hingga kuarter terakhir. Rotai-demi rotasi yang dilakukan Edy Santoso tak berbuah hasil. Skor 61-37 untuk keunggulan Timnas U-18 menutup jalannya uji coba ini. (fjr/kny)
Di kuarter pertama, Timnas U-18 sempat kerepotan menghadapi Pacific. Namun perlahan mereka mampu mengimbanginya. Skor sama kuat 16-16 menutup jalannya kuarter awal ini.
Barulah di kuarter kedua Timnas U-18 proyeksi FIBA Asia U-18 di Ulan Bator, Mongolia nanti itu menunjukkan permainan gemilang mereka. Point guard Yerikho Christphor menjadi ujung tombak dan pengatur serangan. Pacific yang kini diasuh mantan pelatih Bimasakti Nikko Steel, Edy Santoso akhirnya kelabakan. Walhasil, Timnas menyudahi perlawanan senior-senior mereka itu dengan keunggulan tiga setengah bola, 30-23.
Timnas asuhan pelatih asal Filipina, Nathaniel Canson, kian tak terbendung di kuarter ketiga. Mereka mampu unggul jauh 48-31 atas Pacific yang juga menurunkan bintang mereka .
Coach Edy Santoso rupanya lebih ingin memberi pengalaman kepada pemain-pemain muda Pacific. Terbukti, meski tertinggal, ia hanya menyimpan saja dua pemain veteran mereka, Harri Suharsono dan Pek King Day di bench.
Perolehan angka Timnas U-18 kian tak terkejar hingga kuarter terakhir. Rotai-demi rotasi yang dilakukan Edy Santoso tak berbuah hasil. Skor 61-37 untuk keunggulan Timnas U-18 menutup jalannya uji coba ini. (fjr/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
-
Link Nonton NBA Playoffs Game 2: Golden State Warriors vs Houston Rockets di Vidio
Basket 23 April 2025, 17:30
LATEST UPDATE
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












