FIFA: Tidak Mudah Melawan Kasus Pengaturan Skor
Editor Bolanet | 16 Januari 2013 22:00
- Direktur keamanan FIFA, Ralf Mutschke menyatakan bahwa sepakbola masih akan berperang cukup lama guna memberantas kasus pengaturan skor oleh para mafia.
Mutschke mengatakan bahwa tahun lalu, FIFA telah melakukan investigasi terhadap 20 kasus pengaturan pertandingan. Bahkan ia pun menilai bahwa hal tersebut masih akan bisa terus berlanjut.
Mutschke yang juga merupakan mantan anggota interpol menuturkan bahwa secara realistis tak ada cara bagi pihak semua pihak di dalam sepakbola untuk menangani kejahatan yang begitu rapi. Pasalnya, pihak mafia sangat lihai dalam memanfaatkan kondisi persepakbolaan yang bobrok guna mendapatkan keuntungan besar dan memiliki resiko rendah.
Untuk itu, direktur keamanan tersebut meminta bantuan kepada aparat penegak hukum untuk melakukan investigasi. Selain itu ia juga mengerahkan rekan-rekannya di interpol guna melakukan penyelidikan.
Mutschke menilai bahwa pemberian pendidikan kepada para wasit, pemain, pejabat klub paling tidak akan bisa menampik adanya tawaran yang diberikan oleh pihak-pihak mafia pertandingan. (ndtv/bgn)
Mutschke mengatakan bahwa tahun lalu, FIFA telah melakukan investigasi terhadap 20 kasus pengaturan pertandingan. Bahkan ia pun menilai bahwa hal tersebut masih akan bisa terus berlanjut.
Mutschke yang juga merupakan mantan anggota interpol menuturkan bahwa secara realistis tak ada cara bagi pihak semua pihak di dalam sepakbola untuk menangani kejahatan yang begitu rapi. Pasalnya, pihak mafia sangat lihai dalam memanfaatkan kondisi persepakbolaan yang bobrok guna mendapatkan keuntungan besar dan memiliki resiko rendah.
Untuk itu, direktur keamanan tersebut meminta bantuan kepada aparat penegak hukum untuk melakukan investigasi. Selain itu ia juga mengerahkan rekan-rekannya di interpol guna melakukan penyelidikan.
Mutschke menilai bahwa pemberian pendidikan kepada para wasit, pemain, pejabat klub paling tidak akan bisa menampik adanya tawaran yang diberikan oleh pihak-pihak mafia pertandingan. (ndtv/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Bocoran FIFA Series 2026: Timnas Indonesia vs Bulgaria
Tim Nasional 14 Januari 2026, 22:59
LATEST UPDATE
-
Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:53
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37

















