
Bola.net - Piala Dunia 2026 belum dimulai, tetapi turnamen yang akan berlangsung di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat itu sudah diwarnai kontroversi. Laporan investigasi menyebut dua pemain yang akan tampil di ajang tersebut terlibat dalam dugaan kasus spot-fixing terkait kartu kuning.
Menurut laporan The Athletic, kedua pemain telah dilaporkan oleh pakar integritas independen kepada federasi nasional tempat klub mereka bernaung. Dugaan tersebut muncul setelah adanya pola taruhan mencurigakan yang terdeteksi dalam pertandingan yang mereka jalani dalam setahun terakhir.
Kasus ini tidak berkaitan dengan manipulasi hasil akhir pertandingan. Namun, penyelidikan berfokus pada dugaan tindakan sengaja untuk memunculkan insiden tertentu di lapangan yang memiliki nilai taruhan tinggi.
Temuan itu menambah perhatian terhadap aspek integritas menjelang bergulirnya turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Salah satu kasus disebut terjadi pada musim kompetisi yang sedang berjalan. Seorang pemain diduga sengaja menerima kartu kuning dalam laga liga agar menjalani skorsing sebelum pertandingan derby yang akan datang.
Dengan skenario tersebut, pemain yang bersangkutan tetap bisa tampil pada laga yang dianggap lebih penting. Dugaan itu kemudian menarik perhatian karena aktivitas taruhan pada pasar kartu kuning meningkat secara tidak biasa.
Lonjakan taruhan tersebut memicu sistem pemantauan untuk memberikan peringatan. Setelah itu, insiden dan pola taruhan terkait dilaporkan kepada federasi nasional yang berwenang.
Hingga saat ini, identitas pemain yang dimaksud belum diungkap demi menjaga jalannya proses investigasi.
Aktivitas Taruhan Mencurigakan Kembali Terdeteksi

Kasus kedua disebut terjadi bulan lalu. Dua perusahaan taruhan melaporkan aktivitas yang dianggap tidak wajar terkait kemungkinan seorang pemain menerima kartu kuning pada babak pertama.
Dalam pertandingan tersebut, pemain yang menjadi sorotan akhirnya mendapatkan kartu kuning setelah melakukan tiga pelanggaran dalam kurun waktu kurang dari lima menit pada babak pertama.
Laporan itu kemudian diteruskan kepada unit integritas federasi nasional terkait untuk ditindaklanjuti lebih lanjut.
Sama seperti kasus pertama, nama pemain yang terlibat tidak dipublikasikan karena penyelidikan masih berlangsung.
Spot-Fixing Jadi Ancaman di Era Taruhan Modern
Perkembangan pasar taruhan olahraga membuat perhatian terhadap kasus spot-fixing semakin meningkat. Berbeda dengan pengaturan skor konvensional, praktik ini berfokus pada manipulasi kejadian spesifik dalam pertandingan tanpa harus memengaruhi hasil akhir.
Insiden seperti kartu kuning, tendangan sudut, atau lemparan ke dalam menjadi sasaran karena dapat dipertaruhkan secara terpisah. Besarnya nilai taruhan pada pasar tersebut membuat pakar integritas menilai risiko penyalahgunaan semakin tinggi.
The Athletic melaporkan kedua pemain yang disorot berasal dari negara berbeda dan akan berpartisipasi di Piala Dunia 2026.
Temuan tersebut muncul ketika perhatian dunia mulai tertuju pada turnamen yang diperkirakan menjadi salah satu ajang olahraga paling banyak ditonton dalam sejarah.
FIFA Tegaskan Sikap terhadap Manipulasi Pertandingan
Menanggapi pertanyaan mengenai isu pengaturan pertandingan menjelang Piala Dunia 2026, FIFA menegaskan komitmennya terhadap integritas kompetisi.
Badan sepak bola dunia itu juga menyebut telah menyediakan sistem pelaporan khusus bagi pihak yang memiliki informasi terkait dugaan pelanggaran integritas.
"FIFA memiliki kebijakan tanpa toleransi terhadap pengaturan pertandingan (match manipulation). Untuk itu, FIFA menyediakan sistem pelaporan khusus yang sangat aman dan berbasis web, sehingga siapa pun dapat melaporkan dugaan atau informasi apa pun terkait pengaturan pertandingan maupun pelanggaran integritas dalam sepak bola," kata FIFA.
Kasus dugaan spot-fixing yang melibatkan dua pemain peserta Piala Dunia 2026 kini masih berada dalam tahap penanganan oleh otoritas terkait, sementara persiapan menuju turnamen terus berjalan.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 06:00Spanyol Juara Dunia, Luis De La Fuente: Mana Tatto-mu, Cucurella?
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 08:30Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 21 Juli 2026 06:00Spanyol Juara Dunia, Luis De La Fuente: Mana Tatto-mu, Cucurella?
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 09:29Ketua IDI TTU Diperiksa, Ungkap Laporan Intimidasi Dokter Icha
-
Liputan6 21 Juli 2026 08:30Top 3: Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Hemat Rp 50 Triliun
-
Liputan6 21 Juli 2026 08:23Menkum Ungkap Alasan Biaya Lepas Status WNI Naik Jadi Rp 5 Juta
-
Liputan6 21 Juli 2026 08:15Prabowo Minta Kajian Beri Bantuan Bahan Bangunan untuk Masyarakat
-
Liputan6 21 Juli 2026 07:27KPK Wanti-Wanti Potensi Korupsi Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp 1,8 T
MOST VIEWED
Rodri MVP, Mbappe Top Skor, Inilah Daftar Lengkap Penghargaan Piala Dunia 2026
Prediksi Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, 20 Juli 2026
Jangan Ditiru! Leandro Paredes Cekik dan Jungkalkan Pemain Spanyol usai Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026
Pengakuan Jujur Ferran Torres: Messi Buat Spanyol Kena Mental!
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302653/original/019167900_1784600959-175027.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302235/original/005037200_1784537483-1000382590.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5188822/original/006176700_1744712084-image1__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)

