Olimpiade: Bermain Buruk, Spanyol Takluk
Editor Bolanet | 26 Juli 2012 23:14
- Genderang Olimpiade akhirnya resmi ditabuh. Dalam pesta olahraga terbesar dunia ini, cabang sepakbola tetap menjadi yang paling dinanti. Di partai awal grup D, Spanyol harus mengakui keunggulan Jepang dengan skor 0-1.
Pertandingan ini berlangsung di Hampden Park, Kamis (26/7). Spanyol yang menjadi salah satu kandidat kuat peraih medali emas takluk oleh determinasi para pemain muda Samurai Biru.
La Rojita ternyata tak mampu menunjukkan permainan tiki-taka seperti yang selalu dipakai oleh para seniornya. Passing Spanyol yang kacau membuat Jepang bisa dengan mudah menetralisir setiap serangan mereka.
Tidak adanya pengatur serangan andal di lapangan tengah mengakibatkan alur serangan mereka tak tertata rapi. hasilnya, Spanyol kesulitan menembus pertahanan jepang yang disiplin.
Di lain pihak, bermain dengan efektif. Mengandalkan serangan-serangan balik, Jepang berhasil menjebol jala David De Gea pada menit ke 34. Lewat sebuah tendangan sudut, Yuki Otsu berhasil memperdaya De Gea untuk membawa Jepang unggul.
Spanyol semakin kesulitan ketika Inigo Martinez diusir wasit karena menjatuhkan Kensuke Nagai. Gol Otsu itu menjadi pembeda hingga babak pertama usai.
Di babak kedua, Spanyol mencoba melakukan perubahan dengan mengganti beberapa pemain. Luis Milla memasukkan Oriol Romeu, Cristian Tello, dan Ander Herrera untuk mempertajam penyerangan.
Bukannya tampil lebih agresif, Spanyol justru semakin sering diserang oleh Jepang. La Rojita beruntung karena pemain Jepang banyak membuang kesempatan mencetak gol. Dan hingga pertandingan usai, Spanyol tetap tak mampu mengejar ketertinggalan.
hasil ini menempatkan Jepang di puncak klasemen Grup D, sedangkan Spanyol untuk sementara harus menghuni posisi juru kunci. Honduras dan Maroko yang bermain imbang 2-2 berada di posisi 2 dan 3 klasemen. (bola/hsw)
Pertandingan ini berlangsung di Hampden Park, Kamis (26/7). Spanyol yang menjadi salah satu kandidat kuat peraih medali emas takluk oleh determinasi para pemain muda Samurai Biru.
La Rojita ternyata tak mampu menunjukkan permainan tiki-taka seperti yang selalu dipakai oleh para seniornya. Passing Spanyol yang kacau membuat Jepang bisa dengan mudah menetralisir setiap serangan mereka.
Tidak adanya pengatur serangan andal di lapangan tengah mengakibatkan alur serangan mereka tak tertata rapi. hasilnya, Spanyol kesulitan menembus pertahanan jepang yang disiplin.
Di lain pihak, bermain dengan efektif. Mengandalkan serangan-serangan balik, Jepang berhasil menjebol jala David De Gea pada menit ke 34. Lewat sebuah tendangan sudut, Yuki Otsu berhasil memperdaya De Gea untuk membawa Jepang unggul.
Spanyol semakin kesulitan ketika Inigo Martinez diusir wasit karena menjatuhkan Kensuke Nagai. Gol Otsu itu menjadi pembeda hingga babak pertama usai.
Di babak kedua, Spanyol mencoba melakukan perubahan dengan mengganti beberapa pemain. Luis Milla memasukkan Oriol Romeu, Cristian Tello, dan Ander Herrera untuk mempertajam penyerangan.
Bukannya tampil lebih agresif, Spanyol justru semakin sering diserang oleh Jepang. La Rojita beruntung karena pemain Jepang banyak membuang kesempatan mencetak gol. Dan hingga pertandingan usai, Spanyol tetap tak mampu mengejar ketertinggalan.
hasil ini menempatkan Jepang di puncak klasemen Grup D, sedangkan Spanyol untuk sementara harus menghuni posisi juru kunci. Honduras dan Maroko yang bermain imbang 2-2 berada di posisi 2 dan 3 klasemen. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Spanyol vs Serbia: Brace Mikel Oyarzabal Bawa La Roja Menang 3-0
Piala Dunia 28 Maret 2026, 05:13
-
Finalissima Argentina vs Spanyol Resmi Batal, Lionel Messi Kecewa
Bola Dunia Lainnya 16 Maret 2026, 13:19
-
Spanyol vs Argentina di La Finalissima Terancam Batal di Qatar, Ada Apa?
Piala Dunia 10 Maret 2026, 14:58
LATEST UPDATE
-
Stok Bek Kiri Timnas Indonesia Melimpah, John Herdman Punya Banyak Opsi
Tim Nasional 1 April 2026, 21:42
-
Final Four Proliga 2026 Memasuki Fase Krusial
Voli 1 April 2026, 19:28
-
Lewandowski hingga Donnarumma, 6 Bintang Top Absen di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 April 2026, 19:28
LATEST EDITORIAL
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
















