Pesan Presiden FIFA Gianni Infantino di Hari Toleransi Internasional: Sepak Bola Harus Jadi Ruang Aman Tanpa Celaan
Asad Arifin | 16 November 2025 17:37
Bola.net - Hari Toleransi Internasional yang diperingati pada 16 November, menghadirkan pengingat penting bagi dunia tentang nilai saling menghargai di tengah keragaman. FIFA sebagai induk organisasi sepak bola dunia ingin olahraga ini menjadi ruang inklusif secara menyeluruh.
Di tengah maraknya konflik, ujaran kebencian, dan pelecehan digital yang semakin tak terbendung, sepak bola memainkan peran penting sebagai ruang besar perjumpaan manusia. Sejalan dengan itu, FIFA menegaskan komitmennya menjaga sepak bola tetap menjadi ruang yang aman, inklusif, dan terbuka bagi siapa pun.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyampaikan pesan khusus pada Hari Toleransi Internasional. Melalui unggahan di media sosial, ia menekankan kembali misi FIFA untuk melindungi pemain, pelatih, ofisial, hingga penggemar dari segala bentuk pelecehan, termasuk yang terjadi di ranah digital.
"Pada Hari Toleransi Internasional, saya ingin menegaskan bahwa sepak bola harus menjadi ruang yang aman dan inklusif, di lapangan, di tribune, dan daring," tulis Gianni Infantino di akun Instagram resmi miliknya.
FIFA Perkuat Perlindungan dari Pelecehan Digital

FIFA menyadari bahwa serangan dan pelecehan di media sosial telah menjadi ancaman serius bagi mental para pelaku sepak bola. Dari pemantauan lembaga itu sejak 2022, lebih dari 30 ribu unggahan bernada pelecehan ditemukan, bahkan 11 individu di antaranya harus berhadapan dengan proses hukum karena tindakannya.
Selain itu, FIFA juga melaporkan lebih dari 65 ribu unggahan bermasalah untuk ditinjau dan dihapus oleh platform media sosial.
Pada gelaran Piala Dunia Antarklub 2025, sebanyak 2.401 akun di lima platform media sosial diamati oleh FIFA Social Media Protection Service. Kegiatan pemantauan ini bukan tindakan sesaat.
FIFA menegaskan bahwa upaya yang dimulai sejak Piala Dunia 2022 Qatar akan terus berlanjut, termasuk pada Piala Dunia 2026 untuk memastikan ekosistem sepak bola tetap steril dari pelecehan.
"Melalui FIFA Social Media Protection Service dan dengan memanfaatkan teknologi canggih serta keahlian manusia, FIFA mengambil tindakan tegas untuk melindungi pemain, pelatih, tim, dan ofisial pertandingan dari bahaya serius yang disebabkan oleh pelecehan daring," kata Infantino.
Pesan Tegas Infantino untuk Dunia Sepak Bola

Dalam pesannya, Infantino menyoroti pentingnya menjadikan sepak bola sebagai arena yang benar-benar inklusif. Ia menegaskan bahwa keamanan di lapangan, tribun, hingga dunia daring adalah hal yang tidak bisa ditawar.
Perkembangan teknologi dan sistem pemantauan FIFA diharapkan mampu menekan peredaran pelecehan digital secara signifikan.
"Pesan kami jelas: pelecehan tidak memiliki tempat dalam olahraga kami, dan kami akan terus bekerja sama dengan Asosiasi Anggota, konfederasi, dan otoritas penegak hukum untuk meminta pertanggungjawaban para pelaku," kata Infantino.
"Perilaku ini tidak memiliki tempat dalam sepak bola atau di masyarakat, dan FIFA mengambil semua langkah yang memungkinkan dengan melaporkan insiden ini dan juga dengan memasukkan individu ke dalam daftar hitam agar tidak membeli tiket turnamen FIFA," tutup pria kelahiran Swiss tersebut.
Baca Ini Juga:
- Jelang Lawan Norwegia, Federico Dimarco Pesimis Italia Bisa Menang Ugal-ugalan Dengan Skor 9-0!
- Portugal Ajukan Banding ke FIFA, Berupaya Kurangi Hukuman Cristiano Ronaldo
- Jurgen Klopp Resmi Akan Kembali ke Pinggir Lapangan, tapi Tidak Seperti yang Dibayangkan
- Rekap Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026 Tadi Malam: Spanyol dan Swiss Menang Besar, Belgia Tertahan
- Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa Tadi Malam: Kroasia Lolos, Belanda Tertahan, Jerman Perkasa
- Hasil Luksemburg vs Jerman: Dua Gol Nick Woltemade Bawa Die Mannschaft Makin Dekat ke Piala Dunia!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Diprotes, Di Mana Letak Kesalahan Terbesar FIFA?
Piala Dunia 18 Desember 2025, 10:55
LATEST UPDATE
-
Geger! Media Inggris Ramai Kabarkan Chelsea Pecat Enzo Maresca Hari Ini Juga
Liga Inggris 1 Januari 2026, 19:18
-
Mimpi Siang Bolong Barcelona: Ingin Julian Alvarez tapi Dompet Kosong
Liga Spanyol 1 Januari 2026, 18:41
-
3 Bukti Timnas Indonesia Sudah Naik Level Sepanjang 2025, Bukan Lagi Tim Hore
Tim Nasional 1 Januari 2026, 17:59
-
Gvardiol Bongkar Rahasia Dapur Man City: Pep Guardiola Terobsesi 24 Jam!
Liga Inggris 1 Januari 2026, 17:48
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43







