
Bola.net - Timnas Italia menghadapi situasi yang nyaris mustahil jelang laga pamungkas Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. Azzurri harus menang dengan selisih sembilan gol atas Timnas Norwegia jika ingin merebut posisi puncak Grup I dan lolos otomatis ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tahun depan. Tugas itu menjadi semakin berat karena laga berlangsung di San Siro, venue yang justru menambah tekanan besar bagi skuad Gennaro Gattuso.
Saat ini Italia tertahan di posisi kedua klasemen dengan 18 poin dari tujuh pertandingan. Kemenangan memang akan menyamakan poin mereka dengan Norwegia, namun selisih gol menjadi batu sandungan besar. Norwegia memiliki surplus 29 gol, sementara Italia hanya 12, membuat Azzurri wajib menang dengan margin ugal-ugalan agar bisa menyalip Erling Haaland dan kolega.
Kondisi tersebut membuat publik Italia bertanya-tanya, masih adakah ruang untuk keajaiban? Secara matematis peluang itu tetap ada, tetapi secara realistis, tugas ini tampak terlalu berat untuk dituntaskan dalam satu pertandingan. Satu-satunya cara untuk menghindari playoff pada Maret mendatang adalah menang dengan skor yang tak pernah dicapai Italia dalam laga kompetitif modern.
Meski tekanan menggunung, Azzurri tetap membutuhkan kemenangan di Milan. Setidaknya, tiga poin akan menjaga momentum positif mereka dan menambah kepercayaan diri sebelum memasuki babak playoff yang sangat tidak diinginkan.
Dimarco Akui Mustahil Italia Geser Norwegia

Federico Dimarco menjadi sosok yang paling jujur menghadapi situasi ini. Dalam konferensi pers jelang pertandingan, bek kiri Inter tersebut mengungkapkan bahwa peluang Italia untuk menggusur Norwegia dari puncak klasemen sangat kecil. Ia menyebut bahwa kemenangan sembilan gol bukan hanya sulit, tetapi bahkan tidak realistis untuk dibayangkan.
Dimarco menyadari bahwa meraih kemenangan untuk menyamakan poin saja sudah menjadi tantangan, apalagi mencetak sembilan gol tanpa balas melawan tim yang sepanjang kualifikasi tampil konsisten. Norwegia terbukti solid sejak pertemuan pertama dan memiliki lini serang eksplosif yang bisa membahayakan kapan saja.
Meski demikian, Dimarco menegaskan bahwa Italia tetap akan berjuang untuk meraih kemenangan. Ia menyebut laga ini penting untuk menjaga ritme bermain sekaligus mempersiapkan fondasi yang kuat jika nantinya harus melangkah ke jalur playoff. Menang tetap menjadi prioritas agar kepercayaan diri tim tidak goyah di momen krusial.
Dalam pernyataan pada media, dikutip dari FCInterNews, Dimarco berkata: “Membalikkan keadaan itu sulit, bahkan mustahil. Setelah membalikkan keadaan 9-0, ini adalah pertandingan terakhir kami sebelum babak play-off di bulan Maret, jadi kami perlu menguji beberapa hal. Menang membantu Anda terus menang.”
Peringatan Dimarco Pada Norwegia

Terlepas dari situasi sulit yang dihadapi, Dimarco meyakini bahwa Italia kini bukan lagi tim yang sama seperti ketika kalah di Oslo pada pertemuan pertama. Ia menyebut banyak hal telah berubah, baik dari segi mentalitas maupun gaya bermain. Di bawah asuhan Gennaro Gattuso, Azzurri mulai menemukan kembali identitas permainan mereka meski masih tampil naik-turun di beberapa laga terakhir.
Italia menunjukkan progres positif dalam perjalanan kualifikasi, termasuk mengoleksi enam kemenangan beruntun jelang duel kontra Norwegia. Meskipun kemenangan tipis 2-0 atas Moldova sempat menjadi sorotan, Dimarco melihat adanya perkembangan signifikan dalam organisasi dan kreativitas tim, bahkan dirinya turut mencatatkan assist setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Menurutnya, pertandingan melawan Norwegia akan menjadi ujian sejati untuk mengukur sejauh mana peningkatan tersebut. Azzurri harus bisa memperbaiki penampilan buruk di Oslo dan memastikan mereka masuk ke fase berikutnya dengan modal positif, apa pun hasil akhir di San Siro nanti.
“Kami akan menghadapi tim yang kuat: kami melihatnya di pertandingan pertama. Tapi kami bukan tim yang sama seperti di Oslo. Itu penampilan yang buruk. Besok kami perlu membuktikan seberapa besar peningkatan kami dan meraih kemenangan ketujuh berturut-turut," koar Dimarco.
Klasemen Grup I
(FCInterNews)
Baca Juga:
- Prediksi Italia vs Norwegia 17 November 2025
- Kenapa Italia Susah Payah Kalahkan Moldova? Ini Penjelasan Gianluca Mancini
- Trauma 2018 dan 2022 Menghantui: Playoff Piala Dunia itu Sulit, Italia!
- Italia Terancam Tak Lolos Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso Geram Dicemooh Suporter Sendiri, Kesal dengan Aturan Kualifikasi yang Janggal
- Syarat Timnas Italia Lolos Otomatis ke Piala Dunia 2026: Harus Menang dengan Selisih 9 Gol?
- Italia vs Norwegia: Misi Berat Azzurri Jaga Asa Lolos Otomatis ke Piala Dunia 2026
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 27 Oktober 2026 19:45Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
-
Liga Spanyol 27 Oktober 2026 19:41Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
-
Liga Inggris 27 Oktober 2026 19:30Pemecatan Michael Carrick Ditunda! Laga Lawan Chelsea Jadi Penentuan!
-
Liga Inggris 27 Oktober 2026 19:13AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
-
Bola Indonesia 27 Oktober 2026 17:30Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 27 Oktober 2026 19:58Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
-
Liga Inggris 27 Oktober 2026 19:45Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
-
Liga Spanyol 27 Oktober 2026 19:41Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
-
Bola Indonesia 27 Oktober 2026 19:40Prediksi Persib vs Melbourne Victory 28 Oktober 2026
-
Liga Inggris 27 Oktober 2026 19:30Pemecatan Michael Carrick Ditunda! Laga Lawan Chelsea Jadi Penentuan!
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 27 Oktober 2026 08:15Rekap Ballon d'Or 2026: Daftar Lengkap Para Pemenang Penghargaan
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:41Alexia Putellas Raih Ballon d'Or Feminin 2026, Sempurnakan Comeback
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:28Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:21Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
-
piala dunia 27 Oktober 2026 05:55Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
-
piala dunia 27 Oktober 2026 05:45Luis de la Fuente Raih Men's Coach of the Year 2026, Cetak Sejarah
SOROT
-
Liputan6 27 Oktober 2026 19:44Sestama BNPB Dicecar KPK Soal Pengadaan Dana Bencana
-
Liputan6 27 Oktober 2026 19:12BRIN Punya 4 Kandidat Vaksin Malaria, Prabowo Minta Riset Dipercepat
-
Liputan6 27 Oktober 2026 18:48Ada Demo Sumpah Pemuda Besok, TNI-Polri Kawal Jakarta
-
Liputan6 27 Oktober 2026 17:41Cak Imin: MBG Serap 1,3 Juta Tenaga Kerja
-
Liputan6 27 Oktober 2026 17:28DPR Wanti-wanti Potensi Kepentingan Asing di RUU Perampasan Aset
-
Liputan6 27 Oktober 2026 16:17DPR Soroti Kasus Montir Dicatut Jadi Pemilik McLaren
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383849/original/084953800_1793105056-IMG_20261027_173154_121.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383841/original/017191300_1793103340-IMG_0345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3615998/original/074288400_1635414615-20211028-Aksi-Mahasiswa-Dan-Buruh-Peringati-Hari-Sumpah-Pemuda-FANANI-12.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511551/original/045597200_1771912531-SPPG.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356106/original/025282300_1790153036-85d3e4f0-6ca9-48a2-bdad-4b5d189bfb54.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382614/original/000993500_1793003285-IMG-20261026-WA0019.jpg)
