"Tribun Berdiri di Stadion Lebih Menarik"
Editor Bolanet | 9 November 2011 19:25
- Salah satu arsitek pembuat stadion-stadion utama dunia, John Barrow, menyatakan kalau tribun untuk penonton berdiri dapat kembali dikembangkan dengan prosedur keselamatan yang lebih baik.
Saya pikir itu (tribun berdiri) dapat saja hadir kembali, kata John Barrow dari Populous, arsitek yang ikut merencanakan dan mendesain stadion-stadion di seluruh dunia, termasuk Soccer City di Johannesburg dan Stadion Olympic London.
Kami sebagai desainer tidak memiliki masalah dengan tibun berdiri sama sekali. Hal itu tentu saja membutuhkan legislasi, diatur, dan diurus dengan mempertimbangkan keamanan, namun dalam urusan keamanan, hal itu dapat dicapai tanpa masalah apapun di area-area yang kecil, jelasnya.
Namun, itu harus diatur sebaik-baiknya, Anda membutuhkan lebih banyak ofisial, dan area keluarga harus diletakkan terpisah sehingga para keluarga merasa aman.
Anda juga harus memastikan kalau penonton di belakang dapat menyaksikan pertandingan tanpa gangguan penglihatan.
Sebelumnya, tribun berdiri telah dilarang di stadion-stadion Inggris setelah tragedi Hillsborough di Sheffield pada 1989. Stadion-stadion untuk kompetisi Internasional seperti Liga Champions, Piala Dunia, dan kejuaraan Eropa semua tibunnya juga dengan kursi.
Bagaimanapun, itu diizinkan di pertandingan domestik di Jerman, di mana banyak klub mencopot kursi-kursi untuk membuat tribun berdiri di Liga Jerman, dan mereka memasangnya kembali saat melakukan pertandingan Internasional.
Memiliki area berdiri adalah hal yang hebat, kata Burrow, saat konferensi International Football Arena.
Mereka meningkatkan kegembiraan di stadion, khususnya saat terjadi gol.
Jika undang-undang mengizinkan klub-klub papan atas kembali memiliki area berdiri, itu dapat membantu klub yang ingin membesarkan kapasitas, dan memasukkan lebih banyak pemuda, pungkasnya. (reu/end)
Saya pikir itu (tribun berdiri) dapat saja hadir kembali, kata John Barrow dari Populous, arsitek yang ikut merencanakan dan mendesain stadion-stadion di seluruh dunia, termasuk Soccer City di Johannesburg dan Stadion Olympic London.
Kami sebagai desainer tidak memiliki masalah dengan tibun berdiri sama sekali. Hal itu tentu saja membutuhkan legislasi, diatur, dan diurus dengan mempertimbangkan keamanan, namun dalam urusan keamanan, hal itu dapat dicapai tanpa masalah apapun di area-area yang kecil, jelasnya.
Namun, itu harus diatur sebaik-baiknya, Anda membutuhkan lebih banyak ofisial, dan area keluarga harus diletakkan terpisah sehingga para keluarga merasa aman.
Anda juga harus memastikan kalau penonton di belakang dapat menyaksikan pertandingan tanpa gangguan penglihatan.
Sebelumnya, tribun berdiri telah dilarang di stadion-stadion Inggris setelah tragedi Hillsborough di Sheffield pada 1989. Stadion-stadion untuk kompetisi Internasional seperti Liga Champions, Piala Dunia, dan kejuaraan Eropa semua tibunnya juga dengan kursi.
Bagaimanapun, itu diizinkan di pertandingan domestik di Jerman, di mana banyak klub mencopot kursi-kursi untuk membuat tribun berdiri di Liga Jerman, dan mereka memasangnya kembali saat melakukan pertandingan Internasional.
Memiliki area berdiri adalah hal yang hebat, kata Burrow, saat konferensi International Football Arena.
Mereka meningkatkan kegembiraan di stadion, khususnya saat terjadi gol.
Jika undang-undang mengizinkan klub-klub papan atas kembali memiliki area berdiri, itu dapat membantu klub yang ingin membesarkan kapasitas, dan memasukkan lebih banyak pemuda, pungkasnya. (reu/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Liga Italia: Milan vs Atalanta
Liga Italia 10 Mei 2026, 22:48
-
Otomotif 10 Mei 2026, 20:04

-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 10 Mei 2026, 20:04
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Grand Prix Prancis di Le Mans
Otomotif 10 Mei 2026, 20:03














