
Bola.net - Kompetisi Liga Champions selalu menjadi tolok ukur tertinggi dalam sepak bola Eropa. Gelar ini sering kali menentukan bagaimana seorang pemain dikenang dalam sejarah.
Banyak pemain hebat tetap dianggap luar biasa meski gagal menjuarai turnamen ini. Namun, dalam era modern, trofi Liga Champions semakin penting dalam penilaian warisan pemain.
Sejumlah legenda seperti Ronaldo Nazario bahkan tidak pernah meraihnya. Padahal, ia bermain untuk beberapa tim besar yang pernah menjuarai kompetisi tersebut.
Tekanan untuk meraih gelar ini kini semakin besar bagi para pemain aktif. Terutama bagi mereka yang sudah mengoleksi berbagai trofi lain.
Berikut adalah 10 pemain aktif yang masih membutuhkan trofi Liga Champions untuk menyempurnakan warisan karier mereka.
1. Kylian Mbappe

Kylian Mbappe menjadi salah satu pemain dengan catatan gol tinggi di Liga Champions tanpa pernah meraih trofi. Ia mencetak 70 gol dari 98 pertandingan di kompetisi tersebut.
Jumlah tersebut hanya kalah dari beberapa nama besar seperti Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Robert Lewandowski, Karim Benzema, dan Raul. Catatan ini menunjukkan konsistensinya sebagai penyerang top Eropa.
Sejauh ini, ia baru sekali tampil di final Liga Champions. Momen itu terjadi saat membela Paris Saint-Germain pada 2020, ketika kalah dari Bayern Munchen.
Meski sudah menjadi juara dunia bersama tim nasional Prancis, trofi Liga Champions masih belum diraihnya. Bahkan setelah bergabung dengan Real Madrid, ia belum mampu membawa tim melangkah lebih jauh dari perempat final.
2. Lamine Yamal

Lamine Yamal sudah menunjukkan potensi besar sejak usia muda. Di usia 18 tahun, ia telah mencetak 11 gol dari 33 pertandingan di Liga Champions bersama Barcelona.
Di kompetisi domestik, kontribusinya juga terlihat dengan 30 gol dari 101 laga di La Liga. Catatan ini menunjukkan perkembangan pesat yang mengarah pada karier level elite.
Barcelona sendiri masih memburu gelar Liga Champions yang terakhir diraih pada 2015. Meski tersingkir di perempat final musim ini, peluang untuk meraih trofi masih terbuka di masa depan.
Yamal memiliki waktu panjang untuk mencapai level tertinggi. Namun untuk benar-benar sejajar dengan legenda seperti Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo, ia perlu membuktikannya dengan gelar besar.
3. Harry Kane

Harry Kane meninggalkan Tottenham Hotspur pada 2023 demi mengejar trofi. Ia kemudian bergabung dengan FC Bayern Munich yang dikenal dominan di Bundesliga.
Banyak yang menilai ia harus memenangkan Liga Champions untuk membenarkan kepindahannya. Namun pada musim pertamanya, Bayern justru gagal meraih trofi dan hanya finis ketiga di liga.
Situasi membaik ketika Bayern kembali menjuarai Bundesliga pada musim berikutnya. Kane pun akhirnya meraih trofi pertama dalam kariernya, meski perjalanan di Liga Champions terhenti di perempat final.
Dengan lebih dari 500 gol sepanjang karier, Kane tetap menjadi salah satu striker terbaik generasinya. Di usia 32 tahun, ia membutuhkan waktu yang tepat untuk akhirnya meraih gelar Liga Champions.
4. Michael Olise

Michael Olise tampil luar biasa bersama Bayern Munchen musim ini. Ia mencatatkan jumlah assist yang sangat tinggi dan menjadi salah satu yang terbaik dalam beberapa musim terakhir.
Sebelumnya, ia dikenal saat bermain untuk Crystal Palace di Premier League. Namun saat itu ia lebih sering tampil di tim papan tengah.
Kini, peluangnya untuk meraih penghargaan individu semakin terbuka. Jika Bayern meraih treble dan Prancis sukses di Piala Dunia, namanya bisa masuk kandidat Ballon d'Or.
Meski sukses domestik Bayern sudah dianggap hal biasa, Liga Champions menjadi pembeda utama. Gelar tersebut bisa mengangkat status Olise ke level tertinggi dalam kariernya.
5. Pedri

Pedri telah mencatatkan lebih dari 200 penampilan bersama Barcelona sejak didatangkan dari Las Palmas pada 2020. Di usia 23 tahun, ia sudah menjadi bagian penting di lini tengah tim.
Kontribusinya di Liga Champions belum terlalu menonjol dari sisi gol. Ia baru mencetak satu gol di kompetisi tersebut sejak musim debutnya.
Namun kekuatan utamanya terletak pada kemampuan mengatur permainan. Umpan dan dribel yang dimilikinya membuat ritme permainan tim berjalan dengan baik.
Ia sempat bermain lebih dari 1.100 menit saat Barcelona mencapai semifinal Liga Champions musim lalu. Meski begitu, trofi masih menjadi target penting untuk mengukuhkan statusnya di level tertinggi.
6. Bukayo Saka

Bukayo Saka menjadi salah satu pemain kunci bagi Arsenal dalam beberapa musim terakhir. Timnya kini berambisi meraih gelar besar setelah beberapa kali hanya menjadi runner-up.
Selain Premier League, peluang di Liga Champions juga mulai diperhitungkan. Kesuksesan di kompetisi tersebut akan menjadi pencapaian besar dalam karier Saka.
Sejauh ini, ia baru meraih trofi seperti FA Cup dan Community Shield. Hal itu membuat dorongan untuk memenangkan lebih banyak gelar semakin kuat.
Setelah memperpanjang kontrak jangka panjang, Saka menegaskan ambisinya untuk memenangkan segalanya bersama Arsenal. Jika berhasil termasuk di Liga Champions, statusnya di level dunia akan semakin meningkat.
7. Declan Rice

Declan Rice menjadi pilar penting di lini tengah Arsenal sejak bergabung pada 2023. Ia datang dari West Ham setelah meraih gelar Europa Conference League.
Rice menunjukkan bahwa ia siap bermain di level lebih tinggi. Ia mampu beradaptasi dengan cepat di kompetisi Liga Champions.
Performanya bahkan membuatnya masuk dalam Team of the Season Liga Champions 2024/25. Pencapaian itu diraih setelah Arsenal melaju hingga semifinal.
Kini di usia 27 tahun, ia berada di puncak kariernya. Rice tentu ingin kembali meraih trofi dan menambah koleksi gelarnya di level tertinggi.
8. Lautaro Martinez

Lautaro Martinez telah tampil di dua final Liga Champions dalam tiga musim terakhir. Ia bersama Inter Milan kalah dari Manchester City pada 2023 dan dari PSG pada 2025.
Performa impresifnya juga membuatnya masuk dalam persaingan Ballon d'Or 2024. Ia bahkan meraih penghargaan pemain terbaik Serie A sebelum akhirnya finis di posisi ketujuh.
Selama delapan musim bersama Inter, ia telah mencetak lebih dari 170 gol. Namun ia sering bermain dalam duet penyerang, sehingga muncul pertanyaan soal perannya sebagai ujung tombak utama.
Jika mampu membawa Inter meraih gelar Liga Champions, reputasinya akan semakin meningkat. Namun peluang itu tidak akan terwujud musim ini setelah timnya tersingkir lebih awal.
9. Luis Diaz

Luis Diaz tampil impresif sejak bergabung dengan Bayern Munchen dari Liverpool. Ia sudah mencatatkan dua digit gol di Bundesliga sebelum akhir Januari.
Sebelumnya, ia pernah mencapai final Liga Champions bersama Liverpool. Momen itu terjadi pada musim debutnya setelah didatangkan dari Porto.
Namun setelah itu, Liverpool tidak mampu melangkah jauh di kompetisi tersebut. Mereka hanya mencapai babak 16 besar dalam beberapa musim berikutnya.
Kini Diaz menjalani salah satu musim terbaik dalam kariernya bersama Bayern. Di usia 29 tahun, ia masih berambisi meraih gelar Liga Champions untuk mengukuhkan level permainannya.
10. Raphinha

Raphinha menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di Barcelona musim lalu. Ia mencetak 13 gol dari 14 pertandingan di Liga Champions dan menjadi top skor bersama.
Performa tersebut membuatnya finis di posisi kelima dalam perburuan Ballon d'Or. Itu menjadi musim terbaik dalam kariernya sejauh ini.
Sebelum bergabung dengan Barcelona pada 2022, ia belum pernah bermain di Liga Champions. Pengalamannya hanya terbatas di Liga Europa bersama beberapa klub sebelumnya.
Kini di usia 29 tahun, ia sudah menjadi pemain kunci tim. Namun peluang meraih Liga Champions pada 2026 sudah tidak lagi terbuka baginya bersama Barcelona.
Sumber: Planet Football
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 6 Mei 2026 23:50 -
Liga Champions 6 Mei 2026 23:32 -
Liga Spanyol 6 Mei 2026 23:20 -
Liga Champions 6 Mei 2026 22:49 -
Liga Champions 6 Mei 2026 22:31 -
Liga Champions 6 Mei 2026 21:53
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 7 Tim yang Mampu Comeback Usai Kalah di Leg Pertam...
- 5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalka...
- Jangan Panik! 5 Alasan Arsenal Masih Punya Harapan...
- Gratis tapi Berkelas, 15 Bintang Top yang Bisa Dir...
- 6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
- Peta Kekuatan Semifinal Liga Champions: PSG Terdep...
- 9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid da...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496554/original/096495200_1770548049-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5579794/original/080237500_1778074981-IMG-20260506-WA0074.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/4216303/original/039199600_1667715598-03.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/3977602/original/035575500_1648500851-WhatsApp_Image_2022-03-29_at_04.50.57.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5579723/original/094079700_1778067193-1001230011.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5579717/original/030932800_1778065106-WhatsApp_Image_2026-05-06_at_16.20.16.jpeg)
