Benahi Sepak Bola Indonesia, PSSI Kompak Kerja Bareng Kemenpora
Iwan Tantomi | 17 Desember 2018 07:57
Bola.net - - Sudah bukan rahasia lagi, jika sepak bola Indonesia belum sepenuhnya berjalan baik. Beragam masalah pun masih kerap ditemui. Kalau tidak urusan manajemen, permasalahan kadang timbul dari sisi suporter yang terlalu fanatik. Hal inilah yang membuat PSSI berinisiatif untuk bekerja sama dengan Kemenpora, agar ke depan beragam permasalahan semacam itu bisa diminimalkan.
Salah satu masalah yang belakangan ini cukup menghangat adalah pengaturan skor. Seperti diketahui, masalah pengaturan skor dalam pertanidngan sepak bola di Indonesia kembali ramai setelah Manajer Madura FC, Yanuar, dan mantan pelaku match fixing, Bambang Suryo, menyebutkan nama anggota Exco PSSI, Hidayat, dan pemilik klub Mojokerto Putra, Vigit Waluyo, sebagai aktor dalam pengaturan skor ketika diundang bicara dalam talkshow Mata Najwa.
Kemunculan beberapa nama tersebut membuat Sesmenpora Gatot S Dewa Broto merasa tak perlu menunggu lama untuk membuat laporan kepada kepolisian, khususnya terkait pengaturan skor pertandingan sepak bola yang tengah ramai beberapa hari belakangan. Bahkan Gatot S Dewa Broto juga mengharapkan PSSI proaktif untuk melaporkan nama-nama tersebut ke kepolisian.
Sementara itu, Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, yang menjadi pembicara dalam diskusi Free Kick yang diadakan PSSI Pers, Jumat (30/11/2018), menegaskan kesiapan untuk bekerja sama dengan Kemenpora, maupun dengan pihak-pihak yang memiliki bukti investigasi terhadap permasalahan tersebut.
Ratu Tisha menjelaskan setelah mendapatkan laporan yang kemudian diserahkan kepada Komisi Disiplin untuk diselidiki lebih lanjut, maka Komdis PSSI kemudian akan menyidangkan dan mengambil keputusan terkait pelanggaran tersebut. Putusan-putusan diambil berdasarkan Kode Disiplin PSSI, dan satu bentuk produknya adalah hukuman dilarang beraktivitas dalam dunia sepak bola seumur hidup. Saat ini PSSI bekerja sama dengan Genius Sports, sebuah lembaga konsultan yang akan memberikan laporan, dan mengidentifikasi ketika ada anomali dalam sebuah pertandingan.
"Kami bukan hanya bersedia, tapi memang sudah menunggu kerja sama yang erat antara Kemenpora dan PSSI. Kami akan terus melakukan follow up seperti apa. Namun, yang perlu diingat di dalam PSSI ada proses yang harus dilakukan sesuai dengan hukum persepakbolaan," ujar Ratu Tisha.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





