Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?

Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Pemain Portugal Cristiano Ronaldo berjalan keluar lapangan setelah laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Portugal vs Spanyol di Arlington, Texas, dekat Dallas, Senin, 6 Juli 2026 (c) AP Photo/Gareth Patterson

Bola.net - Cristiano Ronaldo kembali menambah koleksi penghargaan dalam kariernya yang gemilang. Kali ini, megabintang asal Portugal tersebut meraih B.O.A.T Award, sebuah penghargaan baru yang diberikan untuk mengakui kemenangan Ballon d'Or paling berkesan sepanjang sejarah.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Ronaldo atas keberhasilannya meraih Ballon d'Or 2008. Pencapaian itu menjadi bagian dari musim luar biasa bersama Manchester United ketika ia membantu klub tersebut menjuarai Premier League dan Liga Champions.

Namun, kemenangan Cristiano Ronaldo justru memicu perdebatan di kalangan penggemar sepak bola. Proses pemungutan suara yang mengharuskan partisipan membayar serta terbatasnya daftar nominasi menjadi alasan utama penghargaan tersebut menuai kontroversi.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

Apa Itu B.O.A.T Award yang Dimenangkan Ronaldo?

B.O.A.T merupakan singkatan dari Ballon d'Or of All Time. Penghargaan ini baru diperkenalkan untuk menentukan pencapaian Ballon d'Or terbaik sepanjang masa dengan melibatkan para pemenang yang telah meraih trofi tersebut setidaknya dua kali.

Ronaldo akhirnya terpilih berkat kemenangan pertamanya pada 2008. Saat itu, ia tampil luar biasa bersama Manchester United sepanjang musim 2007/2008 dengan mencetak 42 gol di seluruh kompetisi.

Kontribusinya membantu Setan Merah meraih gelar Premier League dan Liga Champions. Ronaldo juga membawa pulang penghargaan Sepatu Emas Premier League serta Sepatu Emas Eropa.

Salah satu momen penting dalam musim tersebut terjadi pada final Liga Champions melawan Chelsea. Ronaldo mencetak gol pembuka sebelum Manchester United akhirnya memastikan gelar juara melalui adu penalti.

Dalam pemungutan suara B.O.A.T Award, kemenangan Ballon d'Or Ronaldo pada 2008 mengungguli pencapaian Lionel Messi pada 2012. Posisi ketiga ditempati kemenangan Ronaldo lainnya pada 2017.

Proses Pemungutan Suara Jadi Sumber Kontroversi

Persaingan antara Ronaldo dan Messi memang kerap memicu perdebatan. Akan tetapi, kali ini kontroversi terbesar justru muncul dari mekanisme pemilihan pemenang B.O.A.T Award.

Penghargaan tersebut ditentukan melalui pemungutan suara penggemar. Namun, setiap orang yang ingin memberikan suara diwajibkan membayar satu euro (sekitar Rp18.000).

Ketentuan tersebut memunculkan kritik karena penggemar yang memiliki kemampuan finansial lebih besar berpotensi memberikan suara berkali-kali. Kondisi ini kemudian memunculkan anggapan bahwa penghargaan tersebut bisa dimenangkan melalui kekuatan finansial pendukung.

Selain mekanisme pembayaran, daftar kandidat juga dianggap terlalu terbatas. Hanya pemain yang pernah meraih setidaknya dua Ballon d'Or yang berhak masuk nominasi.

Akibatnya, sejumlah pencapaian luar biasa milik pemain lain tidak mendapat kesempatan bersaing. Nama-nama seperti Raymond Kopa, Ronaldinho, Michael Owen, dan Luka Modric tidak masuk dalam daftar kandidat.

Ronaldo Sambut Penghargaan dengan Antusias

Terlepas dari perdebatan yang muncul, Ronaldo tetap menyambut penghargaan tersebut dengan gembira. Ia bahkan mengabadikan momen itu melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.

“Sepak bola adalah milik para penggemar! Terima kasih kepada seluruh penggemar di seluruh dunia, Ballon d'Or of All Time ini juga milik kalian,” tulis Ronaldo.

Penghargaan tersebut menambah panjang daftar pencapaian individu Ronaldo. Sepanjang kariernya, ia telah meraih lima Ballon d'Or dan dua penghargaan Pemain Terbaik FIFA.

Di level klub, Ronaldo juga mengoleksi lima gelar Liga Champions, tiga gelar Premier League, dua gelar La Liga, serta dua gelar Serie A. Bersama Timnas Portugal, ia turut menjuarai Piala Eropa 2016.

Meski demikian, perdebatan mengenai B.O.A.T Award kemungkinan belum akan berakhir. Kemenangan Ronaldo memang mengukuhkan pengakuan atas musim 2007/2008, tetapi mekanisme pemilihan dan kriteria nominasi tetap menjadi bahan kritik.

Sumber: Sports Illustrated