Dilecehkan, Wasit Wanita Akhiri Pertandingan Sambil Menangis
Editor Bolanet | 24 September 2013 11:23
- Wasit wanita Shelby Davis menangis saat meninggalkan lapangan saat memimpin laga U-15 antara Wyvern Youths melawan Pirelli Prates pekan lalu. Hal tersebut karena ia mendapatkan pelecehan verbal tentang gender dan profesinya sebagai seorang wasit.
Wyvern Youths sedang memimpin 2-0 saat pertandingan memasuki masa rehat. Tak puas dengan hasil itu, ayah dari salah seorang pemain Pirelli Prates memaki-maki wanita berusia 21 tahun tersebut dan melontarkan kalimat yang kurang lebih berisikan 'kamu hanyalah perempuan, tak seharusnya terlibat dalam sepakbola! Kemasi tas tanganmu dan pergilah pulang!'
Insiden tersebut membuat Davis tak kuasa menahan air matanya dan mengakhiri pertandingan saat itu juga. Davis sendiri telah melaporkan insiden ini kepada pihak berwenang dan mengaku sangat terpukul dengan insiden tersebut.
Saya telah melaporkan insiden tersebut kepada Hampshire FA, semoga ayah dari pemain tersebut segera didisiplinkan, ungkap Shelby.
Saya menghentikan pertandingan karena komentar yang melecehkan gender saya. Kata-kata ofensif tersebut terucap kurang lebih selama 30 detik.
Ryan Andress, manajer dari Wyvern Youths, turut memberikan keterangan mengenai insiden tersebut.
Mata Shelby dibanjiri air mata. Ia nampak sangat terpukul dengan hinaan tersebut. Kejadian tersebut sangat memalukan. Saya tak ingin menyaksikan kejadian seperti itu lagi di pertandingan sepakbola, ungkap Andress.
Pihak Hampshire FA sendiri telah menyatakan bahwa mereka akan menindaklnajuti laporan tersebut dan akan bertindak tegas untuk mencegah terulangnya tindakan diskriminasi gender dalam sepakbola. (dym/mri)
Wyvern Youths sedang memimpin 2-0 saat pertandingan memasuki masa rehat. Tak puas dengan hasil itu, ayah dari salah seorang pemain Pirelli Prates memaki-maki wanita berusia 21 tahun tersebut dan melontarkan kalimat yang kurang lebih berisikan 'kamu hanyalah perempuan, tak seharusnya terlibat dalam sepakbola! Kemasi tas tanganmu dan pergilah pulang!'
Insiden tersebut membuat Davis tak kuasa menahan air matanya dan mengakhiri pertandingan saat itu juga. Davis sendiri telah melaporkan insiden ini kepada pihak berwenang dan mengaku sangat terpukul dengan insiden tersebut.
Saya telah melaporkan insiden tersebut kepada Hampshire FA, semoga ayah dari pemain tersebut segera didisiplinkan, ungkap Shelby.
Saya menghentikan pertandingan karena komentar yang melecehkan gender saya. Kata-kata ofensif tersebut terucap kurang lebih selama 30 detik.
Ryan Andress, manajer dari Wyvern Youths, turut memberikan keterangan mengenai insiden tersebut.
Mata Shelby dibanjiri air mata. Ia nampak sangat terpukul dengan hinaan tersebut. Kejadian tersebut sangat memalukan. Saya tak ingin menyaksikan kejadian seperti itu lagi di pertandingan sepakbola, ungkap Andress.
Pihak Hampshire FA sendiri telah menyatakan bahwa mereka akan menindaklnajuti laporan tersebut dan akan bertindak tegas untuk mencegah terulangnya tindakan diskriminasi gender dalam sepakbola. (dym/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
De Zerbi Mencoba Selamatkan Tottenham dengan 'Gaya Italia'
Bolatainment 17 April 2026, 09:33
-
Di Mana Posisi Terbaik Cole Palmer, Benarkah Sayap Kanan?
Liga Inggris 2 April 2026, 12:21
LATEST UPDATE
-
Lolos ke Liga Champions Jadi Harga Mati bagi AC Milan
Liga Italia 6 Mei 2026, 00:47
-
Chelsea Cari Pelatih Permanen, Xavi Jadi Kandidat Kuat
Liga Inggris 6 Mei 2026, 00:30
-
13 Menit yang Mengguncang Manchester City
Liga Inggris 5 Mei 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18

















