Gagal Penalti, Rumah Kapten Sierra Leone Diteror Fans dan Dibuatkan Lagu
Asad Arifin | 10 September 2019 08:28
Bola.net - Kegagalan Umaru Bangura mengeksekusi penalti untuk timnas Sierra Leone berbuntut panjang. Bukan hanya kegagalan negaranya lolos ke Piala Dunia 2022, tetapi juga memicu kemarahan para fans.
Sierra Leone berjumpa Liberia di babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Afrika. Laga digelar dengan sistem home and away dan tim yang lolos ditentukan oleh agregat.
Pada leg pertama, Sierra Leone kalah dengan skor 3-1 atas Liberia. Laga digelar di kandang Liberia. Leg kedua digelar pada 8 September kemarin di National Stadium, Freetown, Sierra Leone.
Sierra Leone unggul lewat gol Kei Kamara pada menit ke-55. Lantas, Sierra Leone mendapat penalti. Umaru Bangura yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya.
Apa saja dampak dari serangan fans pada Umaru Bangura? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Rumah Diserang Hingga Dibuatkan Lagu
Kegagalan Umaru Bangura menendang penalti membuat Sierra Leone hanya menang 1-0 atas Liberia pada leg kedua. Artinya, mereka kalah dengan agregat 3-2 atas Liberia dan gagal lolos ke babak selanjutnya.
Kegagalan ini membuat Umaru Bangura menjadi sasaran kemarahan fans Sierra Leone. Pemain FC Zurich tersebut mendapatkan caci maki dari suporter Sierra Legone. Bahkan, dikutip dari BBC Sport, rumah Umaru Bangura diserang oleh suporter.
Rumah Umaru Bangura dilempari dengan batu. Jendela dan pintu rumahnya rusak parah. Bahkan, ada lagu yang khusus diciptakan untuk mengejek momen kegagalan Umaru Bangura menendang penalti.
"[Itu] adalah salah satu hari terburuk dalam hidup saya. Saya bahkan tidak bisa keluar karena saya tidak mengharapkan permusuhan seperti ini terhadapku," ucap Umaru Bangura pada BBC.
"Saya melakukan pekerjaan saya dengan menjadi kapten untuk mengambil tendangan penalti. Saya benar-benar kecewa. Tetapi pada saat yang sama saya ingin meminta maaf [dan] memohon pengampunan mereka," tegas Umaru Bangura.
Andai penalti Umaru Bangura menjadi gol, maka Sierra Leone akan menang 2-0. Dengan begitu, maka agregat menjadi 3-3 dan Sierra Leone yang akan lolos ke babak selanjutnya karena unggul gol tandang.
Eks Pelatih PSMS Medan Pimpin Timnas Liberia
Satu hal yang menarik dari duel Sierra Leone vs Liberia adalah keberadaan sosok Peter Butler. Nama pelatih Liberia tersebut tentu sudah tidak asing lagi bagi publik sepak bola Indonesia.
Ya, Peter Butler adalah mantan pelatih PSMS Medan. Pelatih berusia 53 tahun tersebut dipecat oleh PSMS pada tahun 2018 yang lalu. Butler sebelumnya juga pernah menjadi pelatih di Persipura Jayapura.
Pada laga selanjutnya, Liberia akan berjumpa dengan Chad di babak kualifikasi Piala Afrika. Laga akan digelar pada 7 Oktober yang akan datang. Di laga ini, Peter Butler akan berjumpa dengan bomber Chad yang membela Persib Bandung, Ezechiel N'Duassel.
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Battle of WAGs Final Liga Champions 2025/2026: PSG vs Arsenal
Bolatainment 29 Mei 2026, 16:53
LATEST UPDATE
-
Nico Paz, Bertahan di Como Akhirnya Hadirkan Malam yang Selama Ini Ia Bayangkan
Liga Champions 11 September 2026, 15:50
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 15:47 -
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 12-15 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 15:39
-
Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:33
-
Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:24
-
Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:19
-
Fabregas Batasi Euforia Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:15
-
Dibantai Como, Leipzig Tampil Jauh di Bawah Standar
Liga Champions 11 September 2026, 14:11
-
Leipzig Hancur di Markas Como, Demichelis: 2 Gol Pertama Hadiah
Liga Champions 11 September 2026, 14:06
-
Malam Bersejarah yang Sempurna di Tepi Danau Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:02
-
Bayern Munchen dan Kesabaran yang Berbuah Manis
Liga Champions 11 September 2026, 13:20
-
20 Menit yang Sangat Sulit bagi Bodo/Glimt
Liga Champions 11 September 2026, 13:12
-
Bayern, Perjalanan Masih Panjang
Liga Champions 11 September 2026, 13:04
-
Manchester United dan Sebuah Kemenangan yang Sempurna
Liga Champions 11 September 2026, 12:55
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33





