Harapan Menpora, Kirab Pemuda 2018 Sebarkan Virus Bhinneka Tunggal Ika
Iwan Tantomi | 26 November 2018 07:21
Bola.net - - Isu intoleransi dan ancaman disintegrasi bangsa tampaknya kian disadari oleh generasi muda Indonesia. Sebagai negara besar dan terdiri dari banyak suku bangsa, dibutuhkan semangat persatuan yang lebih kuat untuk terus mengikat NKRI menjadi satu.
Salah satu usaha untuk memupuk persatuan Indonesia di kalangan generasi milenial adalah dengan Kirab Pemuda 2018. Sebuah program yang digagas Kemenpora dengan fokus melakukan perjalanan napak tilas kebhinekaan, sekaligus menjadi pengingat bahwa mendirikan NKRI adalah hal yang tak mudah. Dalam penyelenggaraannya, Kirab Pemuda 2018 diselenggarakan dengan berbagai kegiatan yang atraktif, massal, patriotik, gembira, serta kompetitif.
Kamis, 15 September 2018, acara Kirab Pemuda 2018 resmi ditutup oleh Menpora Imam Nahrawi. Setelah sukses membawa 90 pemuda dan pemudi terpilih berkeliling Indonesia untuk menemukan arti pentingnya Bhinneka Tunggal Ika, acara ini akhirnya ditutup di GOR Rawamangun, Jakarta Timur. Para peserta Kirab Pemuda 2018 turut dilibatkan dalam acara yang dihiasi dengan tari-tarian tradisional dan pementasan tersebut.
Dalam sambutannya, Menpora ingin agar peserta yang sudah mengikuti kirab bisa mengaplikasian apa yang mereka dapat dalam kehidupan sosial. Mereka diharapkan bisa menjadi barisan terdepan dalam menjaga persatuan Indonesia.
"Bentangan dari Sabang sampai Merauke adalah anugerah Allah yang harus kita jaga. Untuk itu, sebarkan virus Bhinneka Tunggal Ika," tegas Menpora.
Pria asal Bangkalan, Madura ini juga ingin agar para peserta Kirab Pemuda mampu menciptakan program secara mandiri dan independen. Menciptakan beragam kegiatan bermanfaat tanpa harus bergantung pada pemerintah, tapi berfokus memberi dukungan pada pembangunan Indonesia. Artinya, para peserta diharapkan memiliki strategi khusus dalam menarik minat sponsor atau kolaborasi dengan pihak lain dalam membangun program positif mereka bagi masyarakat.
Acara puncak Kirab Pemuda 2018 ini makin meriah dengan kehadiran penyanyi Delon dan Ghea. Selain membawakan lagu ciptaan Gombloh yang berjudul 'Kebyar-Kebyar', Delon juga mengajak semua yang hadir untuk nyanyi bareng 'Karena Cinta'. Lagu yang mengangkat nama Delon usai memenangkan Indonesian Idol ini seakan mewakili perasaan para peserta Kirab Pemuda, yakni cinta dan bakti pada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Tahun ini program kirab dibagi menjadi dua zona. Sebanyak 90 peserta diajak untuk merekam, memelajari, dan mengaplikasikan konsep persatuan Indonesia, sesuai dengan slogan Kirab Pemuda, yaitu 'Berani Bersatu'.
Apa yang bakal diusung dalam Kirab Pemuda 2019 mendatang? Masih menjadi misteri. Tapi bisa dipastikan, bakal ada lebih banyak calon peserta yang siap berkompetisi untuk turut ambil bagian, menyebarkan virus Bhinneka Tunggal Ika ke seluruh pelosok Nusantara.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Konsisten di Jalur Emas, Indonesia Lampaui Target Harian SEA Games 2025
Olahraga Lain-Lain 15 Desember 2025, 16:55
-
Bonus Emas SEA Games 2025 Tembus Rp1 Miliar, Menpora Erick: Bukti Cinta Presiden Prabowo
News 12 Desember 2025, 15:36
LATEST UPDATE
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












