Kisah Asal Mula Teriakan Ronaldo
Editor Bolanet | 14 Januari 2015 15:55
- Ada kisah menarik di balik teriakan khas yang dilakukan oleh Cristiano Ronaldo di gala FIFA Ballon d'Or 2014 belum lama ini.
Menurut laporan yang diturunkan oleh Marca, aksi tersebut sudah menjadi bagian dari tradisi Real Madrid semenjak mereka menjalani pra-musim di Los Angeles pada tahun 2011 silam. Disebutkan bahwa tiap pemain bakal berteriak tiap ia melakukan aksi hebat di sesi latihan, mencetak gol, atau menang di sesi pertandingan mini.
Kata-kata yang diteriakkan pun cukup sederhana, yakni 'si' atau 'ya' dalam bahasa Indonesia. Kata tersebut dipilih karena pengucapannya cukup mudah dan bisa didengar oleh semua orang yang ada di lapangan atau tempat latihan.
Teriakan khas Madrid ini juga bukan milik pemain tertentu atau dilakukan di saat spesial. Marca mengklaim kita bisa mendengarnya kala Ronaldo menaklukkan kiper di sesi latihan atau dari Sergio Ramos usai ia mencetak gol dengan aksi tendangan akrobatik.
Los Blancos bahkan melakukannya kala mereka terlibat dalam pertandingan polo air di hotel tim di Los Angeles.
Tidak diketahui secara pasti siapa yang memulai tradisi teriakan ini, namun yang jelas hal tersebut kini jadi terkenal usai Ronaldo melakukannya kala menyabet Ballon d'Or-nya yang ke-3 kemarin. [initial]
(mar/rer)
Menurut laporan yang diturunkan oleh Marca, aksi tersebut sudah menjadi bagian dari tradisi Real Madrid semenjak mereka menjalani pra-musim di Los Angeles pada tahun 2011 silam. Disebutkan bahwa tiap pemain bakal berteriak tiap ia melakukan aksi hebat di sesi latihan, mencetak gol, atau menang di sesi pertandingan mini.
Kata-kata yang diteriakkan pun cukup sederhana, yakni 'si' atau 'ya' dalam bahasa Indonesia. Kata tersebut dipilih karena pengucapannya cukup mudah dan bisa didengar oleh semua orang yang ada di lapangan atau tempat latihan.
Teriakan khas Madrid ini juga bukan milik pemain tertentu atau dilakukan di saat spesial. Marca mengklaim kita bisa mendengarnya kala Ronaldo menaklukkan kiper di sesi latihan atau dari Sergio Ramos usai ia mencetak gol dengan aksi tendangan akrobatik.
Los Blancos bahkan melakukannya kala mereka terlibat dalam pertandingan polo air di hotel tim di Los Angeles.
Tidak diketahui secara pasti siapa yang memulai tradisi teriakan ini, namun yang jelas hal tersebut kini jadi terkenal usai Ronaldo melakukannya kala menyabet Ballon d'Or-nya yang ke-3 kemarin. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Spanyol Juara Dunia, Luis De La Fuente: Mana Tatto-mu, Cucurella?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 06:00
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









