MiniFootbal Indonesia: Bangkitkan Kembali Gairah Sepakbola Indonesia
Editor Bolanet | 10 Februari 2016 13:49
Ya, sepak bola wanita mulai menunjukkan gairahnya. Laga persahabatan yang diinisiasi oleh Federasi Sepak bola Mini Indonesia (FSMI) tersebut berlangsung menarik. Tim Garda Siliwangi yang berasal dari Sukabumi Jawa barat menjajal kekuatan Indonesia Women Selection yang berintikan para mantan pemain nasional sepak bola wanita.
Format 6 vs 6 yang ditawarkan di laga tersebut, membuat tempo permainan relatif cepat. Tanpa diduga mereka menunjukkan bahwa wanita Indonesia bisa memainkan si kulit bulat, bahkan para pemain yang rata berusia belasan tahun itu mampu menunjukkan kerja sama tim yang baik. Akhirnya dengan pengalaman yang dimiliki, tim Indonesia Woman Selection berhasil mengalahkan Garda Siliwangi dengan skor 3-1 dalam pertandingan yang berlangsung selama 2 x 30 menit itu.
Usai pertandingan minifootball wanita itu, Federasi Sepakbola Mini Indonesia (FSMI) atau yang juga dikenal dengan Indonesia Minifootbal Federation (IMF) mendeklarasikan diri di depan publik.
Organisasi ini akan mengenalkan sekaligus memassalkan permainan sepak bola yang energik dan taktis. FSMI atau IMF akan berafiliasi dengan dua badan dunia yaitu World Minifootball Federation (WMF) serta Asian Minifootball Confederation (AMC), ucap Andibachtiar Yusuf, Presiden FSMI.
Regulasi permainan minifootball ini merupakan gabungan dari sepakbola konvensional dan futsal. Minifootbal merupakan bagian dari pelatihan sepak bola terutama untuk usia muda. Di Indonesia, permainan ini sudah mulai berkembang selama dua tahun terakhir. Salah satu yang secara konsisten memutar kompetisinya adalah Indonesia Minifootball League (IML), ajang yang diikuti tim amatir itu dilaksanakan di Sabnani Park dengan sistem kompetisi penuh.
Untuk musim 2015-2016, partai puncak menjadi milik Sabor Latino dan Diklat Pakujaya. Pertandingan kedua tim berlangsung sangat ketat dan menegangkan. Sabor Latino yang diperkuat sejumlah warga negara asing, menjadi unggulan. Namun, tanpa disangka Diklat Pakujaya berhasil menggedor pertahanan Sabor sepanjang laga. Diklat PakuJaya bahkan berhasil unggul 4-1 hingga pertengahan babak kedua.
Sayangnya, 10 menit terakhir sebelum laga usai Sabor Latino berhasil menyusul dan menyamakan skor menjadi 4-4. Pertandingan terpaksa dibawa ke babak perpanjangan waktu 2 x 7 menit. Pada masa krusial ini, Sabor Latino berhasil menjaga momentum dan menang 6-4. Tidak hanya menjadi yang terbaik, Sabor juga menempatkan kapten mereka Alberto Castellani menjadi top skorer dengan raihan 52 gol sepanjang musim.
Selain dua pertandingan di atas, satu lagi laga yang tak kalah menarik yaitu IML All Star kontra MSG All Star. Pertadingan ini bisa disebut sebagai soft launching dari tim nasional minifootball Indonesia, karena IML All Star terdiri dari para pemain pilihan yang berlaga di kompetisi IML 2015-2016.
Menghadapi MSG All Star yang diperkuat beberapa pemain nasional seperti Yongki Aribowo, Dolly Gultom, dan Ryuji Utomo, IML All Star bermain spartan dan agresif. Pasukan Coach Hijrah menunjukkan potensi terbaiknya dengan terus mengirimkan bahaya ke tembok yang digalang Ryuji Utomo. Penonton tak menyangka, Kevin cs mampu mengimbangi aksi Yongki dan Dolly Gultom.
Namun, pengalaman juga yang berbicara, MSG All Star mampu meredam tim masa depan minifootball Indonesia dengan skor 4-1. Terlepas dari hasil-hasil pertandingan yang mencolok, minifootball memberikan gairah baru pagi pencinta bola sepak negeri ini.
(prl/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
IML Pekan ke-15: Antara 8 Besar dan Degradasi 2015/16
Bolatainment 3 Desember 2015, 14:51
-
2 Klub Kunci Tiket 8 besar Fanatik IML 2015/2016
Bolatainment 23 November 2015, 13:35
-
Melihat Peluang Lolos 8 Besar Fanatik IML 2015/2016
Bolatainment 17 November 2015, 13:17
-
Menjaga Momentum di IML Pekan ke-12
Bolatainment 13 November 2015, 09:50
-
Muka Baru di IML 2015/16 Pekan ke-10
Bolatainment 27 Oktober 2015, 16:09
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





