FOLLOW US:


Menjaga Momentum di IML Pekan ke-12

13-11-2015 09:50
Menjaga Momentum di IML Pekan ke-12
Indonesia Minifootball League © ist
Bola.netBola.net - Setiap klub terus menjaga momentum mereka untuk mengejar target di IML pada pekan ke-12. Di grup A Sabor Latino, Bougenville dan Ireja berhasil menjaga momentum dengan meraih kemenangan.

Hasil positif lainnya juga di dapatkan Bro Rewe 99, kemenangan 2-4 atas Taman FC juga terus menjaga momentum mereka untuk bisa lolos ke babak 8 besar. Sementara di papan bawah The Shield dan Himsuo semakin terpuruk di dasar klasemen.

Di grup B, Aje Gile dan Milanisti Indonesia terus memberikan tekanan kepada penghuni 4 besar. Aje Gile membawa pulang 1 poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Ais Tangerang, sementara Milanisti Indonesia terus memberikan hasil positif di IML setelah menang 0-4 atas Jumat Ceria FC, kedua klub ini semakin percaya diri untuk bisa masuk ke babak 8 besar.

Brend Zlatan, IMM FA dan Persepon masih kuat di 3 besar setelah ketiganya sama-sama bisa membawa point pada pekan ini. Sementara Kekalahan terus dialami Action Plan, kekalahan ini terus memberikan tekanan untuk Action Plan karena posisi mereka semakin terancam di Grup B.

Mengusung target juara menuju degradasi The Shield dan Mahkota FC

Target juara dicanangkan The Shield pada IML 2015/2016, prestasi bagus ditunjukkan klub ini pada musim 2014/2015 setelah menyelesaikan di posisi 3 pada musim itu. Karena hal itu manager & pelatih The Shield Sergino Rikiputra menyatakan pada rilisan resmi klub 30 juni 2015

"Pemain kami di huni pemain-pemain muda berkualitas kami yakin kami bisa menjadi juara," ujar Sergino Rikiputra.

Sayang target The Shield tersebut untuk sementara masih jauh dari harapan. The Shield sudah menelan 9 kekalahan, 3 hasil imbang dan terkena sanksi -1 point, kemenangan adalah sesuatu yang masih dicari dari tim The Shield. Target juara pun harus direvisi menjadi menghindari degradasi ke IML Playoff.

Mahkota FC memulai musim ini dengan penuh semangat dan ambisi tinggi, target juara mereka canangkan juga di awal musim. Hanya saja konsisten menjadi tugas berat bagi tim ini, performa naik turun dan konflik internal membuat tim ini tidak bisa tampil maksimal, 3 kali menang, 1 kali imbang dan 8 kekalahan bukan catatan yang baik untuk tim ini, apabila tidak bisa menjaga performa bukan tidak mungkin mahkota juga akan turun kasta ke IML Playoff.