Pemain Prancis Kembali Terseret Kasus Prostitusi
Editor Bolanet | 14 Februari 2013 16:02
- Satu lagi seorang pesepak bola sedang menjalani pemeriksaan dalam kaitannya dengan tuduhan prostitusi anak di bawah umur, demikian disampaikan sumber-sumber pengadilan kepada AFP pada Rabu (13/2).
Nama sang pemain terdapat di telepon selular seorang gadis di bawah umur yang ditahan karena melakukan pengutilan, dan profilnya mencukupi untuk pembukaan penyelidikan awal, demikian dituturkan beberapa sumber.
Mereka tidak mengungkap identitas sang pemain, yang menjadi subyek kerahasiaan pengadilan namun kemungkinan akan mengungkapkannya di kemudian hari jika penyelidikan telah melewati fase pendahuluan.
Kasus baru ini tak pelak mengingatkan kita pada kasus sebelumnya yang menyeret nama Karim Benzema dan Franck Ribery jelang persiapan Piala Dunia 2010 Prancis Kala itu.
Saat ini masih keduanya menantikan jalannya persidangan atas tuduhan membayar jasa seorang wanita tuna susila berusia 16 tahun untuk berhubungan seks pada 2008 dan 2009.
Perempuan yang terlibat, Zahia Dehar, memberi kesaksian bahwa kedua pemain itu tidak menyadari dia belum berusia 18 tahun. Meski usia dewasa di Prancis adalah 15 tahun, membayar untuk berhubungan seksual dengan seseorang di bawah 18 tahun tahun adalah pelanggaran terpisah, dan lebih serius dibandingkan membujuk orang dewasa untuk berhubungan seks.
Pemain sayap Bayern Munich Ribery dan penyerang Real Madrid Benzema menghadapi hukuman tiga tahun penjara dan denda maksimal 45.000 euro jika dinyatakan bersalah. Pengadilan mereka, di mana enam orang lain juga akan didakwa, direncanakan berlangsung pada Juni nanti.
Nama sang pemain terdapat di telepon selular seorang gadis di bawah umur yang ditahan karena melakukan pengutilan, dan profilnya mencukupi untuk pembukaan penyelidikan awal, demikian dituturkan beberapa sumber.
Mereka tidak mengungkap identitas sang pemain, yang menjadi subyek kerahasiaan pengadilan namun kemungkinan akan mengungkapkannya di kemudian hari jika penyelidikan telah melewati fase pendahuluan.
Kasus baru ini tak pelak mengingatkan kita pada kasus sebelumnya yang menyeret nama Karim Benzema dan Franck Ribery jelang persiapan Piala Dunia 2010 Prancis Kala itu.
Saat ini masih keduanya menantikan jalannya persidangan atas tuduhan membayar jasa seorang wanita tuna susila berusia 16 tahun untuk berhubungan seks pada 2008 dan 2009.
Perempuan yang terlibat, Zahia Dehar, memberi kesaksian bahwa kedua pemain itu tidak menyadari dia belum berusia 18 tahun. Meski usia dewasa di Prancis adalah 15 tahun, membayar untuk berhubungan seksual dengan seseorang di bawah 18 tahun tahun adalah pelanggaran terpisah, dan lebih serius dibandingkan membujuk orang dewasa untuk berhubungan seks.
Pemain sayap Bayern Munich Ribery dan penyerang Real Madrid Benzema menghadapi hukuman tiga tahun penjara dan denda maksimal 45.000 euro jika dinyatakan bersalah. Pengadilan mereka, di mana enam orang lain juga akan didakwa, direncanakan berlangsung pada Juni nanti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Debut Gila! Karim Benzema Langsung Hat-trick Saat Al Hilal Hancurkan Al Okhdood 6-0
Liga Inggris 6 Februari 2026, 04:06
-
Cerita 4 Pemain yang Tidak Bahagia Main di Liga Arab Saudi
Asia 5 Februari 2026, 16:28
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
LATEST UPDATE
-
Ghana Protes Keras Kanada Usai Tolak Visa Thomas Partey
Piala Dunia 13 Juni 2026, 23:12
-
Hasil Final Piala AFF U-19 2026: Australia Juara Usai Kandaskan Thailand
Tim Nasional 13 Juni 2026, 22:24
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 21:59
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini di TVRI
Piala Dunia 13 Juni 2026, 21:58
-
Klasemen Pembalap WorldSBK 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 21:17
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28














