Cerita 4 Pemain yang Tidak Bahagia Main di Liga Arab Saudi

Cerita 4 Pemain yang Tidak Bahagia Main di Liga Arab Saudi
Momen selebrasi gol Cristiano Ronaldo di laga Damac vs Al Nassr, Liga Arab Saudi 2025/2026 (c) Official X Al Nassr

Bola.net - Liga Arab Saudi mengalami lonjakan popularitas dalam lima tahun terakhir, seiring masuknya deretan pemain bintang dengan kontrak bernilai fantastis. Proyek ambisius ini menjadikan Saudi Pro League salah satu kompetisi paling disorot di luar Eropa.

Meski begitu, di balik gemerlap gaji besar dan promosi global, tidak semua pemain merasa puas dengan situasi mereka. Beberapa nama besar justru dikabarkan mengalami frustrasi, baik karena persoalan internal klub maupun adaptasi personal.

Sejumlah laporan terbaru mengungkap setidaknya ada empat pemain papan atas yang saat ini tidak sepenuhnya bahagia berkarier di Arab Saudi. Situasi mereka memberi gambaran bahwa uang besar belum tentu menjamin kenyamanan.

Cristiano Ronaldo Dan Ketegangan Dengan PIF

Cristiano Ronaldo Dan Ketegangan Dengan PIF

Aksi Cristiano Ronaldo saat tampil bersama Al-Nassr melawan Al-Zawraa SC. (c) dok.AlNassrFC_EN

Cristiano Ronaldo menjadi wajah utama Liga Arab Saudi sejak bergabung dengan Al-Nassr pada 2023. Kehadirannya membuka jalan bagi masuknya banyak pemain top dunia, sekaligus mengangkat profil kompetisi secara signifikan.

Di atas lapangan, kontribusi Ronaldo tidak perlu diragukan. Penyerang berusia 40 tahun itu telah mencetak 117 gol dari 133 penampilan bersama Al-Nassr, sebuah catatan produktivitas yang konsisten sejak kedatangannya.

Namun, situasi di luar lapangan belakangan memanas. Ronaldo dikabarkan frustrasi terhadap Public Investment Fund (PIF) yang menguasai mayoritas saham empat klub besar, yakni Al-Hilal, Al-Nassr, Al-Ahli, dan Al-Ittihad.

Ronaldo merasa Al-Nassr tidak mendapatkan dukungan yang setara dibanding klub-klub lain. Kekecewaan itu disebut berujung pada aksi mogok sebagai bentuk protes.

Darwin Nunez Dan Keinginan Pergi Lebih Cepat

Darwin Nunez baru bergabung dengan klub Arab Saudi pada musim panas lalu. Namun, petualangan penyerang berusia 26 tahun itu jauh dari kata mulus.

Laporan menyebutkan Nunez mengalami kesulitan beradaptasi dengan kehidupan di Timur Tengah. Faktor non-teknis disebut menjadi penyebab utama ketidaknyamanannya, hingga ia mulai mencari jalan keluar sejak beberapa bulan terakhir.

Peluang tersebut terbuka setelah bursa transfer Liga Turki masih aktif hingga 6 Februari. Fenerbahce dikabarkan tengah menjalin pembicaraan terkait skema peminjaman hingga akhir musim, dengan opsi pembelian permanen.

Kepindahan Karim Benzema ke Al-Hilal juga dinilai mempermudah proses kepergian Nunez.

Karim Benzema Dan Akhir Yang Tidak Ideal Di Al-Ittihad

Karim Benzema sempat menjadi ikon utama Al-Ittihad sejak bergabung pada 2023. Namun, hubungan sang striker dengan klub memburuk dalam beberapa bulan terakhir sebelum akhirnya berpisah.

Sumber menyebut Benzema merasa tidak dihargai setelah Al-Ittihad mengajukan tawaran kontrak baru yang dinilainya tidak sepadan dengan perannya di tim. Situasi tersebut membuat hubungan kedua pihak berada di titik kritis.

Dengan kondisi hubungan yang sulit diperbaiki, Benzema akhirnya diizinkan hengkang dan bergabung dengan Al-Hilal, pemuncak klasemen liga. Kepindahan ini diyakini membuat sang pemain lebih nyaman dibandingkan situasinya sebelumnya.

Joao Cancelo Dan Konflik Dengan Manajemen

Joao Cancelo juga masuk dalam daftar pemain yang tidak sepenuhnya bahagia di Liga Arab Saudi. Bek sayap asal Portugal itu masih terikat kontrak hingga 2027 bersama Al-Hilal.

Pada Januari lalu, Cancelo meminta izin untuk meninggalkan klub dengan status pinjaman dan kembali memperkuat Barcelona hingga akhir musim. Keputusan itu diambil setelah ia dikabarkan tidak puas dengan cara pelatih Simone Inzaghi mengelola tim.

Meski hanya bersifat sementara, kepindahan tersebut dipandang sebagai sinyal kuat bahwa Cancelo tidak melihat masa depan jangka panjangnya di Arab Saudi. Ia disebut akan mengupayakan transfer permanen pada bursa musim panas mendatang.

Kasus empat pemain ini menunjukkan sisi lain dari proyek besar Liga Arab Saudi. Pertumbuhan pesat dan suntikan dana masif memang berhasil menarik perhatian dunia, namun tantangan internal dan adaptasi personal tetap menjadi faktor krusial.