Penting! Inilah 4 Manfaat Bermain Sepak Bola bagi Pria dan Wanita
Ari Prayoga | 4 Oktober 2019 04:19
Bola.net - Sebagai olah raga paling populer di muka bumi, sepak bola tentu tidak hanya enak untuk ditonton, tapi juga dimainkan oleh para penggemarnya.
Sepak bola tak hanya baik untuk kaum pria, tetapi juga bermanfaat juga bagi wanita. Hasil penelitian pada 2010 di Denmark membuktikan wanita yang bermain sepak bola selama 14 minggu kesehatan cardio-nya meningkat 15 persen.
Faktanya, kompetisi untuk para wanita juga digelar di berbagai belahan dunia dan beragam level. Di Indonesia juga baru-baru ini berencana menggelar Liga 1 Putri.
Sepak bola memiliki sederet manfaat untuk kesehatan. Hampir semua kalangan menyukai sepak bola. Olahraga ini bisa dimainkan oleh segala usia, dari anak-anak hingga orang tua.
Sepak bola merupakan olahraga yang dimainkan dua tim dengan masing-masing menurunkan sebelas pemain. Kesebelasan yang mampu mencetak gol lebih banyak, maka akan menjadi pemenang.
Contohnya, bintang sepak bola dunia seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Mereka memiliki tubuh yang bugar berkat menekuni sepak bola dan disertai latihan rutin. Kehebatan keduanya saat mengolah si kulit bundar membuat mereka menjadi idola banyak orang, termasuk anak-anak.
Berdasarkan penelitian University of Copenhagen, mereka membagi 27 pria antara usia 63 hingga 70 tahun ke dalam beberapa kelompok. Kelompok pertama berlatih sepak bola, kelompok kedua hanya melakukan latihan kekuatan dua kali seminggu selama satu jam, serta kelompok ketiga tetap tidak aktif untuk tujuan kontrol.
Hasilnya menunjukkan pemain sepak bola membuat peningkatan 30 persen dalam fungsi otot, dan kapasitas asupan oksigen meningkat 15 persen. Terlebih, mereka juga mendapatkan perbaikan dalam mineralisasi tulang, hal ini menekankan pentingnya kesehatan tulang pada orang tua.
Berikut manfaat bermain sepak bola untuk segala usia.
Menjaga Kesehatan Jantung
Para bintang lapangan hijau akan bergerak ke depan dan ke belakang lapangan saat pertandingan. Mereka berjalan, jogging dan berlari dengan penuh selama 90 menit.
Hal itu tentunya akan membantu para pesepak bola mengendalikan detak jantung, dan melakukan latihan kardiovaskular.
Latihan cardio bertujuan membantu pemain menjaga kesehatan jantungnya, menghindari plak yang ada di arteri, mengurangi tekanan darah, hingga membakar kalori. Tak hanya pemain, bahkan kiper juga melakukan latihan cardio dengan bergerak di area gawang.
Menurunkan Berat Badan
Olahraga sepak bola bisa menjadi jalan keluar bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan. Menurut penelitian dari Harvard School of Public Health, bermain sepak bola dapat mencegah seseorang dari obesitas.
Cabang olahraga satu ini bisa membakar kalori dan lemak dalam tubuh dengan cukup efektif karena mampu menguras keringat selama kurang lebih 90 menit.
Karena lemak diperas menjadi otot. Lihat saja para pemain sepak bola, mereka memiliki tubuh dengan otot yang kuat di segala sisi, termasuk betis dan perut.
Membangun Karakter Tanggung Jawab
Sepak bola bukanlah olahraga yang menekankan keahlian individu, tetapi juga kerja sama tim secara keseluruhan. Bermain sepak bola dapat melatih karakter setiap pemain untuk lebih bertanggung jawab.
Namun, sepak bola punya cara tersendiri untuk mengembangkan kepribadian para pemainnya. Olahraga ini lebih mendorong kerja sama tim dan komunikasi antarpemain.
Hal itulah yang membuat para pesepak bola memahami kepribadiannya dan menghubungkannya dengan kesuksesan tim, ketimbang berpikir untuk mengungguli teman setim.
Membangun Kekuatan Otot
Bermain sepak bola secara rutin mampu membangun kekuatan otot-otot kaki, paha, perut, dan dada.
Saat mencoba untuk membangun otot dengan cara bermain sepak bola, Anda akan merasakan manfaat lainnya seperti peningkatan daya tahan tubuh, alias tidak akan mudah lesu atau lelah.
Membangun dan membentuk otot merupakan salah satu cara yang bagus untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Selain itu juga dapat membantu meningkatkan kinerja atletik. Dengan otot yang lebih kuat, hal ini akan membantu mengurangi risiko cedera.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Novie Rachmayanti/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 3 Oktober 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Era Baru Timnas Indonesia: John Herdman Tekankan Peran Liga Lokal
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:04
LATEST UPDATE
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26








