Pentingnya Sport Clinic untuk Membaca Kebugaran Pemain Sebelum Turun di Kompetisi

Ari Prayoga | 6 Oktober 2021 06:21
Pentingnya Sport Clinic untuk Membaca Kebugaran Pemain Sebelum Turun di Kompetisi
Dokter Taufan Favian Reyhan (kedua dari kiri) (c) Fitri Apriani

Bola.net - Tim sepak bola selalu membutuhkan klinik olahraga, khususnya ketika akan memulai kompetisi. Sebab setiap kali mendatangkan pemain, butuh pemeriksaan medis sebagai kelengkapan persyaratan pendaftaran pemain.

Contohnya Persija Jakarta yang melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap para pemainnya di RS Premier Bintaro, Tangerang Selatan. Begitu juga dengan tim lainnya sesama peserta kompetisi.

Advertisement

Dikatakan dr. Taufan Favian Reyhan, Sp.KO Spesialis Kedokteran Olahraga RS Premier Bintaro, Sport Clinic juga ditujukan bagi kepentingan atlet profesional. Terutama buat yang ingin berkonsultasi perihal kebugaran, serta kesiapan dalam menjalani kompetisi.

“Misalnya saat klub olahraga misalnya sepak bola ingin mengikuti kompetisi, mereka bisa melakukan Tes Pre Competition Medical Assesment (PCMA) di Sport Clinic,” ujar dokter Taufan, dalam sebuah webinar Talk to The Expert bertajuk 'A to Z About Sport Clinic', Selasa (5/10/2021).

Tes PCMA merupakan prosedur pemeriksaan medis standar yang diperkenalkan FIFA. Dengan PCMA, pemain atau klub akan memiliki data kesehatan setiap pemain. Dari situ, bisa diketahui masalah medis yang perlu ditangani atau dicegah sehingga pemain dapat tampil secara optimal.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters

1 dari 1 halaman

Sport Clinic Membantu Klub

Masih menurut dokter Taufan, keberadaan Sport Clinic sangat membantu klub untuk menyodorkan kontrak kepada pemain. Sebab sebelum kontrak ditandatangani, tim bisa tahu lebih dulu kondisi kesehatan pemain secara detail.

“Kami juga concern pada keberlangsungan prestasi para atlet di Indonesia. Jangan setelah cedera lantas tidak lagi bisa berkompetisi. Jika mereka cedera, kami akan berupaya mengembalikan performa mereka ke level semula,” tuturnya.

"Kemudian jika sebelumnya sejumlah klub harus membawa atletnya ke lembaga medis di luar negeri untuk proses pemulihan, sekarang sudah bisa memanfaatkan jasa lembaga medis yang ada di dalam negeri," imbuh dokter Taufan.

(Bola.net/Fitri Apriani)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE