Hina Masjid di Facebook, Staff Manchester United ini Dipecat
Editor Bolanet | 15 Januari 2015 15:42
- Manchester United sudah memecat salah satu staff pelatih mereka usai terkena tuduhan tindakan rasis di Facebook.
Laporan yang diturunkan oleh The Guardian menyebutkan bahwa Torben Aakjer belum lama ini mengunggah sebuah tulisan mengenai anti-imigrasi di akun sosial media miliknya. Tulisan yang dimaksud kini sudah dihapus dari Facebook milik yang bersangkutan.
Ia menyebut Masjid sebagai 'tempat berdoa yang penuh potensi konspirasi' dan ingin Denmark, negara asalnya, 'memberikan penjagaan ekstra di setiap perbatasan sehingga semua bang**t Eropa Timur bisa pergi'
Akun Facebook yang dimiliki oleh Aakjer juga memuat sebuah pesan yang mendukung pemikiran Folkeparti, sebuah organisasi sayap kiri di Denmark. Selain itu, terdapat pula gambar enam babi dengan kalimat di bawahnya yang berbunyi: 'Inilah saatnya untuk mengeluarkan senjata rahasia kita melawan para pendukung Islam.'
United kemudian memutuskan untuk membekukan posisi Aakjer usai tindakan tersebut memancing kontroversi, sebelum ia akhirnya dipecat pasca klub melakukan investigasi.
Kami sudah memutus hubungan dengannya (Aakjer), tutur seorang juru bicara United.
Manchester United adalah organisasi yang tidak akan memberikan toleransi terhadap tindakan semacam ini.
Aakjer, yang sebelumnya bekerja di Hamburg, sudah mulai mengamati para pemain muda untuk United semenjak tahun 2011 silam. [initial]
(dst/rer)
Laporan yang diturunkan oleh The Guardian menyebutkan bahwa Torben Aakjer belum lama ini mengunggah sebuah tulisan mengenai anti-imigrasi di akun sosial media miliknya. Tulisan yang dimaksud kini sudah dihapus dari Facebook milik yang bersangkutan.
Ia menyebut Masjid sebagai 'tempat berdoa yang penuh potensi konspirasi' dan ingin Denmark, negara asalnya, 'memberikan penjagaan ekstra di setiap perbatasan sehingga semua bang**t Eropa Timur bisa pergi'
Akun Facebook yang dimiliki oleh Aakjer juga memuat sebuah pesan yang mendukung pemikiran Folkeparti, sebuah organisasi sayap kiri di Denmark. Selain itu, terdapat pula gambar enam babi dengan kalimat di bawahnya yang berbunyi: 'Inilah saatnya untuk mengeluarkan senjata rahasia kita melawan para pendukung Islam.'
United kemudian memutuskan untuk membekukan posisi Aakjer usai tindakan tersebut memancing kontroversi, sebelum ia akhirnya dipecat pasca klub melakukan investigasi.
Kami sudah memutus hubungan dengannya (Aakjer), tutur seorang juru bicara United.
Manchester United adalah organisasi yang tidak akan memberikan toleransi terhadap tindakan semacam ini.
Aakjer, yang sebelumnya bekerja di Hamburg, sudah mulai mengamati para pemain muda untuk United semenjak tahun 2011 silam. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dicemooh Suporter Sendiri, Nasib Alejandro Garnacho di Chelsea Mulai Dipertanyakan?
Liga Inggris 7 Februari 2026, 12:04
LATEST UPDATE
-
Dicemooh Suporter Sendiri, Nasib Alejandro Garnacho di Chelsea Mulai Dipertanyakan?
Liga Inggris 7 Februari 2026, 12:04
-
Tempat Menonton Bhayangkara FC vs Borneo FC: Tayang di TV atau Live Streaming?
Bola Indonesia 7 Februari 2026, 11:50
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42










