Rio Ferdinand: John Terry Adalah Seorang Idiot
Editor Bolanet | 16 September 2014 15:06
- Bek tengah , Rio Ferdinand melontarkan pernyataan yang cukup kontroversial dalam serial otobiografi terbaru miliknya. Dalam serangkaian kisah yang diterbitkan secara berkala oleh The Sun tersebut, Ferdinand menyebut mantan partnernya di lini belakang Timnas Inggris, John Terry sebagai orang yang idiot.
Perkataan tersebut merujuk pada kasus rasial yang melibatkan Terry dan juga adik Rio, Anton Ferdinand. Terry tak pernah mengakui perbuatan rasial tersebut dan juga tak pernah meminta maaf kepada Ferdinand bersaudara hingga saat ini.
Anton melaporkan Terry atas tuduhan pelecehan rasial saat QPR bertemu Chelsea pada 23 Oktober 2011. Segera kasus ini menjadi salah satu skandal terbesar yang pernah mengguncang sepakbola Inggris, dan membuat status ban kapten Terry dari Timnas Inggris dicopot akibat terlibat kasus ini.
Terry sendiri pada akhirnya disanksi larangan bermain empat laga dan juga denda 220 ribu Pounds. Anton yang merasa bahwa hukuman tersebut terlalu ringan, menolak untuk menjabat tangan Terry saat keduanya kembali bertemu di musim 2012-13.
Keributan antara Anton Ferdinand (kiri) dan John Terry
Bagi saya, John Terry akan selalu jadi pria paling idiot. Sebagai kapten Inggris dan mantan tandem saya, ia seharusnya bisa meminimalisir rasa sakit banyak pihak dengan mengakui bahwa ia memang mengatakan sesuatu yang tidak layak karena tensi pertandingan yang panas, bukan karena memang ingin bertindak rasial, ungkap Terry dalam otobiografinya seperti dilansir Insidefutbol.
Saya dan Anton akan menerima jika ia menjelaskan seperti itu, namun pada akhirnya ia tak pernah mengambil kesempatan itu. Ini adalah sebuah pengkhianatan, John berusaha kabur dari perbuatan yang telah ia lakukan.
Lebih lanjut, setelah terkuaknya kasus tersebut Ferdinand mengaku tak pernah lagi berbicara dengan kapten Chelsea itu dengan alasan apapun, hingga saat ini.
Saya tak pernah berbicara dengan John tentang kasus itu. Saya tak mau berbicara lagi dengan dia. Bahkan setelah tiga tahun berlalu, rasanya masih mustahil untuk melupakan rasa sakit yang telah ia berikan, imbuh Ferdinand.[initial]
(isf/mri)
Perkataan tersebut merujuk pada kasus rasial yang melibatkan Terry dan juga adik Rio, Anton Ferdinand. Terry tak pernah mengakui perbuatan rasial tersebut dan juga tak pernah meminta maaf kepada Ferdinand bersaudara hingga saat ini.
Anton melaporkan Terry atas tuduhan pelecehan rasial saat QPR bertemu Chelsea pada 23 Oktober 2011. Segera kasus ini menjadi salah satu skandal terbesar yang pernah mengguncang sepakbola Inggris, dan membuat status ban kapten Terry dari Timnas Inggris dicopot akibat terlibat kasus ini.
Terry sendiri pada akhirnya disanksi larangan bermain empat laga dan juga denda 220 ribu Pounds. Anton yang merasa bahwa hukuman tersebut terlalu ringan, menolak untuk menjabat tangan Terry saat keduanya kembali bertemu di musim 2012-13.
Bagi saya, John Terry akan selalu jadi pria paling idiot. Sebagai kapten Inggris dan mantan tandem saya, ia seharusnya bisa meminimalisir rasa sakit banyak pihak dengan mengakui bahwa ia memang mengatakan sesuatu yang tidak layak karena tensi pertandingan yang panas, bukan karena memang ingin bertindak rasial, ungkap Terry dalam otobiografinya seperti dilansir Insidefutbol.
Saya dan Anton akan menerima jika ia menjelaskan seperti itu, namun pada akhirnya ia tak pernah mengambil kesempatan itu. Ini adalah sebuah pengkhianatan, John berusaha kabur dari perbuatan yang telah ia lakukan.
Lebih lanjut, setelah terkuaknya kasus tersebut Ferdinand mengaku tak pernah lagi berbicara dengan kapten Chelsea itu dengan alasan apapun, hingga saat ini.
Saya tak pernah berbicara dengan John tentang kasus itu. Saya tak mau berbicara lagi dengan dia. Bahkan setelah tiga tahun berlalu, rasanya masih mustahil untuk melupakan rasa sakit yang telah ia berikan, imbuh Ferdinand.[initial]
Baca Juga
Kecewakan Fans Cilik MU, Januzaj Beri Ganti Rugi
Rasis, Politikus Meksiko Sebut Ronaldinho Seekor Monyet
Dibully Fans, Antonio Valencia Tutup Akun Twitter
Tanah Kelahiran Dihina, Sterling Membela
Gelandang Celtic Beri Nama 'Pirlo' Untuk Anaknya
Dihantam Tendangan Vertonghen, Gadis Cilik Ini Pingsan
Kisah Pilu Batistuta Yang Sempat Minta Kakinya Diamputasi
Jika Roma Scudetto, Totti Bernazar Jauhi Es Krim
Sayang Anak, Neymar Dandan Jadi Kucing
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lewis Hall ke Manchester United? Kayaknya Bakal Susah Deh!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 11:30
-
Manchester United Mundur dari Perburuan Cysencio Summerville?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 10:30
-
Arsenal Ganggu Manchester United dalam Perekrutan Manu Kone?
Liga Inggris 21 Juli 2026, 10:00
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










