Roberto Firmino dan Kisah Masa Kecil yang Bikin Haru
Dimas Ardi Prasetya | 15 Agustus 2019 17:48
Bola.net - Penyerang Liverpool Roberto Firmino adalah salah satu penyerang terbaik di dunia namun kisah hidupnya saat masih kecil begitu menyedihkan karena keluarganya dahlu tergolong keluarga kurang mampu.
Firmino tampil apik di Bundesliga bersama Hoffenheim. Liverpool pun tertarik merekrutnya dan akhirnya memboyongnya ke Anfield pada tahun 2015 dengan bandrol 29 juta pounds.
Ia sempat mengalami masa-masa sulit di era Brendan Rodgers. Namun pada akhirnya ia bangkit menjadi salah satu pemain paling penting di skuat asuhan Jurgen Klopp.
Firmino menjadi penting bagi Liverpool berkat kreativitasnya. Ia mampu membuka jalan bagi Mohamed Salah dan Sadio Mane untuk mencetak gol.
Ia juga merupakan sosok pemain yang mengutamakan kepentingan tim. Ia bahkan kerap terlihat bekerja keras untuk mundur jauh ke belakang demi membantu timnya bertahan. Saat ia absen, terlihat permainan Liverpool begitu berbeda tanpanya.
Tak Ada Listrik
Saat ini Firmino sangat sukses. Selain jadi andalan Liverpool, ia juga andalan timnas Brasil.
kerja kerasnya sejauh ini berbuah manis. Dan sikapnya yang bekerja keras pantang menyerah itu tampaknya didapat berkat masa-masa sulitnya saat masih kecil dahulu.
Firmino kecil, yang dulu tinggal di Trapiche di kota Maceio, berasal dari keluarga kurang mampu. Hal tersebut diceritakan oleh Adriana Leita, mantan gurunya di sekolah bernama Maria Rita Lyra de Almeida. Ia mengaku sampai merasa terharu mendengar kesulitan yang dihadapi oleh muridnya tersebut.
“Kelasnya sangat besar, dan ia duduk sangat dekat dengan meja saya, yang memungkinkan kami melakukan banyak percakapan,” kenang Leite seperti dilansir Globo Esporte.
"Dalam salah satu dari percakapan ini, setelah akhir pekan, ia memberi tahu saya: "Bu guru, mereka memutuskan aliran listrik di rumah saya."
“Saya bertanya tentang barang-barangnya yang ada di lemari es. Ia menjawab bahwa ia tidak punya apa-apa, hanya air, dan ini sangat mempengaruhi saya," tutur Leite.
“Ketika saya melihat gambar Firmino [sekarang], saya tidak bisa menghubungkannya dengan bocah kurus yang saya temui di kelas ini,” ujarnya.
Maniak Sepak Bola
Leite mengaku Firmino yang saat itu masih berusia 10 tahun adalah seorang bocah yang sangat mengemari sepak bola, sama dengan dirinya. Jadi hampir tiap hari Firmino kecil selalu mengoceh soal olahraga tersebut.
“Kami berdua penggemar Clube de Regatas Brasil. Saya yakin ia masih mendukung klub tersebut,
”jelasnya. “Setelah setiap pertandingan, ia bertanya apakah saya menonton, dan memberi tahu saya bagaimana jalannya pertandingan. Kami memiliki kesamaan ini dan itu membawa kami lebih dekat."
“Pada saat itu, Roberto banyak berbicara tentang bermain sepak bola dan bermain di lapangan dekat sini, di tepi kolam, di lapangan, di set, tetapi tidak ada yang bersifat profesional," tuturnya.
"Ketika ia mengatakan 'bu guru, aku akan menjadi pemain', saya akan mengatakan 'Roberto, mari belajar, belajar'," kenangnya.
Sejauh ini Roberto Firmino telah bermain sebanyak 195 kali bagi Liverpool di semua ajang kompetisi. Ia mengemas 66 gol dan 49 assist.
(Globo Esporte)
Baca Juga:
Dampak Instan Trio Penyerang Liverpool: Mulai Mental Skuad Sampai Kemenangan
Liverpool Tutup Pramusim dengan Kemenangan atas Lyon
Kembalinya Salah, Mane dan Firmino Akan Beri Dorongan Besar pada Liverpool
Belum Diperkuat Trio Salah-Mane-Firmino, Pramusim Liverpool Kacau?
Keluhan Jurgen Klopp: Satu Musim Adalah 13 Bulan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















