Seperti Narkoba, Gaming Juga Berbahaya untuk Pesepak Bola Profesional
Richard Andreas | 29 Maret 2019 15:30
Bola.net - - Pelatih Southampton, Ralph Hasenhuttl meyakini pesepak bola profesional membutuhkan dukungan dan perlindungan supaya tidak terjatuh pada kondisi kecanduan bermain gim. Dia percaya banyak pesepak bola modern yang mencari pelarian dan hiburan dengan bermain gim.
Pada umumnya pemain-pemain muda dan beberapa pemain senior memilih menghabiskan waktu bersama untuk bermain gim. Tentu saja mereka memainkan gim simulasi sepak bola seperti FIFA 19 atau PES 2019 dengan menggunakan tim kesayangan mereka.
Biar begitu, juga tidak sedikit pemain yang lebih senang bermain gim-gim kompetitif seperti Fortnite, PUBG, dan beberapa gim lain - Neymar dan Griezmann melakukannya. Di satu sisi, gim adalah sarana untuk mengalirkan kejenuhan. Di sisi lain, gim-gim tersebut bisa mengganggu tugas-tugas pemain pemain.
Sisi kedua inilah yang disoroti oleh Hasenhuttl. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kecanduan yang Berbahaya
Menurut Hasenhuttl, kecanduan bermain gim sama berbahayanya dengan alkoholisme atau kecanduan narkoba. Sebab itu, dia berharap para pemain mendapatkan perlindungan khusus dari risiko tersebut.
"Gaming adalah sesuatu yang harus anda lawan dan saya akan melakukan itu. Saya sudah melakukannya di klub terakhir saya [RB Leipzig]," ujar Hasenhuttl di Sky Sports.
"Kami mendapati masalah pada para pemain - mereka bermain gim sampai jam tiga subuh sebelum pertandingan."
"Anda harus aktif dan membantu melindungi mereka sebab ini bukanlah masalah kecil," lanjut dia.
Bantuan Klub
Alhasil, Hasenhuttl berharap setiap klub mau mengambil langkah khusus untuk membuat kebijakan terkait gaming addiction ini. Mereka tidak perlu mengekang pemain, hanya cukup membatasi waktu wajar untuk bermain gim.
"Sejujurnya, masalah ini [kecanduan gim] sama seperti alkoholisme atau kecanduan narkoba dan sejenisnya."
"Gim membuat anda ketagihan dan anda harus melindungi para pemain, itulah yang harus kami lakukan sebagai klub," imbuh Hasenhuttl.
"Melindungi berarti kami harus membantu mereka supaya tidak menghabiskan waktu terlalu banyak untuk bermain gim saja. Saya akan selalu aktif pada diskresi ini," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pelajaran dari Kemenangan 9-0 MU atas Southampton: Sama-Sama Kedua Kalinya
Liga Inggris 3 Februari 2021, 10:40
-
MU 9-0 Southampton: Klubnya Elkan Baggott Juga Pernah Dibantai 9 Gol
Liga Inggris 3 Februari 2021, 10:31
-
Ralph Hasenhuttl: Tidak Ada Tanda-Tanda Kami Bakal Kalah 9-0
Liga Inggris 3 Februari 2021, 10:00
-
Dua Kali Kalah dengan Skor 9-0, Bos Southampton: Saya Harus Berkata Apa?
Liga Inggris 3 Februari 2021, 09:40
-
Manchester United vs Southampton: Solskjaer Lebih Superior Ketimbang Hasenhuttl
Liga Inggris 2 Februari 2021, 12:28
LATEST UPDATE
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









