Suporter Irlandia Rawan Jadi Target Teroris Kazakhstan
Editor Bolanet | 6 September 2012 14:30
- Departemen luar negeri Kazakhstan memperingatkan sejumlah pendukung timnas Republik Irlandia yang nekat mendukung kesebelasan negaranya ke Asia Tengah.
Peringatan tersebut dirilis, setelah mencuat spekulasi bahwa mereka berpeluang untuk menjadi target serangan teroris yang sedang mewabah di kawasan tujuan, terkait pembunuhan dan pengeboman.
Lebih dari 300 suporter berjuluk 'Green Army', termasuk fans berat bernama Davy Keogh rencananya akan menempuh jarak sejauh 12,000km demi mendukung negaranya di ajang kualifikasi Piala Dunia 2014 menghadapi , Jumat, (7/9).
Perjalanan tersebut tampaknya tetap akan dilakukan, kendati penampilan mengecewakan Republik Irlandia di Euro 2012 lalu membuat sebagian besar suporternya bangkrut.
Meski dikenal fanatik dan cukup nekat, namun pihak yang bertanggung jawab di Kazakhstan tetap meminta para pendatang untuk menunjukkan kewaspadaan dan berhati-hati di tempat umum.
Anda seharusnya sadar dengan risiko global dari serangan teroris yang membabi buta. Mereka bisa saja mengarah pada masyarakat sipil sebagai target, termasuk tempat yang dikunjungi oleh orang asing, bunyi peringatan dari pemerintah Kazakhstan.
Sejauh ini, insiden serang teroris telah menimbulkan korban setidaknya 50 orang meninggal dunia sejak bulan Mei 2011.
Sementara pihak suporter Republik Irlandia, diwakili oleh Davy Keogh yang terkenal dengan sapaan 'Davy Keogh Say Hello' tampak enggan mengurungkan lawatannya ke Kazakhstan.
Ini seharusnya menjadi perjalanan yang hebat, tetapi itu seperti sebuah neraka dari kejauhan. Saya tidak tahu bagaimana mereka bisa bersama negara-negara Eropa di kualifikasi. Kami akan terbang sekitar delapan jam dari Jerman, dan kami tidak akan tahu di mana kami berada setelah penerbangan, tutur Davy.
Peringatan tersebut dirilis, setelah mencuat spekulasi bahwa mereka berpeluang untuk menjadi target serangan teroris yang sedang mewabah di kawasan tujuan, terkait pembunuhan dan pengeboman.
Lebih dari 300 suporter berjuluk 'Green Army', termasuk fans berat bernama Davy Keogh rencananya akan menempuh jarak sejauh 12,000km demi mendukung negaranya di ajang kualifikasi Piala Dunia 2014 menghadapi , Jumat, (7/9).
Perjalanan tersebut tampaknya tetap akan dilakukan, kendati penampilan mengecewakan Republik Irlandia di Euro 2012 lalu membuat sebagian besar suporternya bangkrut.
Meski dikenal fanatik dan cukup nekat, namun pihak yang bertanggung jawab di Kazakhstan tetap meminta para pendatang untuk menunjukkan kewaspadaan dan berhati-hati di tempat umum.
Anda seharusnya sadar dengan risiko global dari serangan teroris yang membabi buta. Mereka bisa saja mengarah pada masyarakat sipil sebagai target, termasuk tempat yang dikunjungi oleh orang asing, bunyi peringatan dari pemerintah Kazakhstan.
Sejauh ini, insiden serang teroris telah menimbulkan korban setidaknya 50 orang meninggal dunia sejak bulan Mei 2011.
Sementara pihak suporter Republik Irlandia, diwakili oleh Davy Keogh yang terkenal dengan sapaan 'Davy Keogh Say Hello' tampak enggan mengurungkan lawatannya ke Kazakhstan.
Ini seharusnya menjadi perjalanan yang hebat, tetapi itu seperti sebuah neraka dari kejauhan. Saya tidak tahu bagaimana mereka bisa bersama negara-negara Eropa di kualifikasi. Kami akan terbang sekitar delapan jam dari Jerman, dan kami tidak akan tahu di mana kami berada setelah penerbangan, tutur Davy.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pertandingan Terakhir Tangani Inggris, Lee Carsley Ingin Tuntaskan Misi Promosi
Piala Eropa 17 November 2024, 14:30
-
Prediksi Inggris vs Republik Irlandia 18 November 2024
Piala Eropa 17 November 2024, 01:04
-
Kenapa Declan Rice Tolak Ban Kapten Timnas Inggris dari Harry Kane?
Piala Eropa 8 September 2024, 09:00
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









