Survei: Manchester United, Perusahaan Paling Dibenci di Inggris
Editor Bolanet | 28 Maret 2011 14:32
26% dari peserta survei nasional memilih tim asuhan Sir Alex Ferguson di puncak daftar kebencian mereka. Hal itu dipercaya sebagai akibat dari rivalitas yang kuat dengan klub lain, juga keberhasilan dan kekuatan yang dipunyai oleh United.
Perusahaan yang paling dibenci berikutnya adalah Ryanair, dengan mengumpulkan suara sebanyak 23%. British Gas, yang disalahkan karena menaikkan harga, dibenci oleh 22% pemilih. Perusahaan makanan cepat saji, McDonald's, mengumpulkan suara sebesar 19%.
Inggris masih menyisakan tempat untuk bank, dengan 17% membenci RBS dan 16% membenci Lloyd. Di urutan berikutnya ada Starbucks (14%) dan BT (13%).
The Online Opinions mendapatkan hasil itu dengan menyurvei 1.000 orang. [initial]
United Incar Wesley Sneijder (sun/cax)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Daftar 28 Pemain Timnas Indonesia U-17 Vs China, Ada Striker Liga Norwegia
Tim Nasional 4 Februari 2026, 12:49
-
Kalahkan Albacete, Hansi Flick Sentil Para Pemain Barcelona, Apa Sebabnya?
Liga Spanyol 4 Februari 2026, 12:30
-
5 Pelajaran dari Laga Arsenal vs Chelsea: Havertz Hukum Mantan
Liga Inggris 4 Februari 2026, 12:09
-
Arsenal Jaga Asa Quadruple Usai Lolos ke Final Carabao Cup
Liga Inggris 4 Februari 2026, 12:01
-
Comeback Starter di Barcelona dan Langsung Cetak Gol, Ronald Araujo: Syukurlah!
Liga Spanyol 4 Februari 2026, 11:53
-
Jendral Lini Tengah Arsenal akui Ketangguhan Chelsea: Mereka Sulit Dikalahkan!
Liga Inggris 4 Februari 2026, 11:36
-
Arsenal Lolos ke Final Carabao Cup, Mikel Arteta: Akhirnya!
Liga Inggris 4 Februari 2026, 11:17
LATEST EDITORIAL
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42
-
5 Pemain yang Berpotensi Pindah Klub di Hari Terakhir Bursa Januari 2026
Editorial 2 Februari 2026, 13:18
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06








