5 'Kuda Hitam' Bulu Tangkis Tunggal Putra Olimpiade Tokyo 2020, Termasuk Jonatan Christie
Anindhya Danartikanya | 23 Juli 2021 09:15
Bola.net - Tim bulu tangkis Indonesia akan memulai perjuangan di Olimpiade Tokyo 2020 pada fase grup, Sabtu (24/7/2021). Seperti yang diketahui, ada sebelas wakil kontingen Merah Putih di cabang olahraga (cabor) ini. Pada nomor tunggal, ada Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting (putra), serta Gregoria Mariska Tunjung (putri).
Pada nomor ganda, ada Greysia Polii/Apriyani Rahayu (putri), Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (putra), serta Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (ganda campuran). Indonesia pun berharap mempertahankan tradisi medali emas dari cabor ini.
Harapan besar tertuju ke sektor ganda putra dan campuran. Namun, bukan mustahil sektor lain memberikan kejutan, salah satunya tunggal putra. Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) pun baru-baru ini melansir pemain tunggal putra diprediksi menjadi kuda hitam di Olimpiade Tokyo 2020. Berikut ulasannya yang dikutip dari Djarum Badminton.
Jonathan Christie ? Indonesia (Peringkat 7 Race to Tokyo versi BWF)

Medali emas Asian Games 2018 menunjukkan Jonatan Christie mampu memenangkan gelar besar. Tapi, tunggal putra nomor tujuh dunia itu belum banyak mengubah performanya seperti yang diharapkan.
Jonatan mampu mengoleksi pencapaian yang tergolong sukses pada musim kompetisi 2019. Dia berhasil menjuarai Australian Open 2019 Super 300 dan mencapai final di ajang Japan Open 2019 Super 750 serta France Open 2019 Super 750.
Jadi, Jonatan mungkin bisa membukukan langkah istimewa di Olimpiade Tokyo 2020. Bahkan tidak menutup kemungkinan penampilan apiknya di Asian Games 2018 lalu bisa terulang kembali.
Lee Zii Jia ? Malaysia (Peringkat 9 Race to Tokyo)
Pada final sekaligus gelar bergengsi pertamanya, All England 2021 Super 1000, Maret lalu, Lee Zii Jia berhasil membuktikan layak ditakuti dan diperhitungkan para pesaingnya. Tunggal putra nomor delapan dunia itu memiliki kemampuan yang tidak kalah bagus dengan para pemain papan atas.
Pada Olimpiade Tokyo 2020, Zii Jia akan tampil lebih nyaman karena tidak memikul beban terlalu berat. Jadi, bisa jadi dia bermain lebih lepas dan merusak dominasi Kento Momota, Viktor Axelsen, Anders Antonsen dan lainnya.
Ng Ka Long Angus - Hong Kong (Peringkat 8 Race to Tokyo)

Pemain nomor sembilan dunia itu mengawali musim kompetisi 2021 dengan baik. Dia bahkan berhasil melangkah hingga ke partai final Yonex Thailand Open 2020 Super 1000. Pada tahun lalu, dia tercatat sukses membawa pulang gelar juara di ajang Thailand Masters 2020 Super 300.
Angus mungkin bukan pemain tunggal putra yang paling banyak dibicarakan, sebagian karena sifatnya yang bersuara lembut dan tidak menonjolkan diri. Tetapi dia dapat menimbulkan beberapa masalah bagi nama-nama besar, mungkin saja pada Olimpiade Tokyo 2020.
Wang Tzu Wei - Chinese Taipei (Peringkat 10 Race to Tokyo)
Peringkat dunia Wang Tzu Wei terus merangkak naik dalam beberapa musim terakhir. Tapi sejauh ini, pebulu tangkis tunggal putra nomor 10 dunia itu belum berhasil meraih gelar besar. Meski begitu, Tzu Wei adalah pekerja keras. Dia bisa saja membuat beberapa riak di Olimpiade Tokyo 2020.
Pada BWF World Tour Finals 2020 di Thailand, Januari lalu, dia berhasil membuktikan kualitas dengan mengalahkan Ng Ka Long Angus, Kidambi Srikanth, dan Anders Antonsen di babak penyisihan grup. Sayang, Tzu Wei harus menelan kekalahan dari Antonsen di semifinal. Meski begitu, dia berhasil membuktikan bahwa dirinya pantas berada di level tersebut.
Chou Tien Chen - Chinese Taipei (Peringkat 2 Race to Tokyo)

Pebulu tangkis tunggal putra nomor empat dunia ini mungkin tak dilihat sebagai pesaing di garis depan bagi Momota, Axelsen, dan Chen Long. Sebab, Tien Chen memiliki rekor yang kurang bagus setiap kali bentrok dengan ketiga pemain tersebut.
Dengan Momota dia baru menang dua kali dan kalah 11 kali. Sementara melawan Axelsen, Tien Chen juga baru mencuri dua kemenangan dari total 15 kali pertemuan. Sedangkan kontra Chen Long, Tien Chen tercatat belum pernah sekali pun menang dari sembilan kali pertemuan.
Tapi terlepas dari itu semua, tak ada yang meragukan kemampuan Tien Chen. Dia boleh dibilang sebagai salah satu pemain yang paling fit, paling konsisten dan memiliki pengalaman yang luar biasa. Untuk itu, dia akan siap memanfaatkan kesempatannya dan kelebihannya itu di Olimpiade Tokyo 2020.
Ajang multievent Olimpiade Tokyo 2020 bisa disaksikan melalui TV teresterial INDOSIAR dan O Channel. Selain itu juga bisa di layanan over the top (OTT) VIDIO baik gratis maupun berbayar dengan 12 channel tambahannya, serta channel Champions TV 1, 2 dan 3 yang dikelola IEG (Indonesia Entertainment Group), salah satu anak perusahaan di Emtek Group. Yuk nikmati sajian live streaming dengan mengklik tautan ini.
Disadur dari: Bolacom (Aulia Dewi, Yus Mei Sawitri) | Dipublikasi: 23 Juli 2021
Video: Atlet Renang Indonesia, Fadlan Prawira Deg-degan Jelang Olimpiade Tokyo 2020
Baca Juga:
Tonton Live Streaming Opening Ceremony Olimpiade Tokyo 2020 Eksklusif di Vidio
Highlights Sepakbola Olimpiade 2020: Brasil 4-2 Jerman
Highlights Sepakbola Olimpiade 2020: Argentina 0-2 Australia
Ada Nama Eks Manchester United, Ini 10 Kiper dengan Catatan Cleansheet Terbanyak pada Olimpiade
Hasil Olimpiade 2020: Richarlison Menggila, Brasil Bekuk Jerman 4-2
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala AFF 2026 Jadi Panggung John Herdman Seleksi Pemain untuk FIFA ASEAN Cup
Tim Nasional 8 Agustus 2026, 18:01
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




