5 Pebulu Tangkis Kidal Berprestasi Gemilang
Anindhya Danartikanya | 23 Desember 2019 08:30
Bola.net - Pebulu tangkis Jepang, Kento Momota, tampil garang sepanjang 2019 dengan banyak rekor-rekor fenomenal. Momota meraih 11 gelar, termasuk Kejuaraan Dunia, Kejuaraan Asia, dan All England. Ia melampaui rekor Lee Chong Wei yang tadinya memegang rekor dengan 10 gelar.
Rekor kedua dicatatkan Momota melalui nominal hadiah yang diperolehnya musim ini. Melansir situs BWF, Momota berhasil meraup hadiah total sebesar 506.900 dolar AS atau sekitar Rp7,09 miliar.
Dengan jumlah hadiah sebesar itu, Momota menjadi tunggal putra pertama yang berhasil membawa pulang hadiah lebih dari setengah juta dolar AS.
Keberhasilan Momota tak lepas dari kekuatan tangan kirinya yang luar biasa. Ya, Momota adalah salah satu pebulu tangkis kidal. Meski demikian, dia bukan satu-satunya.
Berikut lima pebulu tangkis kidal yang menggemparkan dunia.
Lin Dan
Jauh sebelum Momota bersinar, pebulu tangkis asal China, Lin Dan, juga sempat menggetarkan pencintanya di seluruh dunia. Lin Dan yang juga menjadi pemain kidal berhasil mencatatkan rekor apik sepanjang kariernya.
Sejak menjalani karier profesional pada 2002, legenda hidup bulutangkis itu sudah mengantongi lebih dari 60 gelar juara.
Catatan semakin menarik karena Lin Dan adalah satu-satunya tunggal putra yang memperoleh medali emas Olimpiade dua kali berturut-turut, yakni di Olimpiade Beijing 2008 dan Olimpiade London 2012.
Flandy Limpele
Nama Flandy Limpele mungkin cukup asing di telinga pencinta bulutangkis Tanah Air, namun pada era 2000an, Flandy menjadi atlet bulu tangkis yang diperhitungkan. Ia bermain di sektor ganda putra bersama Eng Hian.
Keduanya berhasil menorehkan banyak kesuksesan di ajang internasional, misalnya saja di Korea Terbuka 1999, Denmark Terbuka 2000, Malaysia Terbuka 2000, hingga Jerman Terbuka 2000.
Bukan hanya gelar di Super Series, keduanya juga meraih medali perunggu Olimpiade Athena 2004. Flandy menjadi salah satu pemain kidal Indonesia yang mencuri perhatian pada waktu itu.
Saat ini, Flandy menjadi pelatih ganda putra asal India. Terbaru, Flandy berhasil membawa Rankireddy/Shetty menembus final turnamen BWF Super 750 musim ini.
Mathias Boe
Mathias Boe merupakan atlet ganda putra asal Denmark. Ia berpasangan dengan Carsten Mogensen di lapangan. Boe juga pemain kidal yang pernah menggetarkan dunia.
Boe sempat membuat heboh dengan aksi protes yang dibuatnya pada 2017 lalu. Di ajang Indonesia Terbuka 2017, Boe memberi kritikan kepada suporter Indonesia.
Menurut pemain yang memulai debutnya pada 1998 itu, perilaku suporter Indonesia membuatnya sedikit kecewa. Suporter meneriakkan kalimat provokatif saat ganda putra Denmark itu bertanding.
Atas protesnya ini, Mathias Boe sempat menjadi bahan pembicaraan media-madia nasional dan internasional.
Yuhan Tan
Atlet asal Belgia, Yuhan Tan, menambah panjang deretan pebulutangkis yang bertangan kidal. Sama seperti Mathias Boe, Yuhan Tan menggemparkan dunia, terutama Indonesia, bukan karena catatan prestasi yang ditorehkannya.
Yuhan Tan disebut masih memiliki darah Indonesia. Selain itu, banyak pencinta bulutangkis Tanah Air yang menganggap Yuhan Tan sebagai pebulutangkis tampan.
Meski tak begitu cemerlang, prestasi yang ditorehkan Yuhan Tan cukup layak diacungi jempol. Yuhan berhasil menjadi peserta tunggal putra termuda yang lolos ke Olimpiade Beijing pada 2008. Saat itu, Yuhan berusia 21 tahun.
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Hesti Puji Lestari/Editor: Rizki Hidayat/Dipublikasi: 21 Desember 2019
Baca Juga:
- 5 Catatan Gemilang Kento Momota di Ajang Bulu Tangkis 2019
- Daftar Pebulu Tangkis Dunia dengan Total Hadiah Tertinggi
- 5 Ganda Putra yang Mampu Jegal Kevin Sanjaya/Marcus Gideon Sepanjang 2019
- Peringkat BWF: Ahsan/Hendra Makin Dekati Poin Kevin/Marcus
- Keanehan Statistik Kiprah Ganda Putra Kevin/Marcus, Ahsan/Hendra, dan Endo/Watanabe
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing All England 2026
Bulu Tangkis 3 Maret 2026, 08:49
LATEST UPDATE
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59













