9 Atlet Bulu Tangkis Berpeluang Lolos Olimpiade
Editor Bolanet | 28 Maret 2012 05:05
- Sebanyak sembilan pebulu tangkis Indonesia berpeluang lolos ke Olimpiade di London, pada 2012. Mereka adalah pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, ganda putra Mohammad Aksan/Bona Septano, pasangan ganda putri Gresyia Polii/Meiliana Jauhari, dua tunggal putra Simon Santoso, Taufik Hidayat, dan tunggal putri Adriayanti Firdasari.
Menurut Sekjen PB PBSI, Yacob Rusdianto, para atlet tersebut masih akan mengikuti tiga kejuaraan lagi sebelum tiket Olimpiade ditutup pada 30 April mendatang. Kejuaraan yang akan diikuti yakni Australia Terbuka pertengahan April, Kejuaraan Asia di China 1-8 April, dan India Super Series 25 April.
“Kami harap ada tambahan atlet yang bisa lolos ke Olimpiade. Sehingga, nanti baru bisa diketahui setelah 30 April,” kata Yacob kepada Bola.net.
Selain sembilan atlet tersebut, nama lain yang masih berpeluang lolos di antaranya pasangan ganda putra , Markis Kido/ Hendra Setiawan, ganda putri atau Nadya Melati/Vita Marissa, dan pasangan ganda campuran .
Jika para pebulu tangkis Indonesia ingin menggenggam tiket pesta olahraga terbesar di dunia itu, mereka harus tampil all-out di tiga kejuaraan tersebut.
“Sebenarnya, kami ingin mengirim atlet sebanyak-banyaknya. Tapi, melihat kondisi seperti ini, kami harus realistis. Kalau mau lolos, mereka harus tampil maksimal di tiga kejuaraan itu,” ungkapnya.
Pihaknya terus berharap Indonesia mampu menjaga tradisi meraih medali emas di ajang empat tahunan tersebut. Karenanya, PB PBSI akan mengatur supaya para atlet bisa menjaga stamina dan semangat juang, terutama Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir yang barus saja menjuarai All England dan Swiss Open.
Di bagian lainnya, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan cabang olahraga (cabor) bulu tangkis serta angkat besi, mendapatkan bantuAn dana dari Olympiade Solidarity (OS) untuk pengembangan prestasi olahraga nasional. Itu karena KOI merupakan anggota International Olympic Committee (IOC).
Bagi KOI, dana sebesar 50 ribu dolar Amerika tersebut diperuntukkan membantu program yang dicanangkan. Sedangkan untuk dua cabor tersebut, bantuan ditujukan untuk pengembangan prestasi di tingkat internasional.
Untuk angkat besi, bantuan diberikan OS kepada tiga tempat pemusatan latihan nasional, yakni Lampung (Jadi Setiadi dan Citra Febrianti), Kalimantan Timur (Eko Yuli Irawan dan Triyatno), dan Kabupaten Bekasi (Muhammad Hasbi dan Deni). Masing-masing tempat, mendapatkan 10 ribu dolar.
Sementara bulu tangkis, bantuan diberikan untuk pasangan Tantowi Ahmad dan Liliyana Natsir, serta Muhammad Ahsan dan Bona Septano. Masing-masing pasangan menerima 10 ribu dolar. Terpilihnya dua cabor tersebut, didasarkan pencapaian mereka di tingkat dunia.
Semoga, para atlet terpacu untuk meningkatkan prestasi dan mengharumkan nama bangsa di pentas dunia, terang Ketua KOI, Rita Subowo.
Bantuan dari OS secara rutin diterima oleh Indonesia, setiap tahunnya. Ini diberikan bukan hanya dalam bentuk dana, melainkan beasiswa. (esa/Rev)
Menurut Sekjen PB PBSI, Yacob Rusdianto, para atlet tersebut masih akan mengikuti tiga kejuaraan lagi sebelum tiket Olimpiade ditutup pada 30 April mendatang. Kejuaraan yang akan diikuti yakni Australia Terbuka pertengahan April, Kejuaraan Asia di China 1-8 April, dan India Super Series 25 April.
“Kami harap ada tambahan atlet yang bisa lolos ke Olimpiade. Sehingga, nanti baru bisa diketahui setelah 30 April,” kata Yacob kepada Bola.net.
Selain sembilan atlet tersebut, nama lain yang masih berpeluang lolos di antaranya pasangan ganda putra , Markis Kido/ Hendra Setiawan, ganda putri atau Nadya Melati/Vita Marissa, dan pasangan ganda campuran .
Jika para pebulu tangkis Indonesia ingin menggenggam tiket pesta olahraga terbesar di dunia itu, mereka harus tampil all-out di tiga kejuaraan tersebut.
“Sebenarnya, kami ingin mengirim atlet sebanyak-banyaknya. Tapi, melihat kondisi seperti ini, kami harus realistis. Kalau mau lolos, mereka harus tampil maksimal di tiga kejuaraan itu,” ungkapnya.
Pihaknya terus berharap Indonesia mampu menjaga tradisi meraih medali emas di ajang empat tahunan tersebut. Karenanya, PB PBSI akan mengatur supaya para atlet bisa menjaga stamina dan semangat juang, terutama Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir yang barus saja menjuarai All England dan Swiss Open.
Di bagian lainnya, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan cabang olahraga (cabor) bulu tangkis serta angkat besi, mendapatkan bantuAn dana dari Olympiade Solidarity (OS) untuk pengembangan prestasi olahraga nasional. Itu karena KOI merupakan anggota International Olympic Committee (IOC).
Bagi KOI, dana sebesar 50 ribu dolar Amerika tersebut diperuntukkan membantu program yang dicanangkan. Sedangkan untuk dua cabor tersebut, bantuan ditujukan untuk pengembangan prestasi di tingkat internasional.
Untuk angkat besi, bantuan diberikan OS kepada tiga tempat pemusatan latihan nasional, yakni Lampung (Jadi Setiadi dan Citra Febrianti), Kalimantan Timur (Eko Yuli Irawan dan Triyatno), dan Kabupaten Bekasi (Muhammad Hasbi dan Deni). Masing-masing tempat, mendapatkan 10 ribu dolar.
Sementara bulu tangkis, bantuan diberikan untuk pasangan Tantowi Ahmad dan Liliyana Natsir, serta Muhammad Ahsan dan Bona Septano. Masing-masing pasangan menerima 10 ribu dolar. Terpilihnya dua cabor tersebut, didasarkan pencapaian mereka di tingkat dunia.
Semoga, para atlet terpacu untuk meningkatkan prestasi dan mengharumkan nama bangsa di pentas dunia, terang Ketua KOI, Rita Subowo.
Bantuan dari OS secara rutin diterima oleh Indonesia, setiap tahunnya. Ini diberikan bukan hanya dalam bentuk dana, melainkan beasiswa. (esa/Rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Johnny Jansen Girang Bali United Sapu Bersih 2 Laga Awal BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 16 September 2026, 21:07
-
Pierre Kalulu Diincar MU, Juventus: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 16 September 2026, 21:00
-
Lupakan Derby Manchester, Manchester United Fokus Penuh Hadapi Brighton
Liga Inggris 16 September 2026, 20:40
-
Inikah Penerus Harry Maguire di Skuad Manchester United?
Liga Inggris 16 September 2026, 20:20
-
Madura United Punya Misi Balas Dendam ke PSIM di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 16 September 2026, 20:13
-
Tajam dan Jadi Pembeda, Kenapa Carlos Espi Terus Cadangan, Wahai Mourinho?
Liga Inggris 16 September 2026, 20:00
-
Nganggur di Real Madrid, MU Siap Selamatkan Karir Endrick
Liga Inggris 16 September 2026, 19:40
-
Lagi, Jose Mourinho Pasang Badan untuk Vinicius Junior
Liga Spanyol 16 September 2026, 19:20
-
Kyohei Yoshino, Senjata Serbabisa Persija Jakarta
Bola Indonesia 16 September 2026, 19:19
-
Hasil FC Seoul vs Persib: Start Mulus Maung Bandung di Asia!
Bola Indonesia 16 September 2026, 18:55
-
Michael Carrick Konfirmasi Kapan Carlos Baleba Debut di MU
Liga Inggris 16 September 2026, 18:40
-
Setelah 12 Tahun Bersama, MU Bakal Berpisah dengan Luke Shaw?
Liga Inggris 16 September 2026, 18:20
-
Jose Mourinho Acungi Start Pertama Yan Diomande di Real Madrid
Liga Spanyol 16 September 2026, 17:56
-
Hasil BRI Super League: Kalah Lawan Dewa United, Borneo FC Terpuruk di Kandang
Bola Indonesia 16 September 2026, 17:34
-
Puja-puji Mikel Arteta untuk Bocah Ajaib Arsenal, Max Dowman
Liga Inggris 16 September 2026, 17:34
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
