Christopher Rusdianto Bantah Nepotisme
Editor Bolanet | 12 April 2009 09:07
Hal itu dikemukakan Christopher kepada wartawan di sela-sela sesi latihan dan pelepasan enam atlet Jatim yang dipanggil masuk Pelatnas Pratama di GOR Bulu Tangkis Suryanaga Surabaya, Sabtu.
"Saya tidak pernah berpikiran seperti itu dan yakin pemanggilan ini berdasarkan kemampuan saya selama mengikuti seleknas beberapa waktu lalu," kata pemain spesialis ganda itu.
Selain Christopher, lima atlet Jatim lainnya yang dipanggil PB PBSI adalah Seto Danu, Siswanto (tunggal putra), Rian Agung, Hendra Setyo (ganda putra), dan Tike Arieda Ningrum. Keenam pemain itu semuanya berasal dari Klub Suryanaga Surabaya.
Acara pelepasan keenam atlet yang rencananya berangkat ke Jakarta pada Minggu (12/4), dilakukan Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf yang kebetulan mengadakan latihan bulu tangkis di GOR Suryanaga.
Christopher mengaku tidak terlalu memikirkan soal kemungkinan munculnya sorotan dari banyak pihak yang mempersoalkan pemanggilan dirinya di Pelatnas.
"Saya bertekad membuktikan kemampuan saya ketika berada di Pelatnas nanti. Saya tidak ingin memikirkan hal lain, kecuali fokus mempersiapkan diri dan berlatih dengan keras," kata pengagum mantan pemain ganda Pelatnas Candra Wijaya itu.
Pada saat seleknas, Christopher yang berpasangan dengan Rian Agung hanya memenangi tiga dari tujuh pertandingan yang harus dijalani. Empat kekalahan dialami dari mantan penghuni Pelatnas Pratama dan pasangan putra senior.
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB Suryanaga yang juga anggota tim pemandu bakat PB PBSI Wijanarko Adimulya mengemukakan, pemanggilan Christopher Rusdianto dan 38 atlet lainnya, sudah melewati berbagai tahapan tes dan diskusi tim pelatih serta Binpres PBSI.
"Ada dua opsi yang ditawarkan tim pemandu bakat kepada PB PBSI menyangkut pemanggilan atlet pratama yakni 33 atau 39 atlet. Akhirnya diputuskan memanggil sebanyak 39 atlet dari sekitar 63 atlet yang ikut seleknas," katanya.
Wijanarko menambahkan, penetapan ke-39 atlet tersebut didasarkan pada hasil tes fisik dan permainan, kesehatan serta psikologi yang dilakukan pada 10-17 Maret lalu.
"Tim pemandu bakat, pelatih pelatnas dan Binpres PB PBSI, kemudian membahas hasil tes tersebut sebelum menetapkan nama-nama yang dipanggil," katanya.
Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto yang dihubungi terpisah membantah adanya unsur nepotisme dalam pemanggilan atlet Pelatnas Pratama, termasuk masuknya nama Christopher Rusdianto.
"Semua tahapan seleknas dilakukan secara fair play dan tidak ada pemain yang diistimewakan. Christopher juga melalui tes yang sama dengan pemain lainnya dan saya tidak pernah ikut campur dalam proses seleknas," katanya. (kpl/boo)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bukan Cuma Lamine Yamal, Ini 16 Wonderkid yang Siap Guncang Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 21 April 2026, 10:02
-
Grand Final Proliga 2026, Gelar Juara Siap Diperebutkan dengan Format Best of Three
Voli 21 April 2026, 08:50
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Grand Final Proliga 2026, 21-26 April 2026
Voli 21 April 2026, 08:22
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 21 April 2026, 08:22
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 21 April 2026, 08:22
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00









