Fakta Menarik Dari Medali Emas Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir
Editor Bolanet | 18 Agustus 2016 13:00
Tahukah Bolaneters bahwa kemenangan pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir atas pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying pada Rabu (17/8) meninggalkan beberapa fakta menarik?
Salah satunya adalah fakta menarik bagaimana pertandingan final tersebut memakai 17 kok yang sesuai dengan tanggal kemerdekaan, dan berlangsung selama 45 menit, yang merupakan tahun kemerdekaan Republik Indonesia.
Berikut sejumlah fakta menarik dalam kemenangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di Olimpiade 2016 Rio:
Kemenangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dipastikan pada hari Rabu (17 Agustus 2016) pada pukul 23:57 WIB. Artinya, medali emas ini seperti sebuah kado spesial dalam HUT ke-71 Republik Indonesia. Bukan itu saja, dalam laga final di Riocentro Pavilion 4 itu, dipergunakan 17 kok (tanggal kemerdekaan) dan berlangsung selama 45 menit (sesuai tahun kemerdekaan).
Kemenangan atas pasangan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying di partai final itu membuat pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir tak pernah kehilangan satu gim pun selama gelaran Olimpiade 2016. Mulai dari melawan pasangan Robin Middleton/Leanne Choo, Bodin Issara/Savitree Amitrapai, Chang PS/Goh LY (dua kali), Praveen Jordan/Debby Susanto, dan Zhang Nan/Zhao Yunlei, mereka menang dua game langsung.
Sukses kontingen Indonesia cabang bulutangkis meraih medali emas ini merupakan penawar dahaga setelah di Olimpiade empat tahun sebelumnya, Olimpiade 2012 London, bulutangkis Indonesia untuk pertama kalinya sejak 1992 gagal meraih medali.
Bagi bulutangkis ganda campuran, medali emas yang diraih Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir adalah yang pertama kali datang dari nomor ganda campuran. Sebelum mereka, prestasi terbaik ganda campuran adalah medali perak oleh Tri Kusharjanto/Minarti Timur (Olimpiade 2000) dan Nova Widianto/Liliyana (Olimpiae 2008).
Bagi Tontowi, ini adalah medali pertamanya di gelaran Olimpiade. Sementara bagi Liliyana ini adalah medali kedua setelah sempat meraih perunggu pada Olimpiade 2008, sedangkan pada Olimpiade 2012, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir kalah di perebutan medali perunggu.
Selain meraih medali keduanya selama Olimpiade, medali emas bagi Liliyana Natsir tersebut menjadikannya wanita Indonesia kedua yang mampu meraih emas i Olimpiade setelah Susi Susanti (Olimpiade 1992) dari nomor tunggal putri.
Sejak bulutangkis secara resmi masuk salah satu cabang olahraga Olimpiade pada 1992, hanya sekali Indonesia gagal meraih medali emas, yakni pada Olimpiade 2012 London. Bukan hanya emas, tim bulutangkis Indonesia juga gagal meraih satu pun medali.
Medali emas yang diraih pasangan Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir ini adalah medali emas ketujuh bagi Indonesia di ajang Olimpiade sejak ikut berpartisipasi pada 1952. Lebih spesial, tujuh medali itu semua datang dari cabang bulutangkis.
Sebagai informasi, pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir meraih emas setelah di partai final mengalahkan pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dengan skor 21-14, 21-12 dua set langsung.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PBSI Jelaskan Arti Status Magang Tontowi Ahmad di Pelatnas
Bulu Tangkis 19 Mei 2020, 15:42
-
Richard Mainaky: Motivasi Tontowi Ahmad Masih Ada, Tapi...
Bulu Tangkis 19 Mei 2020, 09:30
-
Tontowi Ahmad Beber Faktor-Faktor Pendorong Keputusannya Pensiun
Bulu Tangkis 19 Mei 2020, 09:15
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18









