Gemilang di Final Piala Thomas, Ternyata Ini Motivasi Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto
Editor Bolanet | 17 Oktober 2021 22:03
Bola.net - Penampilan gemilang ditunjukkan oleh ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto saat tampil di Final Piala Thomas 2020 melawan China. Menurut mereka, kemenangan ini menjadi bukti bahwa mereka adalah pemain andalan, bukan hanya pelapis.
Pasangan peraih perak Asian Games 2018 ini sukses menekuk ganda China, He Ji Ting/Zhao Hao Dong, 21-12, 21-19.
Dalam pertandingan final Piala Thomas 2020 antara Indonesia dan China yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021), pasangan peringkat 7 dunia ini memang selalu unggul dari awal.
Permainan yang lebih kompak dan rotasi yang lebih solid, membawa Fajar/Rian tampil bagus. Sementara lawan yang bukan pasangan asli, juga kerap kedodoran, terutama di gim pertama.
"Bersyukur bisa menyumbangkan angka kemenangan bagi Indonesia. Kami bisa bermain tanpa cedera. Kami tidak menyangka bisa diturunkan di partai final Piala Thomas dan sebagai ganda pertama serta bisa menyumbang angka," ujar Fajar setelah pertandingan, seperti dikutip dari rilis PBSI.
"Saya senang karena bisa mempersembahkan kemenangan. Keberhasilan ini sangat penting bagi kami untuk tidak menjadi pasangan pelapis terus. Ini menambah kepercayaan diri kami," sebut Rian, tentang kemenangan di final Piala Thomas 2020.
Manfaatkan Kondisi Lawan

Menyangkut lawan yang bukan pasangan asli, Fajar/Rian merasa bersyukur. Keduanya juga bisa memanfaatkan keadaan dan menang.
"Lawan juga bukan pasangan aslinya, kami sangat percaya diri untuk mengalahkan mereka. Ganda China itu pasangan dadakan, sehingga rotasinya belum berjalan baik. Ini tentu kami manfaatkan kesempatan," sebut Fajar.
Saat kedudukan 20-17 di gim kedua kemudian dikejar hingga 20-19, Fajar/Rian mengaku tenang.
Kuncinya Main Tenang
"Pokoknya tenang dan berusaha dapat satu poin. Ternyata berhasil," ujar Rian.
"Modal kami adalah fokus bermain dari awal sampai akhir. Alhamdulillah bisa menerapkan strategi bermain dengan baik dan menang," sebut Fajar.
"Dari awal kami memang sudah siap untuk mengeluarkan segenap tenaga dan kemampuan yang kami miliki untuk menang dan sumbang poin," tambah Rian.
Disadur dari: Bola.com (Yus Mei; 17/10/2021)
JANGAN LEWATKAN INI BOLANETERS
- Hasil Final Piala Thomas 2020: Fajar / Rian Menggila, Indonesia Memimpin 2-0 Atas China
- Final Piala Thomas 2021: Alasan Kevin Sanjaya Berduet dengan Daniel Martin, Bukan Marcus Gideon
- Hasil Final Piala Thomas 2020: Anthony Ginting Kalahkan Lu Guang Zu, Indonesia vs China 1-0
- Sayang Banget! Bendera Indonesia Tak Bisa Berkibar di Podium Piala Thomas 2020, Kenapa Ya?
- Bendera Indonesia Dilarang Berkibar di Podium Final Piala Thomas, Ini Respon PBSI
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23














