Gresya/Nitya Harus Puas dengan Gelar Runner-up
Editor Bolanet | 8 Juni 2015 08:49
Greysia/Nitya sebelumnya berhasil menghentikan unggulan dua, Luo Ying/Luo Yu di babak perempat final dengan 21-15 dan 23-21 pada Jum’at (5/6) lalu. Kedigdayaan mereka di Istora pun berlanjut saat mereka berhasil mengirim pulang unggulan tujuh yang juga asal Tiongkok, Yu Yang/Zhong Qianxin. Berjumpa dengan unggulan tujuh itu, peraih medali emas Asian Games 2014 itu menang dengan 20-22, 21-13 dan 21-14 pada Sabtu (6/6).
Namun sayang, berjumpa dengan wakil Tiongkok, Tang Jinhua/Tian Qing, Greysia/Nitya awalnya sanggup memimpin raihan angka. Mereka berhasil unggul 6-3, dan memimpin tipis 11-10 di interval. Sayang, usai serve Nitya dinyatakan fault oleh service judge, Greysia/Nitya harus kehilangan 10 angka beruntun dan kalah 11-21 di game pembuka.
Mereka pun seakan belum bisa keluar dari tekanan duet unggulan delapan itu. Diawal game kedua, mereka langsung tertinggal 0-6 dan kemudian semakin jauh tertinggal di kedudukan 8-19. Dan akhirnya Indonesia pun harus kembali tanpa gelar di tahun 2015 ini setelah Greysia/Nitya menyerah 10-21.
“Kami tetap bersyukur apapun hasilnya, ini kemampuan kami. Setiap pertandingan yang kami jalani ini benar-benar strategi kami dan kami sudah benar-benar all out. Dan kami tentu akan melakukan evaluasi usai turnamen ini,” ujar Greysia usai laga dalam rilis yang diterima .
“Di awal game kami memang sempat unggul tetapi akhirnya perolehan poin kami berhasil disalip. Pola permainan mereka mulai terus menekan, kami mencoba untuk mengubah pola tetapi akhirnya kami terus tertekan. Dan kami kesulitan untuk mengembalikan bentuk permainan seperti di awal game,” tambah Nitya.
Ini menjadi kali kedua Greysia/Nitya dipaksa mengakui keunggulan Tang/Tian. Pekan lalu mereka berjumpa di Australian Open 2015, dimana mereka harus berjumpa di perempat final turnamen berlevel super series itu dengan 18-21 dan 16-21.
Sang pelatih, Eng Hian pun mengapresiasi penampilan anak didiknya di turnamen level dua Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) ini. “Dari segi progress mereka sampai ke final ini saya cukup puas, tetapi untuk penampilan di final untuk Greysia/Nitya akan ada evaluasi lagi. Saya sendiri baru punya satu pasangan yang bisa saya harapkan, saya harus betul-betul membuat program dan latihan fisik untuk menghadapi tiga negara kuat seperti Tiongkok, Korea dan Jepang. Saya harap di Kejuaraan Dunia bulan Agustus nanti, semoga saya bisa menghasilkan yang lebih baik lagi dibanding saat ini,” ungkapnya. (prl/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026, 6-11 Januari 2026
Bulu Tangkis 5 Januari 2026, 11:11
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Malaysia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Januari 2026, 11:03
-
Kabar Baik MU! Bruno Fernandes dan Mason Mount Fix Comeback Lawan Burnley
Liga Inggris 5 Januari 2026, 10:41
-
Telan Dua Hasil Imbang Beruntun, Matheus Cunha Minta MU Lekas Move On
Liga Inggris 5 Januari 2026, 10:24
-
Kritik Manajemen MU, Ruben Amorim Terancam Dipecat?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 09:59
-
Daftar Pemain Voli Putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 09:57
-
Panduan Lengkap Skrining BPJS Kesehatan 2026: Begini Caranya!
News 5 Januari 2026, 09:11
-
Daftar Pemain Voli Putra Jakarta Garuda Jaya di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 09:08
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43







