Greysia Polii Gantung Raket!
Asad Arifin | 3 Juni 2022 14:04
Bola.net - Greysia Polii pensiun dari badminton atau bulutangkis yang sudah digeluti selama 19 tahun. Greysia Polii pensiun setelah menorehkan karier yang luar biasa dan pantas disebut sebagai legenda.
Greysia Polii tak kuasa menahan kesedihan saat mengungkapkan keputusannya untuk gantung raket. Dengan mata berkaca-kaca, Greysia mengakui keputusan itu diambil setelah merasa cukup meraih pencapaian di dunia bulutangkis.
"Yang pertama saya ingin ucapkan adalah rasa syukur atas segala hal yang sudah terjadi sampai sekarang. Saat para atlet memberikan yang terbaik bagi Indonesia, PBSI dan pihak lainnya akan memberikan apresiasi terhadap atlet yang akan berhenti sebagai seorang pemain," kata Greysia Polii di Jakarta, Jumat (3/6/2022).
"Tak ada kata lain selain rasa syukur kepada Tuhan. Saya ingin berterima kasih kepada PBSI yang sudah 19 tahun menjadi rumah rasa sebagai atlet," tegas atlet berusia 34 tahun itu.
Greysia Polii masuk pelatnas PBSI sejak 2003. Selama itu, Greysia sudah berpasangan dengan Heni Budiman, Jo Novita, Meiliana Jauhari, Vita Marissa, Nitya Krishinda Maheswari, dan Apriyani Rahayu.
Acara Spesial untuk Sang Legenda

Acara spesial terkait perpisahan Greysia Polii akan digelar pada Minggu (12/6/2022). Acara bertajuk Greysia Polii: Testimonial Day akan menjadi hiburan buat para penggemarnya sebelum final Indonesia Masters 2022.
Nantinya, Greysia akan melakoni laga persahabatan dengan sahabat-sahabatanya di pelatnas PBSI hingga atlet luar negeri. Laga itu akan menjadi kenang-kenangan dan terakhir kalinya bagi masyarakat Indonesia melihat Greysia menggenggam raket.
Seperti diketahui, Greysia tak akan turut serta di Indonesia Masters 2022 dan Indonesia Open 2022. Menarik untuk menyaksikan laga spesial untuk Greysia Polii tersebut.
Harapan PBSI
Sementara itu, Ketua Harian PBSI, Alex Tirta, mengucapkan terima kasih atas dedikasi Greysia Polii selama menjadi atlet bulutangkis. Selama 19 tahun, Greysia disebut telah melakukan pencapaian yang luar biasa.
PBSI juga harus merelakan keputusan dari Greysia untuk gantung raket. Namun, Alex Tirta berharap Greysia masih tetap berkontribusi di bulu tangkis Indonesia.
"Saya berharap Greysia Polii masih tetap bersama PBSI. Greysia boleh mundur dari atlet bulutangkis, akan tetapi tidak boleh mundur berkontribusi di bulutangkis," ucap Alex Tirta.
Akhir yang Sempurna

Greysia Polii pensiun pada saat yang sempurna. Greysia memutuskan gantung raket setelah meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020.
Ketika itu, Greysia yang berpasangan dengan Apriyani Rahayu mengalahkan wakil China, Chen Qingchen/Jia Yifan. Greysia/Apriyani menang dengan skor 21-19 dan 21-15.
Pencapaian itu juga terasa istimewa untuk Greysia/Apriyani. Medali emas merupakan pencapaian tertinggi ganda putri Indonesia dalam sejarah Olimpiade.
Disadur dari Bola.com: Zulfirdaus Harahap/Rizki Hidayat, 3 Juni 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
LATEST UPDATE
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Gavi Tulis Pesan Emosional usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:48
-
Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 14:40
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









