Greysia Polii Soal Perbedaan Usia dengan Apriyani Rahayu dan Peluang Emas Olimpiade
Anindhya Danartikanya | 17 Juni 2020 14:55
Bola.net - Pasangan pebulu tangkis ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, mengaku sadar memiliki banyak perbedaan satu sama lain, baik soal umur maupun karakter. Namun, mereka justru memandang sebagai kekuatan yang bisa dimaksimalkan untuk mengukir sejarah baru bagi Indonesia.
Soal usia, Greysia dan Apriyani terpaut cukup jauh. Greysia berusia 32 tahun dan kemungkinan sudah di pengujung kariernya. Adapun Apriyani baru berusia 22 tahun dan masih punya masa depan panjang di bulu tangkis. Namun, mereka ogah menjadikan perbedaan umur itu sebagai titik lemah. Mereka justru mengambil sisi positifnya.
"Dalam sebuah partnership pasti ada perbedaan, bukan hanya dari gap umur, tapi juga komunikasi dan karakter. Perbedaan itu ada, yang kami coba kerjakan adalah bagaimana membuat perbedaan itu menjadi kesatuan satu sama lain. Kalau sudah di lapangan, main, bertanding, bukan lagi dia lebih kecil, saya lebih besar, tapi bagaimana menjadi seimbang," kata Greysia via Olympic Channel, Senin (15/6/2020).
Menurut Greysia, perbedaan umur malah bisa jadi senjata untuk membuat lawan kerepotan, asalkan dimaksimalkan dengan tepat. "Karena perbedaan umur jauh, kami ambil positifnya. Saya lebih berpengalaman, bisa tarik dan bawa dia. Bagaimana caranya pengalaman dan apa yang saya lalui, bisa kasih ke dia," urainya.
"Sedangkan dia yang muda, punya tenaga, punya mimpi, dan punya hasrat melakukan yang lebih. Jadi saya terpacu, tetap melangkah, dan membuat perbedaan itu jadi satu, lihat sisi positifnya saja," imbuh Greysia.
Isi Kekosongan Sejarah
Greysia/Apriyani menghadapi tantangan besar tahun depan. Pasangan peringkat 8 dunia itu telah memastikan tiket ke Olimpiade Tokyo 2020 yang diundur tahun depan. Bulu tangkis pun Indonesia punya tradisi bagus di Olimpiade. Kecuali Olimpiade London 2012, bulu tangkis selalu menyumbangkan medali emas di Olimpiade.
Namun, medali emas bulu tangkis belum pernah datang dari ganda putri. Sedangkan sektor lainnya sudah pernah menyumbangkan. Fakta sejarah itu malah melecut asa Greysia/Polii untuk melakukan yang terbaik.
"Belum ada juara dunia maupun juara olimpiade dari ganda putri Indonesia. Belum ada sejarahnya. Jadi kami ingin mengisi kekosongan itu dengan apa yang kami bisa. Dengan talenta yang diberikan Tuhan, kami ingin mencoba kasih sesuatu dan beri yang terbaik," ujar Greysia.
Disadur dari: Bolacom (Yus Mei Sawitri) | Dipublikasi: 16 Juni 2020
Video: Greysia Polii/Apriyani Rahayu | Barcelona Spain Masters 2020
Baca Juga:
- Dilema Pebulu Tangkis Indonesia Jelang Turnamen di Tengah Pandemi Virus Corona
- Marcus Gideon Ungkap Program Latihan Baru di Tengah Pandemi Virus Corona
- Covid-19 Belum Berakhir, Praveen/Melati Tekad Tabung Bonus All England 2020
- Pandemi Masih Lanjut, Marcus Gideon Tak Mau BWF Buru-Buru Gelar Turnamen
- Praveen/Melati Tekad Ulang Medali Emas Owi/Butet di Olimpiade Tokyo 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League: Pemain Asing Baru Arema FC Adalah Teman Lama Vinicius Junior
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:54
-
Bocoran FIFA Series 2026: Timnas Indonesia vs Bulgaria
Tim Nasional 14 Januari 2026, 22:59
-
BRI Super League: Brasil Dominasi Daftar Pencetak Gol Putaran Pertama
Bola Indonesia 14 Januari 2026, 21:22
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







