Hayom Minta Maaf Atas Kekalahan Indonesia
Editor Bolanet | 23 Mei 2012 18:15
- Dionysius Hayom Rumbaka seperti tidak mampu memilih kata-kata untuk mengekspresikan perasaanya ketika pemain berperingkat 23 dunia itu menyerah dua game langsung 14-21, 19-21 kepada Takuma Ueda pada partai penentuan perempat-final Piala Thomas menghadapi Jepang di Wuhan Sport Complex Gymnasium, China, Rabu (23/5).
Akibat kekalahan itu, Indonesia yang sebelumnya berhasil menyamakan kedudukan 2-2 atas Jepang harus tersingkir lebih awal.
Saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat di Tanah Air atas kekalahan ini, sehingga Indonesia gagal melangkah ke babak berikutnya, kata Hayom kepada wartawan usai pertandingan yang berlangsung di stadion megah berkapasitas 13.000 penonton itu.
Sebagai pemain junior yang diharapkan menjadi pelapis pemain senior Taufik Hidayat dan Simon Santoso, pemain kelahiran 22 Oktober 1988 itu mengaku bahwa ia memang tampil penuh beban karena menjadi penentu nasib Tim Thomas Indonesia.
Jika ada rasa tegang dan mendapat beban, itu pasti. Tapi saya sudah berusaha untuk tidak memikirkan hal tersebut dan mencoba untuk fokus pada pertandingan, kata Hayom.
Menurutnya, Ueda kali ini tampil lebih baik karena sejak awal mampu mengontrol jalannya pertandingan, serta tampil lebih percaya diri.
Dia membuat saya sulit untuk keluar dari tekanan dan saya sudah mencari segala upaya untuk keluar tekanan tersebut, tapi ternyata ia sangat sulit ditaklukkan, katanya.
Dengan kemenangan tersebut, Jepang di semifinal akan bertemu dengan pemenang antara juara bertahan China dan Malaysia.
China diperkirakan tidak akan menemui kesulitan untuk mengatasi Malaysia menyusul cederanya pemain nomor satu dunia Lee Chong Wei akibat terkilir pergelangan kaki kanan saat menghadapi Peter Gade dari Denmark di pertandingan penyisihan sehari sebelumnya. (ant/kny)
Akibat kekalahan itu, Indonesia yang sebelumnya berhasil menyamakan kedudukan 2-2 atas Jepang harus tersingkir lebih awal.
Saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat di Tanah Air atas kekalahan ini, sehingga Indonesia gagal melangkah ke babak berikutnya, kata Hayom kepada wartawan usai pertandingan yang berlangsung di stadion megah berkapasitas 13.000 penonton itu.
Sebagai pemain junior yang diharapkan menjadi pelapis pemain senior Taufik Hidayat dan Simon Santoso, pemain kelahiran 22 Oktober 1988 itu mengaku bahwa ia memang tampil penuh beban karena menjadi penentu nasib Tim Thomas Indonesia.
Jika ada rasa tegang dan mendapat beban, itu pasti. Tapi saya sudah berusaha untuk tidak memikirkan hal tersebut dan mencoba untuk fokus pada pertandingan, kata Hayom.
Menurutnya, Ueda kali ini tampil lebih baik karena sejak awal mampu mengontrol jalannya pertandingan, serta tampil lebih percaya diri.
Dia membuat saya sulit untuk keluar dari tekanan dan saya sudah mencari segala upaya untuk keluar tekanan tersebut, tapi ternyata ia sangat sulit ditaklukkan, katanya.
Dengan kemenangan tersebut, Jepang di semifinal akan bertemu dengan pemenang antara juara bertahan China dan Malaysia.
China diperkirakan tidak akan menemui kesulitan untuk mengatasi Malaysia menyusul cederanya pemain nomor satu dunia Lee Chong Wei akibat terkilir pergelangan kaki kanan saat menghadapi Peter Gade dari Denmark di pertandingan penyisihan sehari sebelumnya. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Persik vs Persija Jakarta 16 Mei 2026
Bola Indonesia 16 Mei 2026, 06:30
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Aston Villa vs Liverpool
Liga Inggris 15 Mei 2026, 23:59
-
Jose Mourinho ke Real Madrid, Mungkinkan Cristiano Ronaldo Menyusul?
Liga Spanyol 15 Mei 2026, 23:58
-
Unai Emery Dianggap Layak Latih Real Madrid, Ini Alasannya
Liga Spanyol 15 Mei 2026, 23:24
-
Prediksi Roma vs Lazio 17 Mei 2026
Liga Italia 15 Mei 2026, 22:58
-
Prediksi Juventus vs Fiorentina 17 Mei 2026
Liga Italia 15 Mei 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01














