Indonesia Diminta Mundur, Viktor Axelsen: All England Tak Sama Tanpa Para Pemain Hebat
Anindhya Danartikanya | 19 Maret 2021 14:20
Bola.net - Pebulu tangkis andalan Denmark, Viktor Axelsen, mengaku bersimpati atas insiden yang dialami tim nasional bulu tangkis Indonesia dan pemain tunggal putri Turki, Neslihan Yigit, di All England 2021. Seperti diketahui, kedua pihak ini sama-sama diminta mundur oleh BWF usai mengalami kontak dengan seseorang yang positif Covid-19.
Pada Kamis (18/3/2021) pagi WIB, jagat bulu tangkis dihebohkan dengan keputusan BWF yang meminta timnas Indonesia mundur dan isolasi mandiri selama 10 hari usai satu pesawat dengan penumpang positif Covid-19 dalam penerbangan dari Istanbul, Turki, ke Brimingham, Inggris, pada Sabtu (13/3/2021).
Hal yang sama juga dialami Yigit. Dia juga tak bisa berlaga di All England karena juga berada satu pesawat dengan tim Indonesia. Hal ini membuat All England 2021 tak diramaikan oleh banyak pemain terbaik. Padahal turnamen ini sudah kehilangan banyak pemain papan atas karena China dan Korea Selatan tidak berpartisipasi.
Vittunghus Juga Sampaikan Simpati

Viktor Axelsen pun menyampaikan simpati atas insiden yang menimpa Indonesia dan Yigit itu. Dia mengucapkan simpatinya melalui unggahan di Instagram Story. "Turut menyesal untuk Tim Indonesia dan Neslihan Yigit. All England tidak lagi sama tanpa banyak pemain hebat," tulis Axelsen di unggahan tersebut.
Tunggal putra Denmark lainnya, Hans-Kristian Solberg Vittinghus, juga mengungkapkan rasa simpatinya. Runner-up Thailand Open 2020 itu merasa terkejut dengan kabar harus mundurnya satu rombongan pemain bulu tangkis Indonesia. Ia mengaku dapat kabar usai memenangi laga atas tunggal putra Israel, Misha Zilberman, dengan skor 21-16 dan 21-19.
"Menguap atau berselebrasi? Saya sendiri tidak yakin karena saya merasa lelah dan merasa lambat di lapangan malam ini. Akhirnya menang meski tidak bagus. Kita coba lagi besok di putaran kedua All England melawan Lee Zii Jia. Kabar yang gila ketika saya keluar dari lapangan karena seluruh tim Indonesia terpaksa mundur. Saya merasa sangat prihatin terhadap mereka," tulis Vittinghus juga via Instagram.
Disadur dari: Bolacom (Yus Mei Sawitri) | Dipublikasi: 19 Maret 2021
Video: Para Pebulu Tangkis Indonesia Kompak Protes BWF
Baca Juga:
- NOC Indonesia Pertimbangkan Seret BWF ke Pengadilan Arbitrase Olahraga
- Praveen Jordan Luapkan Kekesalan pada BWF Soal Insiden All England 2021
- Tim Bulu Tangkis Indonesia Dipaksa Mundur dari All England 2021, Ini Curhatan Anthony Ginting
- BWF Konfirmasikan Tim Bulu Tangkis Indonesia Tetap Harus Jalani Isoman
- Susul Tim Bulu Tangkis Indonesia, Yigit Akhirnya Dinyatakan WO dari All England 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Masters 2026, 20-25 Januari 2026
Bulu Tangkis 26 Januari 2026, 08:56
LATEST UPDATE
-
Hasil Arema vs Persijap: Hansamu Yama Nyekor, Singo Edan Menang Tipis 1-0
Bola Indonesia 2 Februari 2026, 17:36
-
Lupakan Taktik! Ini Instruksi Magis yang Bikin Chelsea Hancurkan West Ham
Liga Inggris 2 Februari 2026, 16:00
-
Daftar Lengkap Pembalap MotoGP 2027
Otomotif 2 Februari 2026, 15:49
-
MU vs Tottenham: Lebih dari 3 Poin Bagi Manchester United
Liga Inggris 2 Februari 2026, 15:35
-
Antoine Semenyo: Liga Belum Berakhir, Kami Akan Terus Kejar Arsenal!
Liga Inggris 2 Februari 2026, 14:44
-
Ini Alasan Barcelona Mempercepat Perpanjangan Kontrak Fermin Lopez
Liga Spanyol 2 Februari 2026, 14:31
-
Link Nonton Live Streaming Arema FC vs Persijap - BRI Super League
Bola Indonesia 2 Februari 2026, 14:29
-
Tempat Menonton Arema FC vs Persijap Jepara: Apakah Tayang di Indosiar?
Bola Indonesia 2 Februari 2026, 14:18
-
Nonton Arema FC vs Persijap Sore Ini: Jadwal dan Live Streaming BRI Super League
Bola Indonesia 2 Februari 2026, 14:06
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Berpotensi Pindah Klub di Hari Terakhir Bursa Januari 2026
Editorial 2 Februari 2026, 13:18
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57











