Indonesia Kudeta Thailand Dari Puncak Klasemen
Editor Bolanet | 29 Maret 2013 17:33
- Tim Indonesia sukses mengalahkan tim Thailand pada Round 2 Axiata Cup 2013. Kemenangan 3-1 di DBL Arena Surabaya Jumat (29/03) ini pun membuat tim Merah Putih mengkudeta Thailand dari puncak klasemen sementara.
Thailand yang merupakan pimpinan klasemen sementara sempat memberi shock theraphy pada Indonesia. Pada partai perdana, Tunggal Putri mereka, Ratchanok Intanon mampu mengandaskan Lindaweni Fanetri dua set langsung 21-17, 21-19.
Tommy Sugiarto akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Putra pebulutangkis legendaris Icuk Sugiarto itu menundukkan Tanongsak Saensomboonsuk dengan 21-17, 21-14. Saya menyingkirkan beban harus menang. Saya cuma berusaha mempertahankan tempo dan tak membuat kesalahan, ujar Tommy dalam konferensi pers usai laga.
Pasangan juara All England Super Series 2012 dan 2013 Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akhirnya membawa Indonesia berbalik memimpin. Tontowi/Liliyana terlalu tangguh bagi Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam dan menang 21-12, 21-11.
Posisi Indonesia di puncak klasemen akhirnya dipastikan oleh pasangan ganda putra Angga Pratama/Ryan Agung Saputro yang sukses mengalahkan Boonsak Ponsana/Songphon Anugritayawon, 21-16, 21-12.
Manajer Indonesia Bambang Roedyanto mengakui, kemenangan sudah menjadi target realistis bagi tim Merah Putih. Mereka menargetkan untuk secepat mungkin meraih kepastian meraih posisi empat besar. Kemenangan memang sudah kami perhitungkan. Setidaknya kita mencuri tiga kemenangan terutama dari tunggal putra, ganda putra dan ganda campuran. Target terpenuhi dan ini memang sudah maksimal, tutur Bambang.
Indonesia kini menempati puncak klasemen dengan 15 angka disusul Thailand yang tertinggal satu angka. Posisi Indonesia untuk lolos ke semifinal memang sedikit terbuka. Namun di puncak klasemen masih belum lah aman. Sebab, tim Merah Putih masih akan melakoni dua kali laga sisa atau memperebutkan 8 angka lagi melawan Filipina besok dan Europe All Stars lusa. (fjr/dzi)
Thailand yang merupakan pimpinan klasemen sementara sempat memberi shock theraphy pada Indonesia. Pada partai perdana, Tunggal Putri mereka, Ratchanok Intanon mampu mengandaskan Lindaweni Fanetri dua set langsung 21-17, 21-19.
Tommy Sugiarto akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Putra pebulutangkis legendaris Icuk Sugiarto itu menundukkan Tanongsak Saensomboonsuk dengan 21-17, 21-14. Saya menyingkirkan beban harus menang. Saya cuma berusaha mempertahankan tempo dan tak membuat kesalahan, ujar Tommy dalam konferensi pers usai laga.
Pasangan juara All England Super Series 2012 dan 2013 Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akhirnya membawa Indonesia berbalik memimpin. Tontowi/Liliyana terlalu tangguh bagi Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam dan menang 21-12, 21-11.
Posisi Indonesia di puncak klasemen akhirnya dipastikan oleh pasangan ganda putra Angga Pratama/Ryan Agung Saputro yang sukses mengalahkan Boonsak Ponsana/Songphon Anugritayawon, 21-16, 21-12.
Manajer Indonesia Bambang Roedyanto mengakui, kemenangan sudah menjadi target realistis bagi tim Merah Putih. Mereka menargetkan untuk secepat mungkin meraih kepastian meraih posisi empat besar. Kemenangan memang sudah kami perhitungkan. Setidaknya kita mencuri tiga kemenangan terutama dari tunggal putra, ganda putra dan ganda campuran. Target terpenuhi dan ini memang sudah maksimal, tutur Bambang.
Indonesia kini menempati puncak klasemen dengan 15 angka disusul Thailand yang tertinggal satu angka. Posisi Indonesia untuk lolos ke semifinal memang sedikit terbuka. Namun di puncak klasemen masih belum lah aman. Sebab, tim Merah Putih masih akan melakoni dua kali laga sisa atau memperebutkan 8 angka lagi melawan Filipina besok dan Europe All Stars lusa. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tontowi Ahmad Tak Menyangka Keputusan Pensiunnya Bikin Heboh
Bulu Tangkis 26 Mei 2020, 13:25
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







