Kalahkan Denmark, Tim Piala Thomas Korea Selatan ke Final
Editor Bolanet | 25 Mei 2012 19:30
- Korea Selatan lolos ke final Piala Thomas 2012 setelah pada pertandingan semi final mengalahkan Denmark 3-1 di Wuhan Sport Complex Gymnasium, Wuhan, China, Jumat (25/5).
Korea Selatan merebut angka pertama melalui tunggal pertama Lee Hyun Il yang harus berjuang keras tiga game sebelum mengalahkan pemain veteran Denmark Peter Gade 17-21, 21-14, 21-10.
Namun Denmark berhasil menyamakan kedudukan setelah ganda pertama Carsten Mogensen/Mathias Boe mengalahkan Yoo Yeon Seong/Ko Sung Hyun dua game langsung 21-10, 21-12.
Tim Negeri Ginseng itu kembali unggul 2-1 berkat kemenangan tunggal kedua Shon Wan Ho atas Jan O Jorgensen melalui pertarungan tiga game 21-13, 14-21, 21-16.
Kemenangan Korea akhirnya ditentukan oleh ganda kedua Lee Yong Dae/Kim San Rang yang juga harus bermain sampai game ketiga sebelum menyingkirkan Jonas Rasmussen/Joachim Fischer Nielsen 11-21, 21-19, 21-15.
Partai kelima, yaitu tunggal ketiga Viktor Axelsen menghadapi Lee Dong Keun tidak dipertandingkan karena tidak lagi mempengaruhi hasil keseluruhan.
Setelah pertandingan usai, pelatih kepala Tim Piala Thomas Denmark Lars Uhre mengakui sangat kecewa dengan kegagalan tersebut karena mereka dapat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan kembali hampir menyamakan kedudukan 2-2 setelah ganda kedua mampu memberikan perlawanan ketat.
Tentu saya kecewa dengan hasil ini, tapi Korea memang tim tangguh dan mereka pantas menang. Selamat untuk mereka dan selamat berjuang di pertandingan final, katanya.
Sementara itu Lee Yong Dae yang berpasangan dengan Kim Sa Rang dan menjadi penentu kemenangan Korea, mengakui sempat tegang sebelum turun ke lapangan karena akan menjadi penentu langkah tim berikutnya.
Kami sempat tegang karena kedudukan 2-1, berarti kami akan jadi partai penentu. Kami sempat kewalahan menghadapi Denmark yang bermain sangat baik. Tapi beruntung kami berhasil mengatasi mereka, kata Yong Dae. (ant/kny)
Korea Selatan merebut angka pertama melalui tunggal pertama Lee Hyun Il yang harus berjuang keras tiga game sebelum mengalahkan pemain veteran Denmark Peter Gade 17-21, 21-14, 21-10.
Namun Denmark berhasil menyamakan kedudukan setelah ganda pertama Carsten Mogensen/Mathias Boe mengalahkan Yoo Yeon Seong/Ko Sung Hyun dua game langsung 21-10, 21-12.
Tim Negeri Ginseng itu kembali unggul 2-1 berkat kemenangan tunggal kedua Shon Wan Ho atas Jan O Jorgensen melalui pertarungan tiga game 21-13, 14-21, 21-16.
Kemenangan Korea akhirnya ditentukan oleh ganda kedua Lee Yong Dae/Kim San Rang yang juga harus bermain sampai game ketiga sebelum menyingkirkan Jonas Rasmussen/Joachim Fischer Nielsen 11-21, 21-19, 21-15.
Partai kelima, yaitu tunggal ketiga Viktor Axelsen menghadapi Lee Dong Keun tidak dipertandingkan karena tidak lagi mempengaruhi hasil keseluruhan.
Setelah pertandingan usai, pelatih kepala Tim Piala Thomas Denmark Lars Uhre mengakui sangat kecewa dengan kegagalan tersebut karena mereka dapat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan kembali hampir menyamakan kedudukan 2-2 setelah ganda kedua mampu memberikan perlawanan ketat.
Tentu saya kecewa dengan hasil ini, tapi Korea memang tim tangguh dan mereka pantas menang. Selamat untuk mereka dan selamat berjuang di pertandingan final, katanya.
Sementara itu Lee Yong Dae yang berpasangan dengan Kim Sa Rang dan menjadi penentu kemenangan Korea, mengakui sempat tegang sebelum turun ke lapangan karena akan menjadi penentu langkah tim berikutnya.
Kami sempat tegang karena kedudukan 2-1, berarti kami akan jadi partai penentu. Kami sempat kewalahan menghadapi Denmark yang bermain sangat baik. Tapi beruntung kami berhasil mengatasi mereka, kata Yong Dae. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Setelah 12 Tahun Bersama, MU Bakal Berpisah dengan Luke Shaw?
Liga Inggris 16 September 2026, 18:20
-
Jose Mourinho Acungi Start Pertama Yan Diomande di Real Madrid
Liga Spanyol 16 September 2026, 17:56
-
Hasil BRI Super League: Kalah Lawan Dewa United, Borneo FC Terpuruk di Kandang
Bola Indonesia 16 September 2026, 17:34
-
Puja-puji Mikel Arteta untuk Bocah Ajaib Arsenal, Max Dowman
Liga Inggris 16 September 2026, 17:34
-
Arti Penting Carabao Cup untuk Michael Carrick dan Manchester United
Liga Inggris 16 September 2026, 17:25
-
Link Streaming Seoul FC vs Persib Bandung di ACL 2, 16 September 2026
Bola Indonesia 16 September 2026, 16:14
-
Taisei Marukawa Jalani Proses Naturalisasi WNI, Didorong untuk Bela Timnas Indonesia
Bola Indonesia 16 September 2026, 15:56
-
Ivan Mamut ke Persija Diklaim Sebagai Transfer Termahal dalam Sejarah Liga Indonesia
Bola Indonesia 16 September 2026, 15:51
-
Jay Idzes Cedera, Timnas Indonesia Terancam Tanpa Sang Kapten di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 16 September 2026, 15:43
-
Streaming Asian Games 2026 Sepak Bola Putra: Kuda Hitam yang Bisa Mengejutkan di Vidio
Lain Lain 16 September 2026, 15:00
-
Jadwal Lengkap Timnas Voli Putra dan Putri Indonesia di Asian Games 2026
Voli 16 September 2026, 13:49
-
Daftar Atlet Bulutangkis Indonesia di Asian Games 2026: Jonatan Christie Bakal jadi Tumpuan
Bulu Tangkis 16 September 2026, 13:35
-
Mengapa Timnas Sepak Bola Indonesia Tidak Tampil di Asian Games 2026? Ini Penyebabnya
Tim Nasional 16 September 2026, 13:23
-
Prediksi Real Sociedad vs Bournemouth 18 September 2026
Liga Eropa UEFA 16 September 2026, 13:17
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



