Sejarah Thomas dan Uber Cup, Turnamen Bulu Tangkis Beregu Dunia
Anindhya Danartikanya | 28 April 2024 14:41
Bola.net - Thomas Cup atau Piala Thomas dan Uber Cup atau Piala Uber, merupakan turnamen bulu tangkis beregu putra dan putri tertua dan bergengsi di dunia. Dua ajang badminton ini merupakan turnamen yang dibawahi langsung oleh BWF (Federasi Bulu Tangkis Dunia).
Thomas Cup dan Uber Cup sama-sama merupakan turnamen bulu tangkis yang digelar tiap dua tahun sekali. Turnamen ini pun dinilai sebagai salah satu turnamen yang terbesar dan paling prestisius jika dilihat dari para pemain bernama besar yang turun lapangan.
Pada 2024, Thomas Cup bakal menggelar turnamen edisi ke-33, sementara Uber Cup bakal menggelar turnamen edisi ke-30. Turnamen tahun ini bakal digelar di Chengdu High-tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, China, 28 April-5 Mei 2024.
Para pebulu tangkis Indonesia pun akan berjuang membawa pulang Piala Thomas dan Piala Uber ke Tanah Air. Nah, ingin tahu sejarah Thomas Cup dan Uber Cup yang merupakan salah satu turnamen bulu tangkis beregu bergengsi? Simak ulasannya berikut ini yuk, Bolaneters!
Sejarah Thomas Cup atau Piala Thomas

Thomas Cup atau Piala Thomas dicetuskan oleh Sir George Alan Thomas pada 1939. Ia adalah mantan Presiden IBF (International Badminton Federation), yakni federasi yang kini berubah menjadi BWF (Badminton World Federation).
Thomas Cup pertama diadakan di Preston, Inggris, pada 1949. Saat itu hanya tiga negara yang berpartisipasi, yakni Malaya (kini Malaysia), Denmark, dan Amerika Serikat. Malaya keluar sebagai juara pertama setelah mengalahkan Denmark di final dengan skor 8-1.
Sejarah Uber Cup atau Piala Uber

Uber Cup atau Piala Uber dicetuskan oleh Betty Uber, seorang aktivis bulu tangkis Inggris. Ia mencetuskan turnamen ini usai terinspirasi oleh Thomas Cup karena ingin menciptakan ajang kompetisi untuk pemain putri.
Uber Cup pertama diadakan di Lancashire, Inggris, pada tahun 1957. Sebanyak 11 negara berpartisipasi, dan Amerika Serikat keluar sebagai juara pertama setelah mengalahkan Denmark di final dengan skor 6-1.
Pelaksanaan Thomas Cup dan Uber Cup

Awalnya, Thomas Cup diadakan setiap tiga tahun sekali. Namun, sejak 1982, turnamen ini diadakan tiap dua tahun sekali. Formatnya juga berubah. Awalnya, hanya 8 tim yang berlaga, tapi kini lebih dari 30 tim dari berbagai negara di seluruh dunia bersaing untuk memperebutkan gelar juara.
Awalnya, Uber Cup juga diadakan setiap tiga tahun sekali. Namun, sejak 1984, turnamen ini diadakan tiap dua tahun sekali, mengikuti format Thomas Cup. Juga seperti Thomas Cup, kini lebih dari 30 tim dari berbagai negara di seluruh dunia bersaing untuk memperebutkan gelar juara di ajang ini.
Prestasi Indonesia di Thomas Cup dan Uber Cup

Indonesia memiliki sejarah panjang dan gemilang dalam Thomas Cup. Tim Indonesia diketahui mengoleksi 14 gelar juara, dan sejauh ini terbanyak dalam sejarah. Kemenangan terakhir diraih Indonesia pada tahun 2020 di Aarhus, Denmark, setelah mengalahkan China 3-0. Indonesia juga terhitung 29 kali menembus babak final.
Tim Indonesia juga cukup moncer di Uber Cup, meraih 3 gelar juara. Prestasi ini menjadikan Indonesia sebagai negara tersukses ketiga setelah China (16) dan Jepang (6). Namun, Indonesia belum juara lagi sejak 1996, dan terakhir kali masuk final pada 2008, ketika kalah dari China dengan skor 0-3. Indonesia terhitung 26 kali menembus final.
Daftar Juara Thomas Cup dan Uber Cup

Daftar Juara Thomas Cup:
- Indonesia: 14 (1958, 1961, 1964, 1970, 1973, 1976, 1979, 1984, 1994, 1996, 1998, 2000, 2002, 2020)
- China: 10 (1982, 1986, 1988, 1990, 2004, 2006, 2008, 2010, 2012, 2018)
- Malaysia: 5 (1949, 1952, 1955, 1967, 1992)
- Denmark: 1 (2016)
- Jepang: 1 (2014)
- India: 1 (2022)
Daftar Juara Uber Cup:
- China: 15 (1984, 1986, 1988, 1990, 1992, 1998, 2000, 2002, 2004, 2006, 2008, 2012, 2014, 2016, 2020)
- Jepang: 6 (1966, 1969, 1972, 1978, 1981, 2018)
- Indonesia: 3 (1975, 1994, 1996)
- Amerika Serikat: 3 (1957, 1960, 1963)
- Korea Selatan: 2 (2010, 2022)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Puja-puji Mikel Arteta untuk Christos Tzolis: Dia Aset Berharga Arsenal!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 19:00
-
Michael Carrick Indikasikan MU Bakal Segera Belanja Lagi
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 18:30
-
Manchester United Incar Bek Bayern Munchen Ini?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 18:00
-
Rodri Segera Gabung Barcelona, Manchester City Segera Daratkan Gelandang Ini
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 17:30
-
Dirumorkan Bakal Angkut Berlian Arsenal, Begini Sikap Manchester United
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
-
Barcelona Siapkan Manuver Kejutan: Viktor Gyokeres Masuk Radar Transfer
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 21:23
-
Here We Go! AC Milan Gelontorkan Rp 1 Triliun untuk Boyong Pemain Timnas Belgia Ini
Liga Italia 17 Agustus 2026, 20:57
-
Tidak Ada yang Gratis Bagi Marcus Rashford di MU: Dia Harus Berjuang!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 20:30
-
3 Tahun Deco di Barcelona: Sang Arsitek Era Baru Blaugrana
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 20:16
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
