Taklukan Korea Selatan 3-0, China Juarai Piala Thomas 2012
Editor Bolanet | 27 Mei 2012 18:35
- Tuan rumah China mempertahankan gelar juara Piala Thomas untuk kelima kalinya secara beruntun setelah di final mengalahkan Korea Selatan 3-0 di Wuhan Sport Complex Gymnasium Wuhan, China, Minggu (27/5).
Sukses Tim Piala Thomas China menyusul rekan putri mereka yang di final Piala Uber sehari sebelumnya juga mengalahkan Korea Selatan 3-0, sekaligus merebut kembali gelar juara yang lepas dari tangan Negeri Ginseng itu dua tahun lalu di Kuala Lumpur.
Disaksikan 13.000 penonton yang memenuhi kapasitas stadion megah itu, Lin Dan membuka kemenangan China setelah mengalahkan Lee Hyun Il 21-14, 21-17 dalam waktu 53 menit.
Dengan kemenangan itu, Lin Dan yang saat ini menempati peringkat dua dunia, berhasil memperbesar rekor kemenangannya atas Lee menjadi 14-3 dan terakhir Lee menang pada Korea Super Series pada 2008 dengan skor ketat 4-21, 23-21, 25-23.
China kemudian memperbesar keunggulan menjadi 2-0 melalui ganda Cai Yun/Fu Haifeng yang menaklukkan Lee Yong Dae/Kim Sa Rang 21-16, 25-23.
Tapi kemenangan ganda nomor satu dunia tersebut didapat dengan susah payah karena ganda Korea mampu memberikan perlawanan ketat pada game kedua sehingga hampir saja memaksa rubber game.
Tunggal kedua Chen Long yang tampil pada partai ketiga, menuntaskan perjuangan tim China dan memastikan kemenangan menjadi 3-0 setelah menaklukkan Shon Wan Ho dua game langsung 21-9, 21-13.
Dengan hasil tersebut, dua partai tersisa, yaitu ganda Shen Ye/Hong Wei menghadapi Yoo Yeon Seong/Kim Ki Jung dan tunggal ketiga Chen Jin vs Lee Dong Keun tidak perlu lagi dipertandingkan.
Lin Dan, juara Olimpiade Beijing 2008, usai pertandingan mengakui bahwa ia harus bekerja keras menghadapi Lee Hyun Il, peringkat tujuh dunia.
Kami sudah sering bertemu dan kali ini saya lihat Lee sudah bermain jauh lebih baik dibanding sebelumnya, mungkin ia agak tegang karena tampil sebagai tunggal pertama, kata Lin Dan.
Sementara itu Lee mengakui ia memang banyak melakukan kesalahan sendiri sehingga memberi banyak angka kepada lawan, terutama pada game pertama.
Saya sadar bahwa yang saya hadapi adalah salah satu pemain terbaik dunia. Saya sudah berusaha untuk mengimbangi permainannya, tapi Lin Dan lebih cepat sehingga sulit bagi saya untuk mengalahkannya, kata Lee.
Sejak digelar pertama kali pada 1948, China telah merebut sembilan gelar juara, lima kali di antaranya secara beruntun, mulai sejak 2004 di Jakarta.
Prestasi China tersebut menyamai rekor Indonesia yang merebut gelar juara lima kali beruntun dalam rentang 1994 sampai 2002. Terakhir Indonesia tampil sebagai juara di Guangzhou, kandang China.
Namun rekor China secara keseluruhan masih kalah dibanding Indonesia karena sampai kejuaraan edisi ke-29 pada 2012, Indonesia sudah merebut gelar sebanyak 13 kali.
Piala Thomas sampai saat ini masih tetap didominasi Asia dan hanya tiga negara Asia yang secara bergantian tampil sebagai juara, yaitu Malaysia, Indonesia dan China.
Berikut hasil final Piala Thomas 2012 antara China melawan Korea Selatan:
Sukses Tim Piala Thomas China menyusul rekan putri mereka yang di final Piala Uber sehari sebelumnya juga mengalahkan Korea Selatan 3-0, sekaligus merebut kembali gelar juara yang lepas dari tangan Negeri Ginseng itu dua tahun lalu di Kuala Lumpur.
Disaksikan 13.000 penonton yang memenuhi kapasitas stadion megah itu, Lin Dan membuka kemenangan China setelah mengalahkan Lee Hyun Il 21-14, 21-17 dalam waktu 53 menit.
Dengan kemenangan itu, Lin Dan yang saat ini menempati peringkat dua dunia, berhasil memperbesar rekor kemenangannya atas Lee menjadi 14-3 dan terakhir Lee menang pada Korea Super Series pada 2008 dengan skor ketat 4-21, 23-21, 25-23.
China kemudian memperbesar keunggulan menjadi 2-0 melalui ganda Cai Yun/Fu Haifeng yang menaklukkan Lee Yong Dae/Kim Sa Rang 21-16, 25-23.
Tapi kemenangan ganda nomor satu dunia tersebut didapat dengan susah payah karena ganda Korea mampu memberikan perlawanan ketat pada game kedua sehingga hampir saja memaksa rubber game.
Tunggal kedua Chen Long yang tampil pada partai ketiga, menuntaskan perjuangan tim China dan memastikan kemenangan menjadi 3-0 setelah menaklukkan Shon Wan Ho dua game langsung 21-9, 21-13.
Dengan hasil tersebut, dua partai tersisa, yaitu ganda Shen Ye/Hong Wei menghadapi Yoo Yeon Seong/Kim Ki Jung dan tunggal ketiga Chen Jin vs Lee Dong Keun tidak perlu lagi dipertandingkan.
Lin Dan, juara Olimpiade Beijing 2008, usai pertandingan mengakui bahwa ia harus bekerja keras menghadapi Lee Hyun Il, peringkat tujuh dunia.
Kami sudah sering bertemu dan kali ini saya lihat Lee sudah bermain jauh lebih baik dibanding sebelumnya, mungkin ia agak tegang karena tampil sebagai tunggal pertama, kata Lin Dan.
Sementara itu Lee mengakui ia memang banyak melakukan kesalahan sendiri sehingga memberi banyak angka kepada lawan, terutama pada game pertama.
Saya sadar bahwa yang saya hadapi adalah salah satu pemain terbaik dunia. Saya sudah berusaha untuk mengimbangi permainannya, tapi Lin Dan lebih cepat sehingga sulit bagi saya untuk mengalahkannya, kata Lee.
Sejak digelar pertama kali pada 1948, China telah merebut sembilan gelar juara, lima kali di antaranya secara beruntun, mulai sejak 2004 di Jakarta.
Prestasi China tersebut menyamai rekor Indonesia yang merebut gelar juara lima kali beruntun dalam rentang 1994 sampai 2002. Terakhir Indonesia tampil sebagai juara di Guangzhou, kandang China.
Namun rekor China secara keseluruhan masih kalah dibanding Indonesia karena sampai kejuaraan edisi ke-29 pada 2012, Indonesia sudah merebut gelar sebanyak 13 kali.
Piala Thomas sampai saat ini masih tetap didominasi Asia dan hanya tiga negara Asia yang secara bergantian tampil sebagai juara, yaitu Malaysia, Indonesia dan China.
Berikut hasil final Piala Thomas 2012 antara China melawan Korea Selatan:
Tunggal 1
Lin Dan vs Lee Hyun 2-0 (21-14 21-17)
Ganda 1
Cai Yun/Fu Haifeng vs Lee Yong Dae/Kim Sa Rang 2-0 (21-16, 25-23)
Tunggal 2
Chen Long vs Shon Wan Ho 2-0 (21-9), 21-13)
Ganda 2
Shen Ye/Hong Wei vs Yoo Yeon Seong/Kim Ki Jung (tidak dipertandingkan)
Tunggal 3
Chen Jin vs Lee Dong Keun (tidak dipertandingkan) (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tottenham Akhirnya Cetak Gol, tetapi Kalah dari Aston Villa
Liga Inggris 19 September 2026, 21:25
-
Link Live Streaming Roma vs Inter 19 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 21:00
-
Hasil Bhayangkara FC vs Isenmulang FC: The Guardians Menang 2-0
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:57
-
Hasil BRI Super League: Java United Tersungkur, Persija Lanjutkan Start Sempurna
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:55
-
Skuad Italia Era Kedua Roberto Mancini: 9 Pemain Baru Masuk Daftar
Piala Eropa 19 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Brighton vs Arsenal 19 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 19:26
-
Skuad Perdana Zinedine Zidane di Timnas Prancis: Ada 5 Wajah Baru
Piala Eropa 19 September 2026, 18:52
-
Opening Ceremony Asian Games 2026: Dewa Ayu dan Daniel Bawa Budaya Bali-Batak Toba
Olahraga Lain-Lain 19 September 2026, 18:05
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Gagal Pertahankan Keunggulan, Garudayaksa Curi Satu Poin
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:33
-
Hasil PSM Makassar vs Persita: Saling Kejar Gol, Laga Berakhir 2-2
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:26
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs PSS Sleman 20 September 2026
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:12
-
Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Isenmulang di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:02
-
Link Live Streaming Persija vs Java United di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:00
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Persib 20 September 2026
Bola Indonesia 19 September 2026, 16:18
-
Prediksi Susunan Pemain Brighton vs Arsenal: Saka dan Odegaard Kembali Starter
Liga Inggris 19 September 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


