Taufik Hidayat Beber Alasan Tak Mau Anaknya Menjadi Atlet
Anindhya Danartikanya | 12 Mei 2020 15:50
Bola.net - Legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat, mengaku tak mau sang putra mengikuti jejaknya menjadi atlet. Menurutnya, ada beberapa alasan yang mendasari sikapnya tersebut.
Sebagai atlet, Taufik menorehkan banyak prestasi istimewa. Pencapaian tertinggi adalah merebut medali emas pada Olimpiade Athena 2004. Ia bisa dibilang merupakan satu di antara pebulu tangkis tunggal putra terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.
Taufik mengatakan sang putra Nayutama Prawira Hidayat menyukai beberapa cabang olahraga, satu di antaranya bulu tangkis. Tapi, dia menyarankan supaya sang putra tidak terjun ke dunia olahraga seperti dirinya dulu.
Minta Anak Fokus Sekolah
"Kalau putri saya tidak, dia lebih suka art. Kalau anak laki-laki saya dia bisa bulu tangkis, basket, dan sepak bola. Cuma, ujung-ujungnya saya bilang sudahlah sekolah saja," kata Taufik saat menjadi bintang tamu pada podcast YouTube Deddy Corbuzier, Senin (11/5/2020).
"Olahraga itu gambling (perjudian), Orang hanya melihat di ujungnya saja, bukan prosesnya gimana. Memang mereka tahu," kata Taufik membeberkan alasannya tak mendukung sang putra menjadi atlet.
"Olahragawan itu berat karena lawannya diri sendiri. Jadi bisa apa enggak anak saya seperti itu? Juara itu juga cuma 1, jadi kalau ada 10 pemain terbaik, 9 lagi ke mana. Seperti misalnya angkatan saya, selain saya yang lain banyak yang tidak tahu ke mana mereka sekarang," imbuh Taufik.
Harus Siap Selalu Dibandingkan
Namun, Taufik Hidayat menegaskan tidak akan melarang jika nantinya sang putra memilih jadi atlet. "Seseorang kalau ada kemauan dan bisa memanfaatkan talenta yang dikasih Tuhan, bisa jadi atlet seperti saya dan yang lain, bahkan lebih," kata Taufik.
"Masalahnya, proses jadi atlet itu berat, jadi anak saya mau tidak terima tantangan itu? Saya gak mau anak saya jadi atlet, tapi kalau dia mau jadi atlet tidak apa-apa. Masalahnya siap tidak anak saya dengan program latihan dan embel-embel nama saya," urai Taufik.
Taufik mengatakan ada beban tersendiri ketika seorang anak menyandang embel-embel nama besar orang tuanya. Mereka harus siap selalu dibanding-bandingkan. Taufik tak mau kondisi seperti itu dialaminya anaknya.
Tetap Dukung Generasi Muda
Tetapi, meskipun tak mendukung anaknya jadi atlet, Taufik tetap memberikan support penuh jika ada generasi-generasi muda Indonesia yang ingin serius dan total meniti karier sebagai atlet.
"Contoh ya Icuk Sugiarto punya anak pemain bulu tangkis juga, Tommy Sugiarto. Pasti orang-orang membandingkan Icuk dulu juara dunia, kok anaknya enggak. Anak saya kalau mau jadi olahragawan silakan, tapi apa dia kuat atau enggak?" urai Taufik.
"Tapi, kalau yang lain merasa punya talenta, dan mau jadi atlet silakan saja. Terutama untuk bulu tangkis sekarang bisa untuk hidup bisa wow. Lihat saja Kevin/Gideon (Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon) bisa dapat kontrak 1 juta dolar AS setahun, siapa yang tidak mau," kata Taufik Hidayat.
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Yus Mei Sawitri/Editor: Yus Mei Sawitri/Dipublikasi: 11 Mei 2020
Video: Badminton Unlimited 2019 | BWF Player of the Year Awards | BWF 2019
Baca Juga:
- Leclerc Soal Hengkangnya Vettel dari Ferrari: Terhormat Setim Denganmu!
- Jonathan Rea, 5 Kali Juara Dunia yang Diabaikan MotoGP
- Mengejutkan, Sebastian Vettel Takkan Lagi Bela Ferrari di Formula 1 2021
- 'Vinales Bakal Kuat Ducati, Miller Cocok ke Tim Pabrikan'
- Lorenzo: Rossi-Marquez Bermusuhan Sejak Argentina 2015
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League: Brasil Dominasi Daftar Pencetak Gol Putaran Pertama
Bola Indonesia 14 Januari 2026, 21:22
-
Timnas Indonesia, John Herdman, Harapan Fans, dan Luka yang Tersisa
Tim Nasional 14 Januari 2026, 21:00
-
Media Vietnam Mengulas Babak Baru Timnas Indonesia Bersama John Herdman
Tim Nasional 14 Januari 2026, 20:52
LATEST UPDATE
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26






